Perempuan Ini Bertopeng Selama 10 Tahun, Alasannya Bikin Trenyuh

Chaerunnisa | Suara.com

Sabtu, 16 September 2017 | 04:00 WIB
Perempuan Ini Bertopeng Selama 10 Tahun, Alasannya Bikin Trenyuh
Ilustrasi perempuan memakai topeng (Shutterstock)

Suara.com - Dikenal sebagai "perempuan bertopeng" di desanya, seorang perempuan di Cina belum juga menunjukkan wajahnya selama 10 tahun. Bahkan, dia juga bertopeng di depan suaminya.

Perempuan bernama Madam Wang itu bekerja sebagai petani di sebuah desa di Hubei, Cina. Bahkan, saat bekerja di bawah terik matahari yang panas, Wang tetap menutupi kepalanya dengan topeng penuh.

Wang tampak memakai tutup kepala biru pucat yang dijahit dengan tangan, dengan lubang dan penutup mata, hidung dan mulut. Menurut laporan media Cina, Wang, yang berusia 56 tahun, mengaku pusing tanpa topeng dan tidak ingin kepalanya "terkena angin".

Suaminya, Xiao Hongfa, mengatakan istrinya menderita skizofrenia yang gejalanya telah muncul sejak tahun 2007. Pada siang hari, dia akan melakukan pekerjaan rumah tangganya dan kegiatan bertani dengan mengenakan topeng. Pada malam hari, dia hampir tidak bisa beristirahat, memilih berkeliaran di luar rumah.

Dia bahkan tidak akan meninggalkan topengnya saat makan. Xiao pernah mencoba membakar topengnya. Namun, Wang kemudian menjahitnya kembali. Meski kebiasaannya tidak biasa, Xiao mengatakan istrinya pekerja keras, lembut dan pendiam.

"Dia juga sangat dengan bersih, dia akan mencuci rambutnya dan mengganti topengnya setiap dua hari sekali," kata Xiao.

Pasangan itu memiliki dua anak laki-laki, yang telah pindah dari desa untuk bekerja. Untuk merawat istrinya, Xiao mengatakan dia meminjam lebih dari 20.000 yuan atau setara USD4.110 pada September lalu untuk membeli 300 ekor ayam, dengan harapan dapat mencari nafkah dengan menjual ternaknya. Namun, dia hanya memiliki sedikit pelanggan karena tempatnya tinggal jauh.

Xiao (56) juga mengatakan, dia berharap bisa menghasilkan cukup uang untuk mengobati penyakit istrinya. Sehingga, Wang tidak perlu lagi memakai topeng.

Menurutnya, dia dan anak-anaknya telah membawa Wang ke lebih dari empat rumah sakit, namun tidak ada dokter yang bisa merawatnya. (Asiaone)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Magnet Obati Pasien Skizofrenia yang 'Mendengar Suara'

Magnet Obati Pasien Skizofrenia yang 'Mendengar Suara'

Health | Selasa, 05 September 2017 | 23:30 WIB

Tari Topeng Ireng Merapi Goyang Moskow

Tari Topeng Ireng Merapi Goyang Moskow

Lifestyle | Senin, 07 Agustus 2017 | 06:58 WIB

Kampung Budaya Polowijen Pentaskan Tari Topeng Malang

Kampung Budaya Polowijen Pentaskan Tari Topeng Malang

Lifestyle | Senin, 31 Juli 2017 | 17:21 WIB

"Virus" Topeng Malang Dari Polowijen Ditularkan ke Para Siswa

"Virus" Topeng Malang Dari Polowijen Ditularkan ke Para Siswa

Lifestyle | Rabu, 24 Mei 2017 | 12:04 WIB

Pendiri Kampung Budaya Polowijen Ajak Anak Belajar Tari Topeng

Pendiri Kampung Budaya Polowijen Ajak Anak Belajar Tari Topeng

Lifestyle | Sabtu, 20 Mei 2017 | 15:24 WIB

Pentingnya Lakukan Riset Sejarah Topeng Malangan

Pentingnya Lakukan Riset Sejarah Topeng Malangan

Lifestyle | Rabu, 03 Mei 2017 | 20:51 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB