51 Persen Remaja Putri Perkotaan Sudah Berhubungan Seks

Arsito Hidayatullah, Firsta Nodia

Jum'at, 15 Desember 2017 | 19:13 WIB
51 Persen Remaja Putri Perkotaan Sudah Berhubungan Seks
Ilustrasi bercinta, hubungan seksual. [Shutterstock]

Suara.com - Survei BKKBN tahun 2015 menyebut bahwa 51 persen remaja putri di perkotaan sudah melakukan hubungan seksual, sedangkan remaja putri di pedesaan sekitar 40 persen. Ketika terjadi kehamilan tidak diinginkan, mereka tidak memiliki kesempatan menjadi remaja, tetapi langsung berperan sebagai ibu dengan segala kompleksitasnya.

Padahal, seperti disampaikan Guru Besar Obstetri dan Ginekologi FKUI/RSCM, Prof. Dr Biran Affandi SpOG(K), kehamilan terbaik adalah pada usia 20-35 di mana seorang perempuan sudah siap secara fisik dan mental. Perkawinan dini, kata dia, meningkatkan jumlah kasus atau angka kematian ibu (AKI) maupun anak saat proses persalinan.

"Survei Demografi dan Kependudukan 2012 menunjukkan sekitar 32,5% AKI terjadi akibat melahirkan terlalu tua dan terlalu muda, dan sekitar 34% akibat kehamilan karena terlalu banyak seperti memiliki lebih dari 3 anak," ujar Prof Biran pada Diskusi Ngobras "Peran KB dalam Menurunkan Angka Kematian Ibu" di Jakarta, Jumat (15/12/2017).

Hasil survei tersebut didukung dengan data dari RSCM yang menunjukkan sebagian besar kematian AKI akibat melahirkan terlalu muda. Oleh karena itu, Prof Biran mengatakan diperlukan strategi mengubah perilaku reproduksi untuk menekan AKI, yaitu dengan perencanaan kehamilan atau Keluarga Berencana (KB).

“Peran KB sangat penting dalam menurunkan AKI. Jika KB gagal, maka AKI tidak akan turun. Jangan harap AKI akan turun kalau KB jeblok,” tegas Prof. Biran.

Saat ini ada pilihan berbagai alat KB yang modern, mulai dari pil, suntik, susuk (implan), kondom, hingga sterilisasi yang aman dan nyaman, sehingga diharapkan dapat meningkatkan keberhasilan KB. Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti IUD, implan dan sterilisasi (vasektomi dan tubektomi) adalah metode paling efektif menjarangkan kehamilan.

Namun menurut drg. Widwiono, MKes, selaku Direktur Bina Kepesertaan KB Jalur Swasta BKKBN, penggunaan alat kontrasepsi jangka panjang di Indonesia masih memprihatinkan.

“BKKBN terus mendorong penggunaan MKJP, namun di tahun 2012 baru tercapai 17%, dan tahun 2017 naik menjadi 21%. Tetapi yang lebih menyedihkan, justru penggunaan suntik semakin tinggi," tambah Widwiono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Telat Haid Tak Selalu Tanda Hamil, Ini Contohnya

Telat Haid Tak Selalu Tanda Hamil, Ini Contohnya

Health | Jum'at, 10 November 2017 | 18:40 WIB

Kurang Dukungan Tingkatkan Usia Biologis Bumil

Kurang Dukungan Tingkatkan Usia Biologis Bumil

Health | Rabu, 18 Oktober 2017 | 10:48 WIB

Ilmuwan Ungkap Usia Terbaik Menjadi Ibu, Hasilnya Mengejutkan!

Ilmuwan Ungkap Usia Terbaik Menjadi Ibu, Hasilnya Mengejutkan!

Health | Senin, 16 Oktober 2017 | 21:50 WIB

Terkini

Sales Mission Kadis Parekraf Andhika Permata Bawa Jakarta ke Kancah Dunia

Sales Mission Kadis Parekraf Andhika Permata Bawa Jakarta ke Kancah Dunia

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Mahasiswi di Makassar Meninggal Usai Diduga Aborsi, Kekasih Jadi Tersangka

Mahasiswi di Makassar Meninggal Usai Diduga Aborsi, Kekasih Jadi Tersangka

Sulsel | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Di Tengah Perkembangan AI, Industri Animasi Berpeluang Serap Banyak Tenaga Kerja

Di Tengah Perkembangan AI, Industri Animasi Berpeluang Serap Banyak Tenaga Kerja

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:50 WIB

58 Persen Warga Kesulitan Penuhi Kebutuhan Pokok, Harga Sembako Jadi Keluhan Utama!

58 Persen Warga Kesulitan Penuhi Kebutuhan Pokok, Harga Sembako Jadi Keluhan Utama!

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Amnesty: Dandhy Tak Wajib Hadiri Undangan Klarifikasi Polisi soal Film Pesta Babi

Amnesty: Dandhy Tak Wajib Hadiri Undangan Klarifikasi Polisi soal Film Pesta Babi

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:31 WIB

Mengenal Permakultur: Gaya Hidup Bertani yang Bekerja Bersama Alam

Mengenal Permakultur: Gaya Hidup Bertani yang Bekerja Bersama Alam

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Cara Migrasi Kartu SIM Fisik ke eSIM di HP Android: Panduan Praktis Telkomsel, Indosat, dan XL

Cara Migrasi Kartu SIM Fisik ke eSIM di HP Android: Panduan Praktis Telkomsel, Indosat, dan XL

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:29 WIB

Malaysia Kirim 1,6 Ton Narkoba ke Indonesia, Dasco Apresiasi Operasi Kapolri Suyudi

Malaysia Kirim 1,6 Ton Narkoba ke Indonesia, Dasco Apresiasi Operasi Kapolri Suyudi

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Jelang Laga Panas di Pakansari: Polres Bogor Pertemukan Suporter Garudayaksa, Persib hingga Jakmania

Jelang Laga Panas di Pakansari: Polres Bogor Pertemukan Suporter Garudayaksa, Persib hingga Jakmania

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Viral Video Pria Diduga Pamer Alat Kelamin di Warung Nasi Gunung Putri Bogor

Viral Video Pria Diduga Pamer Alat Kelamin di Warung Nasi Gunung Putri Bogor

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:15 WIB

×