Bisakah Kasus Gizi Buruk Diberantas di Indonesia?

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Kamis, 25 Januari 2018 | 03:45 WIB
Bisakah Kasus Gizi Buruk Diberantas di Indonesia?
Warga dan anak-anak yang mengalami kasus gizi buruk usai menjalani pemeriksaan dan perawatan kesehatan di RSUD Agats, menuju Distrik Jetsy di Kabupaten Asmat, Papua, Selasa (23/1).

Suara.com - Kasus gizi buruk masih menjadi persoalan kesehatan di Indonesia. Hasil pemantauan status gizi (PSG) 2017 menyebut bahwa 3,8 persen balita di Indonesia mengalami gizi buruk, dan 14 persen lainnya mengalami gizi kurang.

Menurut Dirjen Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan, dr. Anung Sugihantono, M. Kes, jika estimasi jumlah balita di Indonesia sepanjang 2017 mencapai 23.8 juta, maka hal ini menunjukkan sekitar 906 ribu anak Indonesia masih didera gizi buruk dan sekitar 3.3 juta tergolong kurang gizi.

"Kami sudah memberikan hasil PSG ini untuk ditindaklanjuti instansi terkait di daerah sehingga tidak hanya sekedar memperbincangkan angkanya saja, tapi ada intervensi langsung ke balita karena kita punya data by name by address," ujar Anung pada Peringatan Hari Gizi Nasional 2018 di Kementerian Kesehatan, Kamis (25/1/2018).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP Persatuan Ahli Gizi Indonesia, Dr. Minarto MPS, mengatakan bahwa kasus gizi buruk di Indonesia mungkin bisa dikurangi, tapi mustahil jika mencapai angka 0 persen. Ia menyebut gizi buruk dianggap normal jika berada di angka 5 persen.

"Nol nggak mungkin, karena kemungkinan ada anak yang punya gangguan genetik sehingga gizinya buruk. Jadi, kita tidak bisa membuatnya jadi nol," tambah dia.

Menyoal kasus gizi buruk yang terjadi di Asmat, Papua, Minarto mengatakan bahwa penyebab utamanya adalah keterjangkauan pangan yang tidak memenuhi syarat sehingga memicu gizi buruk. Ia pun berharap data pemantauan status gizi tak hanya sekadar laporan, tapi bisa dipetakan dengan data lain untuk mencegah kasus gizi buruk Asmat terulang kembali.

"Hasil PSG kita buat peta, yang tinggi kita analisis dengan data lain. Fokus menyiapkan SDM di situ dan tenaga logistik. Kalau sudah terjadi di Asmat fokus pertama adalah life saving lalu diobati jangan sampai cacat dan meninggal," jelasnya menanggapi kasus gizi buruk di Asmat, Papua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

72 Tahun Merdeka, 906 Ribu Balita Indonesia Alami Gizi Buruk

72 Tahun Merdeka, 906 Ribu Balita Indonesia Alami Gizi Buruk

News | Kamis, 25 Januari 2018 | 14:01 WIB

Apa Kabar Anak-anak Gizi Buruk di Asmat, Papua?

Apa Kabar Anak-anak Gizi Buruk di Asmat, Papua?

News | Kamis, 25 Januari 2018 | 08:42 WIB

Gizi Buruk Asmat, Fahri: Ini Tragedi Pengelolaan Negara

Gizi Buruk Asmat, Fahri: Ini Tragedi Pengelolaan Negara

News | Rabu, 24 Januari 2018 | 13:58 WIB

Terkini

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

×