Kasus Katarak Tertinggi di Indonesia Ada di Daerah Ini

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Rabu, 04 Oktober 2017 | 13:57 WIB
Kasus Katarak Tertinggi di Indonesia Ada di Daerah Ini
Ilustrasi pasien yang menjalani operasi katarak.

Suara.com - Indonesia termasuk negara di Asia Tenggara yang memiliki kasus katarak tertinggi. Hasil survei Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) di 15 provinsi di Indonesia menunjukkan bahwa jumlah kasus katarak di Indonesia mencapai 3 persen dari total populasi.

Daerah Jawa Timur menempati posisi tertinggi dengan jumlah kasus 4.4 persen, disusul Nusa Tenggara Barat 4 persen dan Jakarta 1.9 persen. Dokter spesialis mata dari Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) M. Sidik menjelaskan mengapa kasus katarak paling banyak berada di provinsi Jawa Timur.

"Kalau kita lihat penduduknya banyak. Selain itu penduduk yang usianya diatas 50 tahun juga banyak. Meski dokter mata disana banyak juga jumlah operasi katarak belum memadai, jadi memang banyak faktor," ujar dia pada temu media Hari Penglihatan Sedunia di Jakarta, Selasa (3/10/2017).

Sidik menambahkan kebutaan akibat katarak dapat menurunkan produktivitas seseorang. Salah satu cara untuk mengatasi kondisi katarak adalah operasi pengangkatan lensa keruh yang kemudian diganti dengan lensa buatan sehingga seseorang bisa kembali melihat.

"Sayangnya memang penyakit katarak ini tidak bisa dicegah karena termasuk penyakit degeneratif. Kalau memperlambat bisa, seperti mencegah kontak langsung dengan sinar matahari. Jadi, kalau siang hari di luar ruangan pakai kacamata dengan filter anti sinar UV," tambah dia.

Kondisi katarak, kata Sidik, muncul saat seseorang berusia 50 tahun. Risiko ini bisa datang lebih cepat jika pasien mengidap penyakit lain seperti diabetes melitus.

Untuk menurunkan angka kebutaan akibat katarak, Indonesia turut andil dalam inisiasi global Vision 2020 untuk mewujudkan hak setiap orang untuk dapat melihat. Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek berharap angka kebutaan akibat katarak bisa diturunkan pada 2020.

"Kita harapkan 2020 bisa menekan angka kebutaan akibat katarak yang 3 persen menjadi 0.5 persen dengan menggencarkan rehabilitasi pada penderita katarak dengan operasi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menkes Nila Ingatkan Pentingnya Imunisasi MR Cegah Katarak Anak

Menkes Nila Ingatkan Pentingnya Imunisasi MR Cegah Katarak Anak

Health | Selasa, 03 Oktober 2017 | 16:42 WIB

Asri Welas Baru Tahu Anaknya Sakit Katarak dari Putra Pertama

Asri Welas Baru Tahu Anaknya Sakit Katarak dari Putra Pertama

Entertainment | Jum'at, 15 September 2017 | 22:06 WIB

Bayi Asri Welas Kena Katarak, Ayu Ting Ting Ikut Sedih

Bayi Asri Welas Kena Katarak, Ayu Ting Ting Ikut Sedih

Entertainment | Jum'at, 15 September 2017 | 16:29 WIB

Terkini

Penyaluran Kredit FIFGroup Tumbuh 6,8 Persen

Penyaluran Kredit FIFGroup Tumbuh 6,8 Persen

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 18:36 WIB

Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu

Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu

Bali | Sabtu, 26 September 2026 | 18:33 WIB

Gaya Hidup Hedon Deputi Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, MAKI: Mundur Saja Kalau Tak Bisa Rem!

Gaya Hidup Hedon Deputi Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, MAKI: Mundur Saja Kalau Tak Bisa Rem!

News | Sabtu, 26 September 2026 | 18:32 WIB

Bye Bibir Mengelupas! 5 Lip Care Panthenol untuk Bibir Plump dan Sehat

Bye Bibir Mengelupas! 5 Lip Care Panthenol untuk Bibir Plump dan Sehat

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif

Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif

News | Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Suasana Haru Pemakaman Guruh Soekarnoputra di Karet Bivak

Suasana Haru Pemakaman Guruh Soekarnoputra di Karet Bivak

Foto | Sabtu, 26 September 2026 | 18:20 WIB

Review Skenario Sang Jenderal: Kupas Kasus Sensitif yang Mengguncang Publik

Review Skenario Sang Jenderal: Kupas Kasus Sensitif yang Mengguncang Publik

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:15 WIB

4 Tablet Murah untuk Pelajar Paling Worth It 2026, Bonus Stylus Cuma Rp2 Jutaan

4 Tablet Murah untuk Pelajar Paling Worth It 2026, Bonus Stylus Cuma Rp2 Jutaan

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 18:15 WIB

Modus Licik BPN Jatim: Ubah Uang Suap Jadi Perhiasan Emas, Kini Disita KPK!

Modus Licik BPN Jatim: Ubah Uang Suap Jadi Perhiasan Emas, Kini Disita KPK!

News | Sabtu, 26 September 2026 | 18:11 WIB

Skutik Retro Yamaha Sukses Pikat Pasar Anak Muda Jawa Barat

Skutik Retro Yamaha Sukses Pikat Pasar Anak Muda Jawa Barat

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 18:07 WIB

×