Kenaikan Berat Badan pada Lansia Bisa Picu Demensia, Kok Bisa?

Ririn Indriani | Risna Halidi | Suara.com

Senin, 04 Desember 2017 | 09:42 WIB
Kenaikan Berat Badan pada Lansia Bisa Picu Demensia, Kok Bisa?
Ilustrasi lansia berbadan gemuk. (Shutterstock)

Suara.com - Kelebihan berat badan pada orang yang sudah tua alias lansia dapat mengakibatkan aliran darah menuju otak berkurang sehinga mengganggu fungsi mental.

Fakta tersebut mendukung penemuan sekelompok peneliti dari London yang menyimpulkan bahwa risiko demensia naik sepertiga bagi orang yang kelebihan berat badan.

Mereka adalah orang-orang tua di atas usia 50 tahun dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) yang berat hingga berisiko mengembangkan kondisi demensia saat memasuki usia 70-an tahun.

Untuk setiap kenaikan IMT sebanyak lima poin, itu artinya risiko demensia naik antara 16 persen hingga 33 persen.

Penelitian yang dilakukan terhadap 1,3 juta orang ini menjadi peringatan atas bahaya kesehatan yang "mengancam jiwa" dari fenomena kegemukan.

Tam Fry, dari Forum Obesitas Nasional, mengatakan, "Menghubungkan demensia dengan obesitas mungkin sedikit berlebihan. Namun seperti yang ditunjukkan oleh makalah ini, harus tetap diwaspadai. Ketidaktahuan bukanlah kebahagiaan. Gemuk di usia senja sering kali bisa mengancam jiwa."

Profesor Mika Kivimaki, dari University College London yang memimpin penelitian tersebut, mengatakan pada 2015, jumlah penderita demensia di seluruh dunia mencapai hampir 45 juta, dua kali lipat sejak 1990.

Studi tersebut juga menunjukkan bahwa menjaga berat badan yang sehat dapat mencegah, atau paling tidak, menunda kondisi demensia.

Profesor Kivimaki dari UCL's Institute of Epidemiology & Health, mengatakan dalam beberapa kasus, pasien demensia biasanya mengalami kelebihan berat badan 20 tahun sebelumnya hingga kemudian kehilangan berat badan dan didiagnosis mengalami demensia.

"Dalam penelitian kolaboratif ini, lebih dari 1,3 juta orang dewasa dari Eropa, Amerika Serikat dan Asia memiliki IMT yang cukup tinggi dan dikaitkan dengan peningkatan risiko demensia ketika berat badan diukur 20 tahun sebelumnya," kata Kivimaki dilansir dari Express.co.uk.

Penurunan berat badan ini bisa disebabkan oleh gangguan kognitif yang mengarah pada gangguan perawatan diri dan juga berkurangnya nafsu makan karena berkurangnya indera penciuman pada penderita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Punya Hubungan Baik, Anda Bisa Terhindar dari Risiko Demensia

Punya Hubungan Baik, Anda Bisa Terhindar dari Risiko Demensia

Health | Rabu, 03 Mei 2017 | 11:30 WIB

Peneliti Temukan Kaitan Antara Gen dengan Penuaan Otak

Peneliti Temukan Kaitan Antara Gen dengan Penuaan Otak

Tekno | Jum'at, 17 Maret 2017 | 16:10 WIB

Ini Dia Olahraga Terbaik untuk Lansia!

Ini Dia Olahraga Terbaik untuk Lansia!

Health | Sabtu, 11 Maret 2017 | 17:29 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB