Sindrom Penis Mengecil, Fakta atau Mitos?

Liberty Jemadu

Sabtu, 21 Juli 2018 | 09:44 WIB
Sindrom Penis Mengecil, Fakta atau Mitos?
Ilustrasi pisang. [Shutterstock]

Sindrom penis mengerut akibat rasa panik ini terjadi di beberapa wilayah di Indonesia. Yang pertama tercatat dari Sulawesi Selatan pada 1859. Hanya dalam beberapa dekade terakhir informasi yang signifikan muncul dari wilayah lain.

Di Flores barat dan tengah, sindrom ini dikenal dengan sebutan ru’u pota, “sihir pengecil”. Koran lokal Flores Post melaporkan epidemi dengan ratusan kasus tersebut di Ende dari 5-7 Oktober 1999.

Di Sumba Timur, sindrom ini dikenal sebagai hei lulu, “semuanya naik ke atas”. Di distrik Belu di Timor sindrom ini dikenal sebagai lulik oan subaran, “si kecil yang suci sedang bersembunyi”. Laporan mengenai kondisi ini muncul di surat kabar lokal di Indonesia dan laporan ahli antropologi lokal, tapi belum pernah di jurnal medis internasional.

Cerita dukun penyembuh koro

Karena ketidakjelasan seputar teori Simons, ketika saya mendengar pada 2002 tentang seorang dukun dari Sumba di pinggiran Waingapu yang terkenal dapat menyembuhkan koro, saya memutuskan untuk mengunjunginya.

Umbu Hina Panjarra seorang peternak babi dan penggemar berat Megawati Soekarnoputri, mantan presiden Indonesia, sangat bersemangat ketika bercerita. Dia mengatakan bahwa tidak hanya warga desa, tapi beberapa pejabat penting pemerintah juga diantar secara tergesa-gesa ke rumah sederhana beralas tanah milik Hina, seringkali dengan sehelai tali yang diikat pada penis mereka untuk mencegahnya menghilang.

Hina memberi perawatan dengan pijatan yang keras, memijat otot betis dan paha ke arah atas, dan memijat perut ke arah bawah, seakan-akan mendorong semacam energi tubuh menuju penis yang mengecil. Sangat penting untuk memijat dengan keras, katanya, dan memberi tekanan pijat yang menyakitkan.

Gaya dukun ini seperti pemain pertunjukan yang antusias dan dia suka meminta pasiennya telanjang bulat agar keadaan penis yang membaik dapat terlihat, dan drama membuka tali yang mengikat penis menjadi tanda bahwa baik tabib dan pasien sudah yakin bahwa krisis telah berlalu.

Ini materi yang menakjubkan. Namun, cerita ini merupakan anekdot dan tidak membuktikan tesis milik Simons.

Hina tidak memiliki catatan pengukuran atau foto atau dokumentasi apapun. Gaya berbahasa Hina merupakan gaya tabib karismatik dan bukan gaya bahasa pengamat yang objektif, berhati-hati dan kritis terhadap dirinya sendiri.

Namun, ceritanya menjadi petunjuk bahwa memang ada refleks penis mengerut yang patut diteliti secara sungguh-sungguh.

Saya dengan mudah menemukan Hina Panjarra di Sumba karena sebelumnya saya pernah bekerja di sana sebagai Pejabat Kepala Dinas Kesehatan di Sumba Barat pada 1968-69, tapi saya hanya seorang pengunjung pada tahun 2002 dan tidak pada posisi untuk mengumpulkan bukti-bukti hasil pengamatan terhadap pasien Hina. Namun, saya menjadi yakin bahwa mengumpulkan lebih banyak informasi mengenai topik ini cukup bernilai.

Bukti baru

Baru-baru ini bukti baru muncul dari beberapa dokter di Kairo, Mesir, yang memberikan suntikan botoks pada pria yang malu karena penis yang mengecil. Mereka telah mempublikasikan pengukuran tingkat mengecilnya penis dan tingkat perbaikan hasil dari suntikan botoks.

Mengikuti beberapa petunjuk, saya mengunjungi Ende dan kemudian Makassar, dan menemukan dukun di kedua tempat, yang mengobati sindrom ru’u pota dan koroq.

Meskipun kepercayaan masing-masing budaya berbeda dari tempat ke tempat, begitu juga dengan gaya dan metode penyembuhan para dukun, ketiga tabib yang saya ajak bicara menekankan dua hal: bahwa mengecilnya penis itu betul-betul terjadi, dan selama pasien dibawa dengan selamat ke rumah sang dukun, mereka semua bisa disembuhkan dan penisnya kembali ke kondisi normal.

Meskipun koro ditemukan di Indonesia, publikasi internasional terbaru mengenai koro datang dari India, Afrika dan banyak negara lain, tapi tidak satu pun dari Indonesia.

Mungkin sudah saatnya bagi ahli antropologi medis Indonesia dan peneliti kesehatan untuk membangkitkan kembali penelitian dengan subjek koro, mengambil manfaat dari keberlanjutan praktik dukun di bidang ini.

Artikel ini sudah diterbitkan sebelumnya di The Conversation.

The Conversation

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masa Lalu Biksu Mesum di Thailand Dibongkar Polisi: Pernah Menikah dan Jadi Dukun

Masa Lalu Biksu Mesum di Thailand Dibongkar Polisi: Pernah Menikah dan Jadi Dukun

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 11:54 WIB

Ulasan Cafe Minamdang: Penyamaran Dukun Palsu Bongkar Aksi Kejahatan

Ulasan Cafe Minamdang: Penyamaran Dukun Palsu Bongkar Aksi Kejahatan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:30 WIB

Dukun yang Kutuk Harry Kane Kini Ramal Argentina Bakal Ditekuk Tanjung Verde

Dukun yang Kutuk Harry Kane Kini Ramal Argentina Bakal Ditekuk Tanjung Verde

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 02:19 WIB

Dukun Magang: Mengapa Horor Komedi Jadi Formula Paling 'Nagih' di Bioskop Indonesia?

Dukun Magang: Mengapa Horor Komedi Jadi Formula Paling 'Nagih' di Bioskop Indonesia?

Your Say | Kamis, 25 Juni 2026 | 10:55 WIB

Praktik Sihir di Piala Dunia: Dulu Cristiano Ronaldo Kini Harry Kane Jadi Target

Praktik Sihir di Piala Dunia: Dulu Cristiano Ronaldo Kini Harry Kane Jadi Target

Bola | Selasa, 23 Juni 2026 | 01:22 WIB

NGORBIT: Dari Skripsi ke Dunia Gaib, Perjalanan Raka di Film 'Dukun Magang'

NGORBIT: Dari Skripsi ke Dunia Gaib, Perjalanan Raka di Film 'Dukun Magang'

Video | Senin, 22 Juni 2026 | 22:05 WIB

Review Dukun Magang: Komedi Absurd yang Sukses Bikin Merinding Sekaligus Ngakak!

Review Dukun Magang: Komedi Absurd yang Sukses Bikin Merinding Sekaligus Ngakak!

Your Say | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50 WIB

Misteri Kuntilanak Hitam di Film Horor Komedi 'Dukun Magang', Bikin Takut Tapi Ngakak

Misteri Kuntilanak Hitam di Film Horor Komedi 'Dukun Magang', Bikin Takut Tapi Ngakak

Video | Senin, 15 Juni 2026 | 11:46 WIB

Film Dukun Magang: Ketika Para Komika Beraksi Lawan Hal Mistis

Film Dukun Magang: Ketika Para Komika Beraksi Lawan Hal Mistis

Video | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam

Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam

Entertainment | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:28 WIB

Terkini

TVS Perkuat Lini Modern Retro Lewat Peluncuran Seri TVS Ronin Agonda

TVS Perkuat Lini Modern Retro Lewat Peluncuran Seri TVS Ronin Agonda

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:09 WIB

Dwi Bagus Jagal Sadis Madiun: Si Pintar Lulusan ITB Diburu Korporasi Asing dengan Gaji 9 Juta/Hari

Dwi Bagus Jagal Sadis Madiun: Si Pintar Lulusan ITB Diburu Korporasi Asing dengan Gaji 9 Juta/Hari

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:08 WIB

Beda IHSG, Rupiah Justru Perkasa ke Level Rp18.137

Beda IHSG, Rupiah Justru Perkasa ke Level Rp18.137

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Astra Luncurkan Program Kontribusi Sosial 70 Tahun Astra dan Apresiasi 17th SATU Indonesia Awards

Astra Luncurkan Program Kontribusi Sosial 70 Tahun Astra dan Apresiasi 17th SATU Indonesia Awards

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:03 WIB

Media Asing: Taktik Kilat Timnas Indonesia di Piala Dunia U-15 Ditiru Timnas Spanyol

Media Asing: Taktik Kilat Timnas Indonesia di Piala Dunia U-15 Ditiru Timnas Spanyol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:02 WIB

Catat! 9 Rute Transjakarta Terdampak Demo di Kawasan Patung Kuda Sore Ini

Catat! 9 Rute Transjakarta Terdampak Demo di Kawasan Patung Kuda Sore Ini

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Penjualan AVIA Tumbuh 16,7 Persen, Capai Rp6,9 Triliun di Kuartal III

Penjualan AVIA Tumbuh 16,7 Persen, Capai Rp6,9 Triliun di Kuartal III

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Sunscreen untuk Usia 40-an Sebaiknya SPF Berapa? Cek Level Terbaiknya

Sunscreen untuk Usia 40-an Sebaiknya SPF Berapa? Cek Level Terbaiknya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:59 WIB

Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol

Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol

Sumbar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Sinopsis Live in This Moment, Drama China Terbaru Tiffany Tang di WeTV

Sinopsis Live in This Moment, Drama China Terbaru Tiffany Tang di WeTV

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:55 WIB

×