Jadi Sukarelawan Bisa Bermanfaat bagi Kesehatan

Dythia Novianty | Firsta Nodia | Suara.com

Rabu, 25 April 2018 | 08:52 WIB
Jadi Sukarelawan Bisa Bermanfaat bagi Kesehatan
Ilustrasi sukarelawan. [Shutterstock]

Suara.com - Di era sekarang ini, banyak orang rela tak dibayar untuk membantu menyukseskan sebuah kegiatan. Mereka dinamakan sukarelawan. Sebuah penelitian terkini menyebutkan bahwa menjadi sukarelawan sedikitnya dua hingga 2.5 jam tiap minggu bisa bermanfaat bagi kesehatan Anda. Ya, untuk mendapatkan temuan ini, Unitedhealthcare dan VolunteerMatch mempelajari 2.705 sukarelawan berusia 18 tahun ke atas.

Peneliti menemukan bahwa 75 persen dari responden merasakan sehat secara fisik setelah berpartisipasi dalam kegiatan kerelawanan. Selain itu, 34 persen dari mereka juga melaporkan perbaikan kesehatan dari penyakit kronis yang mereka alami dibandingkan mereka yang tidak berpartisipasi dalam acara kesukarelawanan dalam 12 bulan terakhir.

Meskipun tidak ada bukti fisik, seperti laporan responden yang lebih jarang ke penyedia layanan kesehatan untuk mendukung klaim dalam penelitian, namun peneliti menegaskan bahwa responden memiliki kualitas hidup yang lebih baik secara keseluruhan, termasuk kesempatan untuk menjalin relasi dengan orang baru.

Studi ini juga mencatat bahwa relawan dapat mengembangkan keterampilan profesional yang lebih baik daripada sebelumnya.

Penelitian yang sama menemukan manfaat kesehatan mental dan emosional responden saat terjun ke bidang sukarelawan. Sekitar 93 persen responden melaporkan suasana hati yang membaik, 79 persen melaporkan tingkat stres yang lebih rendah dan 88 persen melaporkan peningkatan harga diri.

Dan ada lebih banyak bukti yang menunjukkan bahwa membantu mereka yang membutuhkan adalah langkah yang cerdas. Sebuah penelitian terpisah yang melibatkan lebih dari 64.000 orang berusia 60 tahun menemukan bahwa sukarelawan dapat meningkatkan kecerdasan otak. Individu yang menjadi sukarelawan 100 jam setahun mengalami peningkatan kecerdasan otak sebesar enam persen dibandingkan mereka yang non relawan. [Nypost]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berapa Lama Waktu Sinar Matahari Masuk ke Bumi? Ini Jawabannya

Berapa Lama Waktu Sinar Matahari Masuk ke Bumi? Ini Jawabannya

Tekno | Selasa, 24 April 2018 | 19:30 WIB

Serangga Cantik Ini Ternyata Hewan Paling Menakutkan di Bumi

Serangga Cantik Ini Ternyata Hewan Paling Menakutkan di Bumi

Tekno | Selasa, 17 April 2018 | 14:30 WIB

Asal Muasal Flamingo Berwarna Merah Muda

Asal Muasal Flamingo Berwarna Merah Muda

Tekno | Senin, 16 April 2018 | 09:00 WIB

Ini Akibatnya jika Bom Nuklir Meledak di Tengah Kota Besar

Ini Akibatnya jika Bom Nuklir Meledak di Tengah Kota Besar

Tekno | Senin, 16 April 2018 | 07:30 WIB

Ilmuwan Ungkap Misteri Kekuatan Telur Ayam

Ilmuwan Ungkap Misteri Kekuatan Telur Ayam

Tekno | Sabtu, 31 Maret 2018 | 07:09 WIB

Air Zam Zam Kini Ada di Indonesia?

Air Zam Zam Kini Ada di Indonesia?

Tekno | Sabtu, 24 Maret 2018 | 06:33 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB