Mendikbud: Anak-anak Dilarang Film G30S/PKI Tanpa Pengawasan

Dythia Novianty

Jum'at, 29 September 2017 | 23:51 WIB
Mendikbud: Anak-anak Dilarang Film G30S/PKI Tanpa Pengawasan
Mendikbud Muhadjir Effendy. (suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy melarang anak-anak yang masih berusia di bawah 13 tahun menonton film penumpasan pengkhianatan G30S/PKI.

"Jadi yang boleh menonton film itu adalah anak-anak yang usianya mulai dari 13 tahun ke atas. Selain dari itu dilarang," kata Mendikbud kepada wartawan di Kupang, Jumat (19/9/2017).

Hal ini disampaikannya berkaitan dengan munculnya polemik soal layak tidaknya para pelajar menonton film penumpasan pengkhianatan G30S/PKI yang sedang menjadi kontroversi saat ini.

Ia menjelaskan, larangan ini sesuai dengan hasil keputusan dari Lembaga Sensor Film (LSF) Indonesia. Oleh karena itu, para pelajar yang masih duduk di bangku SMP dilarang untuk menontonnya kecuali siswa SMP yang sudah berada di kelas akhir.

"Apalagi anak-anak kita yang masih SD. Itu sangat dilarang (menontot film G30S/PKI)," katanya.

Sementara, bagi para siswa SMP kelas akhir serta SMA dan SMK dizinkan untuk menonton film tersebut, asalkan selalu didampingi oleh guru sejarah dan PKN (Pendidikan Kewarganegaraan).

Menteri Muhadjir mengatakan, keterlibatan guru sejarah dan PKN dalam mendampingi siswa-siswa tersebut agar bisa memberikan penjelasan yang cukup tentang sejarah bangsa Indonesia soal pengkhiatan G30S/PKI.

"Anak-anak harus beri pemahaman yang dalam terkait film tersebut agar mereka bisa pafam dengan baik dan objektif," ujarnya.

Pemutaran film tersebut juga menurutnya dapat menjadi media belajar sejarah bagi generasi muda, sehingga ke depannya dapat memperkuat rasa nasionalisme dan cinta akan NKRI. [Antara]

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Nobar G30S/PKI Bersama Ribuan Warga, Anggota TNI dan Polri

Jokowi Nobar G30S/PKI Bersama Ribuan Warga, Anggota TNI dan Polri

News | Jum'at, 29 September 2017 | 20:57 WIB

Soal Nonton Film G30S/PKI, Ini Pernyataan Resmi Menkopolhukam

Soal Nonton Film G30S/PKI, Ini Pernyataan Resmi Menkopolhukam

News | Minggu, 24 September 2017 | 21:15 WIB

Ini Tanggapan PDIP Soal Instruksi Nobar Film G30S PKI

Ini Tanggapan PDIP Soal Instruksi Nobar Film G30S PKI

News | Minggu, 24 September 2017 | 13:33 WIB

Siap-Siap, Waktu Upacara Bendera di Sekolah Bakal Lebih Lama

Siap-Siap, Waktu Upacara Bendera di Sekolah Bakal Lebih Lama

News | Senin, 18 September 2017 | 12:16 WIB

Persiapan Europalia Art Festival Indonesia

Persiapan Europalia Art Festival Indonesia

Foto | Kamis, 14 September 2017 | 16:30 WIB

Tolak FDS, Said Aqil: Bukan karena Menterinya Muhammadiyah

Tolak FDS, Said Aqil: Bukan karena Menterinya Muhammadiyah

News | Jum'at, 11 Agustus 2017 | 09:10 WIB

Terkini

Bantuan IPB University dan ARM HA-IPB Tiba di Labuan Bajo, Ribuan Paket Pangan Siap Disalurkan

Bantuan IPB University dan ARM HA-IPB Tiba di Labuan Bajo, Ribuan Paket Pangan Siap Disalurkan

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 10:32 WIB

Defisit APBN Tembus Rp 240,1 Triliun per Agustus 2026, Setara 0,93% PDB

Defisit APBN Tembus Rp 240,1 Triliun per Agustus 2026, Setara 0,93% PDB

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 10:31 WIB

Kasus ISPA Melonjak Akibat Karhutla, Bagaimana Pemerintah Seharusnya Bersikap?

Kasus ISPA Melonjak Akibat Karhutla, Bagaimana Pemerintah Seharusnya Bersikap?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:29 WIB

Menteri Pertahanan Tinjau Isi Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi, Wartawan Dilarang Masuk

Menteri Pertahanan Tinjau Isi Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi, Wartawan Dilarang Masuk

Jakarta | Jum'at, 18 September 2026 | 10:26 WIB

Le Bleu by K Club, Spot Kuliner di Nusa Dua dengan Pemandangan Laut dan Sunset

Le Bleu by K Club, Spot Kuliner di Nusa Dua dengan Pemandangan Laut dan Sunset

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 10:25 WIB

Urutan Pemakaian Primer, Cushion, dan Bedak Tabur agar Flawless Hasilnya

Urutan Pemakaian Primer, Cushion, dan Bedak Tabur agar Flawless Hasilnya

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 10:25 WIB

Borok SPPG Terkuak Usai 37 Siswa di Kediri Keracunan: Daging Ditaruh di Bawah, Kucing Bebas Masuk

Borok SPPG Terkuak Usai 37 Siswa di Kediri Keracunan: Daging Ditaruh di Bawah, Kucing Bebas Masuk

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 10:22 WIB

Upcycling Clothes: Solusi agar Baju Lama Tak Berakhir jadi Kain Lap

Upcycling Clothes: Solusi agar Baju Lama Tak Berakhir jadi Kain Lap

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 10:20 WIB

WNI Tentara Bayaran Rusia WhatsApp Jubir Kemlu RI, Apa Katanya?

WNI Tentara Bayaran Rusia WhatsApp Jubir Kemlu RI, Apa Katanya?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:20 WIB

Jelang MotoGP 2026, InJourney dan Pemda NTB Siapkan Pengalaman Wisata Kelas Dunia

Jelang MotoGP 2026, InJourney dan Pemda NTB Siapkan Pengalaman Wisata Kelas Dunia

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 10:11 WIB

×