Studi: Kasus Serangan Jantung Pada Perempuan Hamil Meningkat

Kamis, 19 Juli 2018 | 08:07 WIB
Studi: Kasus Serangan Jantung Pada Perempuan Hamil Meningkat
Ilustrasi perempuan hamil [Shutterstock]

Suara.com - Jumlah perempuan yang mengalami serangan jantung selama dalam masa kehamilan, saat persalinan atau beberapa minggu setelah kelahiran tampaknya terus meningkat.

Hal ini terungkap dalam jurnal Mayo Clinical Proceedings terbaru. Pada jurnal tersebut, tim peneliti mengamati lebih dari 49 juta kelahiran di seluruh dunia.

Hasilnya, diketahui ada 922 perempuan mengalami serangan jantung selama kehamilan, 1.061 mengalami serangan jantung selama proses persalinan, dan 2.390 perempuan mengalami serangan jantung setelah proses melahirkan.

Secara keseluruhan, risiko terkena serangan jantung memang relatif rendah. Tetapi, risikonya meningkat 25% dari 2002 hingga 2014 dan sudah dianggap mengkhawatirkan.

Di antara perempuan yang mengalami serangan jantung selama atau sesaat setelah kehamilan, angka kematian di rumah sakit mencapai 4,5% dan dianggap sangat tinggi oleh para peneliti.

"Meskipun serangan jantung pada perempuan muda jarang terjadi, periode selama dan sesaat setelah kehamilan sangat rentan, di mana penyakit jantung mungkin menjadi kedok," kata penulis studi penelitian, Dr. Nathaniel Smilowitz, yang juga seorang ahli jantung dan asisten profesor kedokteran di NYU Langone kepada TIME.

Meski begitu, peneliti belum tahu penyebab jelas dari meningkatnya masalah jantung selama dan sesaat setelah kelahiran.

Tetapi peneliti berspekulasi bahwa ada beberapa hal yang bisa menjadi alasan. Pertama, banyak perempuan yang menunda memiliki anak dan hamil saat usia lebih tua. Mereka dianggap memiliki risiko terkena serangan jantung lebih tinggi daripada perempuan yang lebih muda.

Dibandingkan dengan perempuan hamil yang berusia 20-an, perempuan hamil berusia 35 hingga 39 tahun memiliki risiko serangan jantung lima kali lebih besar, dan risikonya akan lebih tinggi lagi untuk perempuan hamil di atas 40 tahun.

Baca Juga: Syphon, Teknik Mengolah Biji Kopi yang Kaya Rasa

Kedua, penyakit seperti obesitas dan diabetes juga meningkatkan risiko terkena penyakit jantung. "Semua perempuan harus mengetahui faktor risiko kardiovaskular mereka, seperti tekanan darah tinggi, diabetes dan obesitas. Hubungi dokter mereka untuk mengendalikan faktor-faktor ini sebelum atau selama kehamilan," terang Smilowitz .

Ia juga menyarankan agar perempuan hamil atau baru saja melahirkan yang merasakan sensasi nyeri dada atau terbakar, harus segera mengenali tanda-tanda peringatan tersebut dan menghubungi dokter terdekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI