Bayi Keracunan Usai Mengunyah Gelang Teether

Chaerunnisa | Firsta Nodia | Suara.com

Senin, 04 September 2017 | 11:20 WIB
Bayi Keracunan Usai Mengunyah Gelang Teether
Ilustrasi bayi mengunyah gelang teether (Shutterstock)

Suara.com - Seorang bayi perempuan asal Connecticut mengalami keracunan timbal saat mengunyah teether (penumbuh gigi) berbentuk gelang manik-manik yang dipakainya. Menurut penuturan orangtuanya, teether gelang manik-manik ini diyakini dapat merangsang pertumbuhan gigi buah hatinya tersebut.

Sayangnya, tak semua orangtua memahami risiko di balik pemberian gelang manik-manik pada anak. Dokter mengatakan, tingkat keracunan timbal pada bayi berusia sembilan bulan tersebut mencapai 41 mikrogram per desiliter. Padahal ambang batas yang diperkenankan hanyalah 5 gram per desiliter.

"Setelah diselidiki gelang yang menawarkan penyembuhan tradisional tersebut dibeli oleh orangtuanya di sebuah pameran lokal. Dan ternyata, gelang tersebut dikunyah oleh bayi sehingga keracunan," ujar dokter.

Ketika gelang tersebut dianalisis kandungan timbalnya, ternyata mengandung 17 ribu ppm, padahal jumlah timbal yang dianggap aman untuk anak hanya sekitar 90-100 ppm. Karena itu, dokter tersebut mengimbau para orangtua tidak sekadar mengikuti tren. Apalagi, jika tidak mengetahui pasti kandungan dalam gelang manik-manik tersebut

Dalam banyak kasus, keracunan timbal dapat terjadi tanpa gejala yang jelas. Gejala keracunan timbal berat dapat meliputi kebingungan, kejang, koma hingga kematian.

Ini bukan pertama kalinya produk tumbuh gigi menyebabkan keracunan pada anak. Oktober 2016 lalu, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat menemukan kasus bayi kejang usai menggunakan produk tumbuh gigi selama beberapa bulan. Paparan timbal pada gelang penumbuh gigi tersebut diyakini berasal dari cat yang digunakan. (Foxnews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pasang Gigi Tiruan Kini Bisa Lebih Cepat dengan Teknologi Ini

Pasang Gigi Tiruan Kini Bisa Lebih Cepat dengan Teknologi Ini

Health | Kamis, 31 Agustus 2017 | 20:00 WIB

Duh, Mayoritas Orang Indonesia Masih Salah Sikat Gigi

Duh, Mayoritas Orang Indonesia Masih Salah Sikat Gigi

Health | Selasa, 29 Agustus 2017 | 19:06 WIB

Dikira Sakit Gigi, Perempuan Ini Meninggal Idap Kanker Tulang

Dikira Sakit Gigi, Perempuan Ini Meninggal Idap Kanker Tulang

Health | Senin, 28 Agustus 2017 | 14:11 WIB

Hindari Makanan Ini Setelah Cabut Gigi

Hindari Makanan Ini Setelah Cabut Gigi

Health | Jum'at, 18 Agustus 2017 | 08:09 WIB

Duh, Kawat Gigi Tertinggal di Usus Perempuan Ini selama 10 Tahun

Duh, Kawat Gigi Tertinggal di Usus Perempuan Ini selama 10 Tahun

Health | Kamis, 10 Agustus 2017 | 10:04 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB