Anak Lelaki Pengidap Cerebral Palsy Sukses Berkat Cinta Ibunya

Chaerunnisa | Suara.com

Selasa, 05 Desember 2017 | 13:43 WIB
Anak Lelaki Pengidap Cerebral Palsy Sukses Berkat Cinta Ibunya
Ilustrasi ibu mengasuh anaknya. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pemuda Tionghoa yang lahir dengan cerebral palsy telah melebihi kondisi orang-orang yang bertubuh sehat, berkat upaya keras dan tidak henti-hentinya, serta cinta yang dalam dari sang bunda.

Ding Ding (29), berhasil masuk Universitas Peking 10 tahun yang lalu, dan kemudian mendapatkan gelar magister hukum dari Universitas Harvard pada Agustus ini.

Lahir di Jinzhou dari Provinsi Hubei, Cina tengah, dia didiagnosis menderita cerebral palsy. Beruntung, dia menderita penyakit tersebut tanpa kerusakan akibat asfiksia intrauterin.

Untuk meraih setiap menit "masa emas" dari usia tiga sampai enam tahun untuk rehabilitasi saraf motorik, ibunya Zou Hongyan mulai membawanya ke rumah sakit untuk menjalani perawatan dan latihan sejak dia mencapai usia tiga tahun.

Sambil melakukan pekerjaannya, sang ibu tidak pernah melewatkan satu kali pengobatan rehabilitasi anaknya setiap dua hari.

"Kembali pada saat itu, perawatannya agak sederhana dengan kondisi yang sangat buruk. Anak itu merasa sangat kesakitan dan menangis setiap hari. Sangat sulit untuk berpegang pada pengobatan setiap dua hari selama 365 hari dalam setahun penuh, dan kondisi dia membaik dengan kecepatan sangat lambat," kata Zou.

"Saya ingat langkah terakhir disebut 'rolling skin', yaitu menarik kulit ke belakang seperti ini sedikit demi sedikit dan kemudian melepaskannya, berulang berkali-kali. Itu untuk merangsang tulang punggung dan kemudian mendorong pengembangan otak. Dokter mengatakan itu harus dilakukan dengan banyak kekuatan, dan sangat menyakitimu, sangat sering menyakitimu," sambung Ding Ding mengingat pengobatan yang dilakukannya.

Semua usaha dan rasa sakit ibu dan anaknya terbayar. Pasalnya, Ding Ding berhasil berjalan dengan stabil pada usia empat setengah tahun, belajar melompat pukul lima setengah, dan kemudian memasuki sekolah dasar pada usia tujuh tahun.

"Dia telah sangat menderita, dibandingkan dengan anak-anak lain. Bagi saya, dia sedikit lebih lambat dari yang lain, tapi semua keterampilan yang dia pelajari, bahkan kue yang bisa mereka dapatkan untuk orang lain, mungkin telah membawanya 10 atau bahkan 100 kali," kata sang ibu.

Pada bulan Oktober, Ding Ding berhasil menemukan posisi sebagai penasihat hukum di perusahaan besar. Sebuah prestasi yang sangat menggembirakan bagi banyak anak muda dengan kondisi serupa.

"Saya pikir dia satu kasus, tapi kemudian menemukan tidak hanya satu atau dua tapi keseluruhan kelompok seperti dia, saya merasa sangat kasihan pada mereka. Mereka mencoba, menjalani perawatan namun menyerah pada akhirnya, kondisi yang sangat disayangkan," ujarnya.

"Jadi saya pikir, mungkin kita bisa menceritakan kisah kita melalui media kepada publik, sehingga kita bisa memberi anak-anak dan keluarga mereka dorongan, dukungan dan beberapa kepercayaan, untuk mendorong mereka melanjutkan hidup," lanjut Zou. (Asiaone)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mau Kaya tapi Tidak Sarjana, Ini Pilihan Pekerjaan yang Tepat

Mau Kaya tapi Tidak Sarjana, Ini Pilihan Pekerjaan yang Tepat

Bisnis | Kamis, 19 Oktober 2017 | 19:00 WIB

Coba Trik Ini Agar Tak Jadi Sarjana Pengangguran

Coba Trik Ini Agar Tak Jadi Sarjana Pengangguran

Lifestyle | Kamis, 01 September 2016 | 18:53 WIB

Salah Diagnosa, Perempuan Ini Habiskan Hidupnya di Kursi Roda

Salah Diagnosa, Perempuan Ini Habiskan Hidupnya di Kursi Roda

Lifestyle | Rabu, 22 April 2015 | 14:51 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB