8 dari 1.000 Anak di Dunia Lahir dengan Sindrom Alkohol Janin

Dythia Novianty, Risna Halidi

Kamis, 24 Agustus 2017 | 05:34 WIB
8 dari 1.000 Anak di Dunia Lahir dengan Sindrom Alkohol Janin
Konsumsi alkohol saat hamil. [Shutterstock]

Suara.com - Hampir delapan dari 1.000 anak di seluruh dunia telah dilahirkan dengan Fetal Alcohol Spectrum Disorders (FASD), sebuah kondisi yang meningkatkan risiko pengembangan kelainan fisik, mental, perilaku dan belajar.

Studi tersebut memperkirakan bahwa satu dari 13 perempuan, yang mengonsumsi alkohol pada satu waktu atau bahkan sering selama kehamilan, besar kemungkinan melahirkan seorang anak dengan kondisi FASD.

"Perkiraan prevalensi FASD sangat penting untuk secara efektif memprioritaskan dan merencanakan perawatan kesehatan untuk anak-anak dengan FASD yang sering salah didiagnosis," kata Svetlana Popova, Senior Scientist di Pusat Kecanduan dan Kesehatan Mental (CAMH) di Ontario.

"Sebagian besar anak-anak ini akan membutuhkan perawatan seumur hidup, jadi sebelum itu, mereka harus memiliki akses terhadap terapi dan dukungan yang sesuai maka semakin baik kesehatan jangka panjang dan hasil sosial mereka," tambah Popova.

Untuk penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal JAMA Pediatrics, tim melihat prevalensi - atau frekuensi terjadinya FASD untuk anak-anak dari kelahiran sampai usia 16 di 187 negara.

Sementara wilayah Eropa melaporkan tingkat tertinggi di seluruh dunia pada hampir 20 kasus FASD per 1.000 anak-anak, Wilayah Mediterania Timur telah menunjukkan prevalensi FASD terendah.

AS menunjukkan 15 kasus FASD per 1.000 anak-anak, sementara Kanada melaporkan delapan kasus per 1.000 anak-anak.

Di 76 negara, lebih dari satu dari 100 orang muda melaporkan FASD.

Para peneliti juga menemukan bahwa FASD lebih sering terjadi pada anak-anak dalam perawatan seperti orangtua asuh atau panti asuhan, dalam sistem peradilan pidana, dalam perawatan psikiatri dan juga orang muda pada suku Aborigin dibandingkan dengan populasi umum.

baca juga

"Ada kebutuhan untuk penyaringan dan diagnosis yang ditargetkan untuk populasi berisiko tinggi ini serta intervensi untuk mencegah penggunaan alkohol di antara ibu dari anak-anak dengan FASD sehubungan dengan kehamilan berikutnya," kata Popova.

Untuk mencegah kondisi ini, periset meminta masyarakat mengikuti pesan kesehatan tentang risiko minum alkohol selama kehamilan. Selain itu, melakukan pemeriksaan rutin oleh petugas kesehatan untuk mendeteksi konsumsi alkohol sebelum atau pada tahap awal kehamilan. [Zeenews]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Peneliti Singapura Kembangkan Bir yang Baik Bagi Tubuh, Kok Bisa?

Peneliti Singapura Kembangkan Bir yang Baik Bagi Tubuh, Kok Bisa?

Health | Kamis, 29 Juni 2017 | 18:36 WIB

Studi: Remaja Peminum Alkohol Lebih Berisiko Bunuh Diri

Studi: Remaja Peminum Alkohol Lebih Berisiko Bunuh Diri

Health | Senin, 29 Mei 2017 | 13:46 WIB

Waspadai Risiko Begadang dan Minum Alkohol

Waspadai Risiko Begadang dan Minum Alkohol

Health | Jum'at, 30 Desember 2016 | 10:43 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:15 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB