Bingung Berikan Pendidikan Seks untuk Anak? Coba Cara Ini

Ririn Indriani | Dinda Rachmawati | Suara.com

Senin, 05 Maret 2018 | 19:30 WIB
Bingung Berikan Pendidikan Seks untuk Anak? Coba Cara Ini
Ilustrasi pendidikan seks. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Saat anak memasuki usia remaja, orangtua biasanya mulai merasa bingung bagaimana untuk menyampaikan pendidikan seks yang tepat bagi buah hati mereka. Jika Anda salah satunya, cara yang digunakan beberapa orangtua di Inggris mungkin bisa menginspirasi.

Dilansir dari Metro.co.uk, para orangtua di Inggris membuat sebuah iklan di situs Childcare.co.uk. Isinya, mereka memgungkap sedang mencari seorang yang profesional dari jasa penitipan anak untuk melakukan edukasi seks pada anak-anak mereka.

Orangtua yang bersangkutan sangat ingin menemukan seseorang yang bisa menjelaskan berbagai konsep, mulai dari bagaimana bayi dibuat, menjawab pertanyaan berdasarkan persetujuan, seks, dan keintiman.

Bagi orang yang tepat, mereka bersedia membayar 2.500 poundsterling untuk tugas tersebut. Iklan ini dibuat bukan karena kemalasan dari orangtua atau kurangnya keterlibatan mereka untuk memyampaikan edukasi seks pada anak-anak mereka.

Banyak orangtua memang lebih memilih anak-anak mereka memiliki pendidikan seks yang benar-benar solid, dan tahu bahwa ada beberapa hal yang tidak bisa mereka jelaskan, seperti identitas transgender dan non-biner.

Anak-anak yang membutuhkan edukasi seks di iklan tersebut, ialah anak perempuan berusia 8 tahun dan anak laki-laki berusia 7 tahun, dan topik yang akan dibahas meliputi bagaimana seks ada di antara dua orang yang sedang jatuh cinta, persetujuan, seksualitas, menstruasi, IMS, perlindungan seksual, anatomi, kehamilan, dan jenis kelamin lainnya.

"Seperti kebanyakan orangtua, kami berharap bisa memiliki lebih banyak waktu sebelum ini menjadi masalah. Idealnya, saya akan menghindarinya sama sekali. Tapi kita sampai pada titik di mana mereka tidak puas dengan jawaban yang kita berikan kepada mereka," tulis orangtua di iklan tersebut.

"Saya tidak percaya sekolah melakukan pekerjaan yang benar dalam mengajar anak-anak tentang kompleksitas masa pubertas, keintiman, dan persetujuan, karena itulah mengapa kita mencari seseorang untuk menangani hal ini untuk kita," tulis orangtua lain.

Persyaratannya, guru tersebut terdaftar dalam OFSTED atau Kantor Standar dalam Pendidikan, Jasa Anak dan Keterampilan dan harus memiliki pemeriksaan DBS terkini, karena orangtua tidak akan menghadiri sesi ini. Pengalaman dalam pekerjaan serupa akan lebih menguntungkan.

Semua sesi akan dilakukan di rumah pada saat seseorang atau orangtua sedang berada di rumah.

"Kami tidak akan berada di dalam ruangan bersama Anda, tapi akan berada di rumah, sehingga anak-anak bisa datang dan mudah menemukan kami," tulis orangtua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ingin Seks Bergairah? Rutinlah Olahraga

Ingin Seks Bergairah? Rutinlah Olahraga

Lifestyle | Minggu, 04 Maret 2018 | 21:15 WIB

Dua Indikator yang Menentukan Kepuasan Seks

Dua Indikator yang Menentukan Kepuasan Seks

Lifestyle | Sabtu, 03 Maret 2018 | 21:30 WIB

Waduh, Perempuan Rentan Mengalami Cedera Seks

Waduh, Perempuan Rentan Mengalami Cedera Seks

Lifestyle | Selasa, 20 Februari 2018 | 21:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB