Terompet Bisa Menularkan Difteri? Ini Kata Dokter

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Sabtu, 30 Desember 2017 | 08:43 WIB
Terompet Bisa Menularkan Difteri? Ini Kata Dokter
Perajin terompet di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Sabtu (26/12).

Suara.com - Terompet dan tahun baru tak dapat dipisahkan. Mainan satu ini kerap menjadi barang wajib untuk merayakan pergantian tahun.

Namun di balik gempita yang dihasilkan terompet, ada kekhawatiran dari masyarakat akan risiko penularan berbagai virus maupun bakteri termasuk difteri.

Menanggapi kekhawatiran ini Dr Anis Karuniawati PhD. SpMK (K) dari FKUI RSCM mengatakan bahwa kuman penyebab difteri yakni Corynebacterium diphteriae menular melalui percikan lidah. Secara teori, kata dia, ketika penderita difteri meniup terompet maka percikan ludah akan melekat pada permukaan terompet.

Hal yang menjadi perhatian adalah umumnya dalam proses pembuatan terompet, pengrajin akan mencoba meniup terlebih dahulu untuk mendengar suara yang dihasilkan terompet itu sebelum dijual.

"Yang ditanya, kuman difteri bertahan di terompet berapa lama? Pada prinsipnya bakteri suka dengan kelembapan jadi kalau lembab bisa bertahan hidup. Sedangkan dalam kondisi kering tentu juga membutuhkan waktu satu hingga dua hari hingga mati," ujar Anis.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. dr. Iris Rengganis, SpPD-KAI, FINASIM dari FKUI RSCM membenarkan risiko penularan bakteri atau virus melalui terompet. Namun ia mengingatkan bahwa penyakit akibat virus maupun bakteri sebenarnya bisa dicegah dengan pemberian vaksinasi.

"Sebenarnya kan nggak cuman difteri, TBC, influenza juga bisa ditularkan melalui terompet yang dipakai bergantian. Jadi vaksinasi memang sangat membantu untuk membentuk antibodi. Jangan lupakan pencegahan lain dari berbagai aspek seperti meningkatkan daya tahan tubuh dari konsumsi makanan sehat," tambah Iris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jangan Takut! Difteri Cuma Bisa Menular Lewat Cara Ini

Jangan Takut! Difteri Cuma Bisa Menular Lewat Cara Ini

Health | Jum'at, 29 Desember 2017 | 17:59 WIB

Penderita Difteri Meningkat di Ibu Kota, Anies Ungkap Penyebabnya

Penderita Difteri Meningkat di Ibu Kota, Anies Ungkap Penyebabnya

News | Rabu, 27 Desember 2017 | 09:42 WIB

Ini Dia Penyebab Difteri Merenggut Nyawa

Ini Dia Penyebab Difteri Merenggut Nyawa

Health | Rabu, 20 Desember 2017 | 08:39 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB