Array

Tindakan Intervensi Nonbedah, Kini Bisa Atasi Jatung Bermasalah

Minggu, 15 Oktober 2017 | 09:07 WIB
Tindakan Intervensi Nonbedah, Kini Bisa Atasi Jatung Bermasalah
Ilustrasi dada berdebar, serangan jantung. (Shutterstock)

Suara.com - Penyakit kardiovaskular di Indonesia, bertanggung jawab sebagai penyebab kematian tertinggi, yaitu sebesar 37 persen. Karenanya, Dr. dr. Antonia Anna Lukito, SpJP(K), FIHA FSCAI, FAPSIC dari Perhimpunan Intervensi Kardiologi Indonesia (PIKI) mengatakan perlu langkah komprehensif untuk mengatasi penyakit kardiovaskular.

Baik pada aspek pencegahan maupun dalam aspek tarapeutik. Termasuk, tindakan intervensi jantung nonbedah yang terbukti efektif mengatasi kelainan-kelainan pada organ paling vital di dalam tubuh manusia ini.

"Kita mulai memperkenalkan ke masyarakat bahwa tindakan intervensi nonbedah sangat banyak dan bisa memperbaiki berbagai masalah jantung, di luar koroner. Nonbedah makin lama makin berkembang," ungkap dia dalam saat ditemui dalam pertemuan ilmiah tahunan "ISICAM - InaLIVE" di Jakarta, Sabtu (14/10/2017).

Tindakan intervensi jantung nonbedah di Indonesia, lanjutnya, dapat dilakukan pada berbagai masalah jantung, mulai dari katup jantung dan penyakit jantung bawaan, penyakit gagal jantung dan intervensi jantung untuk pencegahan stroke.

Misalnya, dia menambahkan, jika ada masalah pada katup jantung, prosedur nonbedah saat ini bisa dilakukan untuk mengganti atau memperbaiki katup jantung. Ini bisa menjadi alternatif yang baik bagi mereka yang tidak bisa mengganti atau memperbaiki katup jantung dengan jalan operasi.

"Karena tidak semua orang bisa ganti katup dengan cara operasi, seperti mereka yang sudah tua, yang organ lainnya sudah tidak dalam kondisi baik. Sehingga nonbedah kini hadir, untuk mencapai hasil yang sama seperti bedah, bisa mengganti dan memperbaiki katup juga," jelasnya.

Selain memperbaiki atau mengganti katup, kategori tindakan intervensi jantung antara lain adalah pemasangan stent pada penyakit jantung koroner, pemasangan pacu jantung dan pemutusan alur listrik abnormal pada jantung, pemasangan mitraclip kebocoran jantung dan masih banyak lagi.

Semua prosedur ini, jelas. Dr. dr. Antonia, dilakukan dengan cara memasukkan selang plastik atau kateter ke dalam jantung melalui pembuluh darah. Sehingga dapat bermanfaat untuk mengurangi keluhan sakit dan meningkatkan harapan hidup penderita.

Baca Juga: Cegah Penyakit Kardiovaskular, Yuk Kerja Sambil Berdiri di Kantor

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI