Dampak Teror Bom Memicu Kekambuhan pada Masalah Kesehatan Ini

Vania Rossa | Firsta Nodia | Suara.com

Selasa, 15 Mei 2018 | 17:20 WIB
Dampak Teror Bom Memicu Kekambuhan pada Masalah Kesehatan Ini

Suara.com - Tak lama setelah teror bom di Surabaya, Jawa Timur, lini masa media sosial dipenuhi dengan gambar, foto, dan video mengerikan yang menggambarkan suasana mencekam dan para korban yang berjatuhan. Padahal, tahukah Anda bahwa selain tidak pantas, gambar atau video tersebut bisa memicu kekambuhan pada orang-orang dengan masalah kesehatan tertentu.

Dari sisi kesehatan, tingkat kecemasan yang tinggi bisa memicu kekambuhan pada pasien dengan penyakit kronis. Disampaikan Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD KGEH, MMB, dari FKUI RSCM, beberapa penyakit yang rentan mengalami kekambuhan akibat ketakutan mendalam antara lain maag, asma, hipertensi, diabetes, hingga jantung.

"Pasien-pasien dengan penyakit akibat asam lambung akan kambuh sakitnya karena merasa bertambah cemas atas kejadian ini, walau hanya mendapat informasi melalui media sosial. Begitu juga dengan pasien asma, kemudian pasien hipertensi tekanan darahnya bisa naik karena merasa marah, pasien dengan diabetes gula darahnya menjadi tidak terkontrol karena rasa cemas dan takut, serta bisa memicu serangan jantung akibat rasa takut dan marah yang berlebihan," ujar dr. Ari dalam rilis resmi yang diterima Suara.com, Selasa (15/5/2018).

Tak hanya itu, pasien dengan dengan irritable bowel syndrome (IBS), penyakit kronis dengan gejala sakit perut disertai gangguan buang air besar baik mencret maupun susah BAB, juga bisa kambuh akibat stres atau kecemasan berlebihan.

"Orang yang cemas bisa juga mengalami sakit kepala, nafsu makannya menurun, tidurnya menjadi susah, dan malas untuk beraktivitas. Berbagai gangguan sistem organ bisa terjadi akibat adanya faktor stres tersebut," tambah dia.

Dokter Ari pun mengimbau pada masyarakat untuk tidak menyebarluaskan gambar korban peristiwa bom karena dapat memicu ketakutan.

"Serahkan kepada pihak berwajib dan kita bantu doa bahwa penyebar teror tersebut segera ditangkap dan mendapat hukuman yang setimpal atas jatuhnya korban dan tindakan teror bom yang dilakukan," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Akui Teror Bom Berefek ke Asian Games, JK Ajak Rakyat Bersatu

Akui Teror Bom Berefek ke Asian Games, JK Ajak Rakyat Bersatu

Sport | Selasa, 15 Mei 2018 | 15:07 WIB

Kak Seto : Anak adalah Korban, Bukan Pelaku Teror

Kak Seto : Anak adalah Korban, Bukan Pelaku Teror

Health | Selasa, 15 Mei 2018 | 14:46 WIB

Imbas Teror Bom, UINSA Perketat Keamanan, Macet 200 Meter

Imbas Teror Bom, UINSA Perketat Keamanan, Macet 200 Meter

News | Selasa, 15 Mei 2018 | 08:49 WIB

Terkini

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB