Array

Jangan Santap Makanan Ini saat Terapi Kanker Payudara

Selasa, 16 Januari 2018 | 20:00 WIB
Jangan Santap Makanan Ini saat Terapi Kanker Payudara
Kacang atau biji-bijian merupakan salah satu jenis makanan yang tak boleh disantapan pasien yang sedang terapi kanker payudara. (Shutterstock)

Suara.com - Sekelompok peneliti di Amerika Serikat mengimbau pasien yang tengah menjalani pengobatan atau terapi kanker payudara untuk tidak mengonsumsi makanan seperti roti, kacang kedelai, atau biji-bijian lainnya.

Kata peneliti, makanan tersebut mengandung senyawa yang mirip seperti hormon estrogen, atau dikenal sebagai xenoestrogen.

"Pasien kanker payudara yang menggunakan palbociclib atau letrozole harus mempertimbangkan untuk membatasi makanan yang mengandung xenoestrogen," kata Gary Siuzdak, dari The Scripps Research Institute (TSRI) di Amerika Serikat dilansir Zeenews.

Mereka khawatir jika xenoestrogen dalam makanan dan air dapat meningkatkan pertumbuhan kanker berbahan bakar estrogen, dan menghambat keefektifan obat anti-estrogen seperti letrozole dan palbociclib.

Di bawah pengaruh xenoestrogen juga, sel kanker payudara kembali berkembang biak pada tingkat yang sebanding dengan yang terlihat tanpa pengobatan obat.

"Sangat menarik bahkan bila tingkat paparan xenoestrogen rendah, sudah cukup untuk mempengaruhi efek terapi (kanker payudara) terhadap tingkat ini," kata Benedikt Warth, seorang peneliti di Laboratorium Siuzdak.

Pada 2015, lembaga setara BOPM di Amerika Serikat yaitu, Food and Drug Administration (FDA) menyetujui penggunaan terapi kombinasi antara palbociclib dan letrozole.

Keduanya dianggap memiliki dampak yang lebih signifikat terhadap kelangsungan hidup perempuan pascamenopause yang didiagnosis dengan estrogen receptor (ER) positif, atau kanker payudara metastatik.

Letrozole mampu menghambat produksi estrogen, sehingga mengurangi stimulasi peningkatan pertumbuhan ER pada sel kanker payudara.

Baca Juga: Kulit Melepuh Setelah Diolesi Bawang Putih, Apa Solusinya?

Sementara palbociclib, mampu memblokir jalur sinyal yang berbeda untuk menghalangi pembelahan sel. Baik palbociclib maupun letrozole, dipercaya memiliki efek kuat pada sel kanker payudara ER-positif.

Namun ketika keduanya dikombinasikan, dampak akan semakin besar. "Kombinasi ini memiliki efek yang jauh lebih nyata pada metabolit terkait pertumbuhan sel, yang konsisten dengan hasil uji klinis," kata Benedikt Warth lagi.

Itulah penjelasan peneliti tentang makanan yang dilarang untuk pasien yang sedang terapi kanker payudara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI