Array

Metode Baru Atasi Pengapuran Sendi

Jum'at, 25 Mei 2018 | 17:05 WIB
Metode Baru Atasi Pengapuran Sendi
Ilustrasi nyeri lutut. [shutterstock]

Suara.com - Pengapuran sendi merupakan salah satu gangguan kesehatan yang kerap menyerang orang lanjut usia. Dalam istilah medis, kondisi ini dikenal dengan osteoarthritis, kondisi yang terjadi ketika sendi tulang rawan mulai menipis.

Disampaikan Dr. dr. Franky Hartono, SpOT(K) selaku Kepala Divisi Hip, Knee, and Geriatric Trauma (HKGT) Orthopaedic Center Siloam Center Siloam Hospitals Kebon Jeruk, pada dasarnya osteoarthritis dapat terjadi di semua sendi tubuh manusia, namun paling sering terjadi di sendi-sendi yang berfungsi untuk menopang berat badan, seperti sendi panggul dan lutut.

"Gejalanya bisa berupa nyeri, kaku, dan akhirnya berujung kepada ketidakmampuan pasien untuk bebas beraktivitas, seperti berjalan, mengangkat beban berlebihan, dan kegiatan fisik sehari-hari lainnya," ujar dr. Franky.

Untuk mengembalikan fungsi sendi tubuh yang terkena pengapuran, tindakan yang biasa direkomendasikan oleh dokter adalah operasi penggantian sendi. Franky menambahkan, pada awalnya, operasi penggantian lutut dilakukan secara total dengan cara melakukan pemotongan bagian sendi lutut luar dan dalam, termasuk bagian lutut yang sebenarnya masih sehat.

"Tapi sekarang sudah ada metode baru, yaitu Unicompartment Knee Arthroplasty (UKA), dimana operasi ini dilakukan dengan mengganti sendi lutut sebagian. UKA yang digunakan di Siloam Kebon Jeruk adalah model generasi ke-3 dari Oxford Unicompartmental Knee System yang paling terbaru," ujar dia.

Lebih lanjut Franky menjelaskan, teknik ini memiliki banyak kelebihan. Karena hanya sebagian sendi lutut yang dibuang, maka luka operasi yang dihasilkan menjadi lebih kecil. Selain itu, keluhan nyeri paska operasi juga lebih ringan, sehingga pasien bisa kembali pulang 1-2 hari setelah perawatan.

"Dengan tidak memotong sendi yang masih sehat, pergerakan lutut pasien akan terasa lebih alami, pasien yang menjalani UKA juga mempunyai kemampuan menekuk lutut yang lebih luas, bahkan untuk bersila, jongkok, dan melakukan olahraga low-impact," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI