Bayam Bisa Sebabkan Batu Ginjal?

Ririn Indriani | Suara.com

Senin, 20 November 2017 | 07:54 WIB
Bayam Bisa Sebabkan Batu Ginjal?
Sayur bayam . (Shutterstock)

Suara.com - Bayam adalah salah satu jenis sayur yang menyimpan segudang khasiat baik bagi tubuh. Pasalnya, sayur ini memang padat gizinya.

Akan tetapi, di balik manfaat bayam, banyak orang takut mengonsumsi sayur bayam.

Ini karena beredar isu dalam masyarakat bahwa makan sayur bayam bisa menyebabkan penyakit batu ginjal yang juga disebut kencing batu.

Dari mana isu ini berasal, ya? Apakah benar kalau bayam bikin batu ginjal?

Jangan langsung percaya pada mitos, ya. Yuk, kupas tuntas dulu hubungan antara bayam dengan batu ginjal yang dihimpun Hello Sehat.

Sekilas Tentang Batu Ginjal
Batu ginjal merupakan penyakit yang sering ditemui dalam masyarakat saat ini. Menurut hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskedas) Kementerian Kesehatan 2013, penyakit ginjal yang sering terjadi di Indonesia adalah batu ginjal atau nephrolithiasis.

Menurut data tersebut, lebih banyak lelaki dibandingkan perempuan yang akan mengalami batu ginjal. Nah, biasanya batu ginjal akan terbentuk dari penumpukan atau pengkristalan kalsium yang tidak digunakan dalam tubuh.

Kalsium yang biasanya mengkristal jadi batu adalah jenis kalsium oksalat.

Benarkah Sayur Bayam Bikin Batu Ginjal?
Sebenarnya makan sayur bayam tidak bikin batu ginjal. Lalu mengapa banyak orang takut makan bayam?

Isu bayam bikin batu ginjal berawal dari adanya kandungan kalsium oksalat di dalam bayam. 

Ya, bayam memang mengandung oksalat. Akan tetapi, makan satu porsi bayam saja tidak akan lantas menyebabkan batu ginjal.

Dalam 100 gram sayur bayam, kandungan oksalatnya adalah 970 miligram atau 0,97 gram. Sekali makan sayur bayam (satu porsi), Anda mungkin menyantap sekitar 50 sampai 100 gram bayam.

Sementara itu, kalsium oksalat tidak akan menjadi bahaya bila tidak dikonsumsi secara berlebihan. Kadar oksalat yang berbahaya, hingga bisa menyebabkan kematian pada manusia, adalah lima gram.

Jadi, selama Anda tidak mengonsumsi sayur bayam kebanyakan, bayam tidak membahayakan kesehatan. Namun meski tidak bahaya, tak ada salahnya untuk membatasi konsumsi bayam.

Makan bayam memang tidak langsung menyebabkan batu ginjal. Namun, bagi orang yang memang berisiko terhadap gangguan fungsi ginjal, kelebihan kalsium, kelebihan vitamin D, gangguan fungsi pencernaan, atau punya kondisi lainnya terkait batu ginjal, sebaiknya batasi konsumsi sayur bayam.

Usahakan untuk mengganti jenis sayur yang Anda konsumsi setiap hari. Jangan hanya makan sayur bayam seperti dalam sayur bening atau pecel.

Variasikan dengan sayur lodeh, sayur sop, sayur nangka, capcay, atau sayur asam, misalnya.




Hal-hal lain yang bisa dilakukan untuk cegah batu ginjal
Selain membatasi konsumsi sayur bayam, Anda juga harus melakukan langkah-langkah berikut ini untuk menjauhkan diri dari penyakit batu ginjal atau kencing batu.

1. Minum yang cukup, paling tidak dua liter setiap hari.
2. Dehidrasi atau kekurangan cairan bisa meningkatkan risiko pengkristalan kalsium.
3. Jaga berat badan ideal. Kelebihan berat badan membuat Anda lebih berisiko mengalami gangguan fungsi ginjal. Coba cek dalam tautan ini untuk menghitung apakah berat badan Anda saat ini sudah ideal.
4. Rajin periksa ke dokter. Terutama kalau Anda memang berisiko mengalami penyakit ginjal dan kondisi kesehatan lainnya yang membuat Anda rentan terhadap batu ginjal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anda Gemar Minuman Soda? Awas Diincar Batu Ginjal!

Anda Gemar Minuman Soda? Awas Diincar Batu Ginjal!

Health | Selasa, 14 November 2017 | 19:17 WIB

Naik Roller Coaster Bisa Atasi Batu Ginjal? Ini Kata Peneliti

Naik Roller Coaster Bisa Atasi Batu Ginjal? Ini Kata Peneliti

Health | Rabu, 19 Juli 2017 | 21:03 WIB

Metode Ini Atasi Batu Ginjal Tanpa Operasi

Metode Ini Atasi Batu Ginjal Tanpa Operasi

Health | Selasa, 14 Maret 2017 | 21:00 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB