Bayi Kelainan Genetik Bisa Dideteksi Sejak di Kandungan

Tomi Tresnady, Firsta Nodia

Rabu, 13 Desember 2017 | 18:28 WIB
Bayi Kelainan Genetik Bisa Dideteksi Sejak di Kandungan
Suami sedang berinteraksi dengan istri yang sedang hamil. [shutterstock]

Suara.com - Baru-baru ini media sosial Instagram diramaikan dengan kisah bayi lucu bernama Adam Fabumi yang didiagnosa mengidap Dandy Walker Syndrome, yakni kelainan genetik yang menyerang perkembangan otak bayi.

Tak cukup sampai disitu, orangtua Adam, Ratih Megasari dan Kiagoos Kamaludin juga harus menerima kenyataan bahwa putra mereka mengalami kelainan kromosom Trisomy 13.

Kelainan genetik ini menyebabkan Adam harus bergantung dengan peralatan medis dan akhirnya menghembuskan nyawa pada 22 November 2017 silam.

Sontak, kejadian ini mengundang rasa empati tinggi dari warganet yang memantau perkembangan Adam lewat akun Instagram @adamfabumi yang dikelola sang ibu.

Disampaikan Dr. med. Ferdhy Suryadi Suwandinata SpOG dari Siloam Hospital Kebon Jeruk, sebenarnya kelainan genetik sudah bisa dideteksi sejak bayi dalam kandungan.

Sayangnya peraturan di Indonesia tidak menghalalkan aksi terminasi kehamilan atau menggugurkan bayi dengan kelainan genetik yang mana sudah diterapkan di beberapa negara maju.

"Di Indonesia terminasi kehamilan dilarang sampai sekarang. Padahal kalaupun ada yang hidup itu nggak bisa diterapi karena genetik, jadi hanya bisa diterima. Di luar negeri, aborsi diperbolehkan sampai usia kehamilan 14 minggu," ujar dr Ferdhy pada temu media di Siloam Hospital Kebon Jeruk, Rabu (13/12/2017).

Ia menambahkan, kasus kelainan genetik sendiri mencapai 1-2 persen dari 1.000 kehamilan. Beberapa kelainan genetik yang tergolong ringan adalah trisomi 21 atau down syndrome karena cenderung memiliki harapan hidup yang tinggi.

Dari 100 kehamilan yang terdeteksi kelainan genetik, dr Ferdhy mengatakan 60 persen diantaranya berisiko keguguran. Belum diketahui penyebab pasti kelainan genetik namun Ia mengatakan kehamilan pada usia diatas 36 tahun bisa meningkatkan risiko bayi lahir dengan kondisi kelainan genetik.

baca juga

"Biasanya kelainan genetik karena saat penggabungan sel telur dan sel sperma ada gangguan. Faktor risiko ibu hamil 36 tahun juga mempengaruhi," tambah dia.

Untuk mendeteksi kelainan genetik saat hamil, dr Ferdhy mengatakan bumil bisa melakukan pemeriksaan USG atau tes darah. Melalui tes darah, dokter nanti akan melihat risiko kelainan genetik yang dialami janin yang dikandung.

"Bisa dideteksi sejak hamil bisa ambil darah ibunya. Meskipun bayi punya ari-ari cukup, bayi tapi banyak sel bayi yang lepas ke ibu. Nanti kita tes ada kelainan apa atau enggak. Tapi kalau sudah terdeteksi kelainan genetik mau apa, diterminasi nggak boleh, diterapi juga nggak bisa karena genetik hanya bisa diterima," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Peneliti Ungkap Polusi Udara dapat Tingkatkan Risiko Cacat Lahir

Peneliti Ungkap Polusi Udara dapat Tingkatkan Risiko Cacat Lahir

Health | Rabu, 13 Desember 2017 | 06:23 WIB

Bayi Tak Berkelamin dan Mirip Putri Duyung Telah Meninggal

Bayi Tak Berkelamin dan Mirip Putri Duyung Telah Meninggal

Health | Senin, 11 Desember 2017 | 17:47 WIB

Anak Lahir Prematur, Ayah Lebih Stres dari Ibu

Anak Lahir Prematur, Ayah Lebih Stres dari Ibu

Health | Kamis, 07 Desember 2017 | 06:38 WIB

Kelahiran Prematur, Indonesia Ke-5 Terbanyak di Dunia

Kelahiran Prematur, Indonesia Ke-5 Terbanyak di Dunia

Health | Rabu, 06 Desember 2017 | 12:29 WIB

Netizen Geleng-geleng Lihat Cara Memandikan Bayi seperti Ini

Netizen Geleng-geleng Lihat Cara Memandikan Bayi seperti Ini

Tekno | Minggu, 03 Desember 2017 | 14:27 WIB

Penemuan Mayat Bayi Gegerkan Penghuni Apartemen Green Pramuka

Penemuan Mayat Bayi Gegerkan Penghuni Apartemen Green Pramuka

News | Minggu, 26 November 2017 | 14:02 WIB

Deretan Nama Bayi yang Bakal Populer di 2018

Deretan Nama Bayi yang Bakal Populer di 2018

Health | Minggu, 26 November 2017 | 12:38 WIB

Dilupakan 84 Tahun, Makam Bayi Ini Bikin Heboh, Kenapa?

Dilupakan 84 Tahun, Makam Bayi Ini Bikin Heboh, Kenapa?

News | Jum'at, 24 November 2017 | 19:55 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×