Mampu Cegah Penyakit, Jamu Jadi Peluang Pangan Fungsional di 2018

Ardi Mandiri, Firsta Nodia

Sabtu, 23 Desember 2017 | 19:51 WIB
Mampu Cegah Penyakit, Jamu Jadi Peluang Pangan Fungsional di 2018
Ilustrasi teh jahe. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Indonesia kaya akan beragam produk pangan lokal yang memiliki efek positif bagi kesehatan. Sebut saja kunyit, jahe, kencur, sirsak, mengkudu yang belakangan kerap diperkenalkan sebagai ramuan tradisional sehat.

Namun masih sedikit penelitian terkait pangan lokal tersebut terhadap kesehatan yang membuat pamornya tak sehebat produk dari luar negeri. Guru Besar Pangan Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. Purwiyatno Haryadi, MSc., mengatakan di Jepang misalnya, minuman prebiotik telah menjadi pangan fungsional untuk melengkapi kecukupan pangan pokok sehari-hari.

"Minuman prebiotik itu kan punya khasiat baik untuk usus. Di Jepang ini sudah jadi pangan fungsional di mana masyarakatnya mengonsumsi. Kebiasaan ini membuat beban pembiayan kesehatan di sana menurun. Ini yang harus kita gali potensinya agar BPJS kita tidak membengkak," ujar Prof Purwiyatno pada Suara.com belum lama ini.

Di Indonesia, kata dia, sebenarnya jamu memiliki efek yang sama dengan minuman prebiotik di Jepang. Hal ini kata dia perlu dilihat sebagai pangan fungsional di 2018 mendatang. Purwiyatno menambahkan, jamu sebenarnya sudah dikenal masyarakat Indonesia sejak zaman dahulu namun belum banyak penelitian yang mengukuhkan manfaatnya bagi kesehatan.

"Bahan-bahan seperti kunyit, kunyit asam, serta beras kencur memiliki fungsi khusus yang tidak beda jauh dengan produk prebiotik asal Jepang itu. Tapi ini bukan produk herbal, melainkan pangan berkhasiat," tambahnya.

Jika jamu menjadi gaya hidup di 2018 mendatang, bukan tidak mungkin, kata dia, masyarakat akan dapat terlindungi dari berbagai penyakit yang kini menguras anggaran BPJS Kesehatan.

"Indonesia perlu gali potensi yang sama di industri ini, karena upaya kurangi beban kesehatan atau sebut saja BPJS, bisa dilakukan melalui upaya preventif. Nah, pola makan sangat erat hubungannya dalam upaya preventif tersebut,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenkes Butuh Dukungan Pasokan Bahan Baku Jamu

Kemenkes Butuh Dukungan Pasokan Bahan Baku Jamu

Health | Jum'at, 06 Februari 2015 | 01:36 WIB

Puan Maharani Bakal Jadikan Jamu "Go International"

Puan Maharani Bakal Jadikan Jamu "Go International"

Lifestyle | Sabtu, 24 Januari 2015 | 02:21 WIB

Kemenkes Luncurkan Gerakan Bugar dengan Jamu

Kemenkes Luncurkan Gerakan Bugar dengan Jamu

Health | Jum'at, 23 Januari 2015 | 15:52 WIB

Dokter dan Apoteker Disiapkan Untuk Saintifikasi Jamu

Dokter dan Apoteker Disiapkan Untuk Saintifikasi Jamu

Health | Senin, 19 Januari 2015 | 19:51 WIB

Menkop: UKM Jamu Harus Bisa Jadi Perusahaan Raksasa

Menkop: UKM Jamu Harus Bisa Jadi Perusahaan Raksasa

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2015 | 11:21 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×