Tatakan Gelas Ini Tidak Biasa dan Punya Keahlian Lain

Dythia Novianty | Firsta Nodia | Suara.com

Minggu, 08 Juli 2018 | 08:07 WIB
Tatakan Gelas Ini Tidak Biasa dan Punya Keahlian Lain
Peluncuran QNET Amezcua Geometri di Jakarta, Sabtu (7/7/2018). [Suara.com/Firsta Nodia]

Suara.com - Warnanya bening dan berbentuk bulat, membuat alat kesehatan ini mirip seperti tatakan gelas. Namun begitulah cara pemakaiannya, Anda bisa menjadikannya sebagai tatakan gelas berisi air lalu siap dikonsumsi.

Namun, benda ini bukanlah tatakan gelas biasa. Disampaikan Dr. Konstantin Korotkov, Profesor Fisika di St. Petersburg National Research Universitas Teknologi Informasi, Mekanika dan Optik di Rusia, alat bernama Amezcua Geometri ini dapat merubah energi benda yang berada didekatnya.

"Amezcua Geometri terbuat dari mineral bercampur kristal yang akan menghasilkan energi. Jadi ketika alat ini diletakkan di atas gelas berisi air maka dapat memberikan energi terhadap air tersebut. Ketika diminum, akan meningkatkan level energi tubuh dan membuang racun penyebab penyakit," ujar dr Korotkov dalam peluncuran QNET Amezcua Geometri di Jakarta, Sabtu (7/7/2018).

Dalam kesempatan yang sama, Shafi Shaik, Product Manager QNET menambahkan, selain bisa digunakan sebagai tatakan gelas, Amezcua Geometri juga bisa diletakkan di lemari es untuk membuat sayuran dan buah-buahan didalamnya lebih tahan lama.

"Bisa juga dengan meletakkan geometri di ruangan yang dapat mengonversi frekuensi tidak baik ke yang baik dalam tubuh kita," tambah dia.

Lalu bagaimana sistem kerja alat ini hingga memberi manfaat kesehatan? Dr Korotkov menjelaskan bahwa Amezcua Geometri dibuat dari mineral yang terdapat dalam air murni.

Bedanya dengan air biasa, air murni memiliki struktur heksagonal sehingga menghasilkan energi positif bagi tubuh. Dengan campuran mineral dan kristal, alat ini dapat menransfer energi ke benda-benda berbahan air sehingga memiliki struktur heksagonal.

"Cairan dalam tubuh kita sudah terstruktur sehingga tubuh hanya bisa menerima air yang terstukrur juga. Kalau konsumsi air biasa, maka tubuh perlu memproses lagi agar air menjadi terstruktur," tambah dia.

Ketika air yang masuk ke dalam tubuh memiliki struktur yang sama dengan tubuh, maka tambah Dr Korotkov, metabolisme tubuh berjalan lancar. Seseorang pun lebih terlindungi dari risiko penyakit.

"Sebaliknya, kalau nggak, orang lebih gampang jatuh sakit, sistem pencernaan terganggu. Jadi itu pentingnya konsumsi air terstuktur bisa langsung diserap sel dan tidak perlu diubah tubuh. Risiko peradangan menurun dan kita merasa sehat," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gelas Ini Bisa Mendeteksi Minuman yang Ditampungnya

Gelas Ini Bisa Mendeteksi Minuman yang Ditampungnya

Tekno | Minggu, 28 September 2014 | 14:18 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB