Batuk Lebih dari Dua Minggu, Waspadai TBC

Vania Rossa | Firsta Nodia | Suara.com

Rabu, 21 Maret 2018 | 12:30 WIB
Batuk Lebih dari Dua Minggu, Waspadai TBC
Ilustrasi lelaki menderita batuk tak kunjung sembuh. (Shutterstock)

Suara.com - Bagi Anda yang sedang mengalami keluhan batuk yang tak berujung sembuh hingga lebih dari dua minggu, maka waspadai risiko TBC atau tuberkulosis. Disampaikan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI, dr. Anung Sugihantono, M. Kes, batuk adalah gejala khas yang mudah dikenali dari infeksi Mycobacterium tuberculosis disertai keringat dingin tanpa penyebab jelas, demam, hingga nafsu makan menurun.

Hasil survei yang dilakukan WHO dan Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa jumlah penderita TBC di Indonesia diperkirakan mencapai 1.020.000 jiwa. Sayangnya, baru sekitar 400-500 ribu penderita TBC yang telah mendapatkan pengobatan hingga sembuh.

"Penyakit ini ditularkan melalui udara, percikan ludah, dan dahak yang dikeluarkan. Oleh karena itu, pemerintah melakukan pemberantasan TBC dengan singkatan TOS: temukan, obati, sampai sembuh," ujar Anung pada temu media peringatan TBC di Stasiun Kota, Jakarta, Rabu (21/3/2018).

Salah satu pencegahan penularan TBC ini, kata Anung, bisa dengan menggunakan masker saat batuk dan ketika berada di ruang publik seperti stasiun, terminal, pasar dan lainnya. Penggunaan masker, katanya, efektif mencegah penularan puluhan ribu kuman ke orang lain.

"Berbagai penelitian menunjukkan bahwa ada puluhan ribu kuman yang terlontar saat seseorang bersin dan batuk. Ini yang jadi potensi penularan. Idealnya memang semua masyarakat bisa menggunakan masker sebagai upaya pencegahan. Apabila belum, maka ketika akan batuk disarankan untuk menutup mulut dengan tisu atau sapu tangan," tambah dia.

Lama pengobatan TBC sendiri, kata Anung, berlangsung antara 6-8 bulan. Durasi yang cukup panjang ini membuat banyak penderita TBC mengalami putus obat dan berkembang menjadi TB resisten.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Idap TBC Stadium 3, Putra Elvy Sukaesih Ditahan di Sel Khusus

Idap TBC Stadium 3, Putra Elvy Sukaesih Ditahan di Sel Khusus

Entertainment | Jum'at, 02 Maret 2018 | 16:29 WIB

Memprihatinkan, Kasus TBC di Indonesia Terbesar di Dunia

Memprihatinkan, Kasus TBC di Indonesia Terbesar di Dunia

Health | Rabu, 17 Januari 2018 | 08:15 WIB

Jangan Buru-buru Minum Antibiotik saat Batuk, Ini Alasannya

Jangan Buru-buru Minum Antibiotik saat Batuk, Ini Alasannya

Health | Rabu, 26 Juli 2017 | 13:46 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB