Peneliti Ungkap Polusi Udara dapat Tingkatkan Risiko Cacat Lahir

Pebriansyah Ariefana | Risna Halidi | Suara.com

Rabu, 13 Desember 2017 | 06:23 WIB
Peneliti Ungkap Polusi Udara dapat Tingkatkan Risiko Cacat Lahir
Ilustrasi bayi. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi terbaru menyebutkan paparan polusi udara sebelum pembuahan atau bahkan selama bulan pertama kehamilan dapat meningkatkan risiko cacat lahir pada anak. Penelitian ini menguatkan penelitian lain sejenis.

Meskipun peningkatan risiko masih minim, dampak potensial berbasis populasi penting diketahui karena perempuan hamil pasti akan terekspos polusi udara baik ringan, sedang, hingga berat.

"Waktu paparan yang paling rentan tampaknya satu bulan sebelum dan sesudah pembuahan," kata Emily DeFranco, penulis senior penelitian yang dipublikasikan dalam The Journal of Pediatrics.

"Upaya kesehatan masyarakat harus terus menyoroti pentingnya meminimalkan paparan tingkat populasi terhadap partikel berbahaya di udara," tambah DeFranco.

DeFranco dan rekan-rekannya meneliti partikel halus yang menjadi sumber bahaya kesehatan yang signifikan. Ini terjadi karena partikel mungil tersebut dapat masuk jauh ke dalam saluran udara bawah dan kantung udara di dalam paru-paru dan masuk ke sistem peredaran darah.

Bila terhirup, partikel kecil tersebut memiliki dampak negatif pada banyak aspek kesehatan seseorang.

Untuk melakukan penelitian ini, para peneliti menggunakan data akta kelahiran dari Ohio Department of Health dan data partikulat dari 57 stasiun pemantauan Environmental Protection Agency di seluruh Ohio, Amerika Serikat.

Peneliti kemudian menghubungkan koordinat geografis tempat tinggal para ibu untuk setiap kelahiran dengan stasiun pemantau terdekat dan menghitung eksposur rata-rata terhadap polusi udara. Mereka kemudian memperkirakan hubungan antara kelainan saat lahir dan paparan ibu terhadap peningkatan kadar partikulat halus di udara selama kehamilan.

DeFranco mengatakan bahwa ada keterbatasan dalam studi observasional seperti ini, namun ini memberikan dasar yang baik untuk studi di masa depan.

Menurut laporan, cacat lahir telah mempengaruhi tiga persen dari semua kelahiran di Amerika Serikat. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bayi Tak Berkelamin dan Mirip Putri Duyung Telah Meninggal

Bayi Tak Berkelamin dan Mirip Putri Duyung Telah Meninggal

Health | Senin, 11 Desember 2017 | 17:47 WIB

Anak Lahir Prematur, Ayah Lebih Stres dari Ibu

Anak Lahir Prematur, Ayah Lebih Stres dari Ibu

Health | Kamis, 07 Desember 2017 | 06:38 WIB

Kelahiran Prematur, Indonesia Ke-5 Terbanyak di Dunia

Kelahiran Prematur, Indonesia Ke-5 Terbanyak di Dunia

Health | Rabu, 06 Desember 2017 | 12:29 WIB

Netizen Geleng-geleng Lihat Cara Memandikan Bayi seperti Ini

Netizen Geleng-geleng Lihat Cara Memandikan Bayi seperti Ini

Tekno | Minggu, 03 Desember 2017 | 14:27 WIB

Penemuan Mayat Bayi Gegerkan Penghuni Apartemen Green Pramuka

Penemuan Mayat Bayi Gegerkan Penghuni Apartemen Green Pramuka

News | Minggu, 26 November 2017 | 14:02 WIB

Deretan Nama Bayi yang Bakal Populer di 2018

Deretan Nama Bayi yang Bakal Populer di 2018

Health | Minggu, 26 November 2017 | 12:38 WIB

Dilupakan 84 Tahun, Makam Bayi Ini Bikin Heboh, Kenapa?

Dilupakan 84 Tahun, Makam Bayi Ini Bikin Heboh, Kenapa?

News | Jum'at, 24 November 2017 | 19:55 WIB

Bayinya Tewas Tersedak Susu, Seorang Ayah Dibui 6 Bulan

Bayinya Tewas Tersedak Susu, Seorang Ayah Dibui 6 Bulan

News | Jum'at, 24 November 2017 | 03:27 WIB

Waspada Kalau Bayi Anda Selalu Pegang Kepalanya

Waspada Kalau Bayi Anda Selalu Pegang Kepalanya

Health | Rabu, 22 November 2017 | 19:02 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB