Kurang Dukungan Tingkatkan Usia Biologis Bumil

Chaerunnisa, Risna Halidi

Rabu, 18 Oktober 2017 | 10:48 WIB
Kurang Dukungan Tingkatkan Usia Biologis Bumil
Ilustrasi ibu hamil. (Shutterstock)

Suara.com - Status sosioekonomi rendah selama masa kanak-kanak dan dukungan sosial keluarga yang buruk tampaknya dapat membuat ibu hamil (bumil) menua lebih dini pada tingkat sel yang berpotensi meningkatkan risiko komplikasi.

Hasil penelitian tersebut mengungkapkan, para peneliti memeriksa darah dari ibu hamil untuk mengevaluasi panjang telomere atau struktur ujung kromosom yang digunakan para ilmuwan sebagai ukuran usia biologis. Telomeres yang lebih pendek berarti usia sel yang lebih tua.

Para periset juga bertanya kepada para peserta penelitian tentang penyebab stres, termasuk status sosial ekonomi dan trauma yang tinggi selama masa kecil, serta dukungan sosial mereka saat ini.

Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Psychoneuroendocrinology menunjukkan, perempuan yang melaporkan status sosial ekonomi rendah saat anak-anak dan yang berjuang mendapatkan dukungan keluarga, menunjukkan memiliki telomere yang lebih pendek.

"Akses terhadap dukungan, perawatan dan sumber daya sangat penting bagi calon ibu," kata penulis senior studi Lisa Christian, seorang peneliti di Ohio State University Wexner Medical Center di AS.

Studi ini tidak memeriksa hasil kelahiran, namun mendorong para periset untuk bertanya-tanya apakah penuaan biologis lebih cepat ini dapat menempatkan perempuan pada risiko lebih besar untuk melahirkan prematur, hipertensi gestasional, preeklampsia dan masalah lainnya.

Dalam lenelitian sebelumnya telah menghasilkan fakta bahwa faktor risiko psikososial yang buruk dapat membuat proses melahirkan yang berisiko.

Cristian mengatakan, untuk saat ini, penelitian telomere benar-benar digunakan untuk tujuan penelitian dan bukan sesuatu yang bisa diterjemahkan ke dalam praktik klinis.

Namun, ada kemungkinan pengetahuan yang diperoleh dari penelitian terhadap penuaan seluler dapat mendorong intervensi yang berguna dalam praktik kebidanan, termasuk fokus yang lebih besar pada sistem kesejahteraan dan dukungan psikologis para calon ibu. (Zeenews)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keputihan pada Masa Kehamilan, Mengganggukah?

Keputihan pada Masa Kehamilan, Mengganggukah?

Health | Senin, 16 Oktober 2017 | 19:54 WIB

Obat Flu Apa yang Aman untuk Ibu Hamil?

Obat Flu Apa yang Aman untuk Ibu Hamil?

Health | Minggu, 15 Oktober 2017 | 16:07 WIB

Ini yang Terjadi pada Janin Saat Ibu Hamil Menangis

Ini yang Terjadi pada Janin Saat Ibu Hamil Menangis

Health | Rabu, 11 Oktober 2017 | 07:07 WIB

Ini Alasan Mengapa Bumil Sering Mual dan Muntah di Awal Kehamilan

Ini Alasan Mengapa Bumil Sering Mual dan Muntah di Awal Kehamilan

Health | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 12:50 WIB

Fenomena Suami Ngidam Saat Istri Hamil, Ternyata Ini Alasannya

Fenomena Suami Ngidam Saat Istri Hamil, Ternyata Ini Alasannya

Health | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 08:24 WIB

Terkini

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

×