Suara.com - Seorang bayi bernama Rayyan Haryo Ardianto lahir tanpa anus di Kota Depok, Jawa Barat. Putra pasangan Haryanto (44) dan Oklavia Supriatin (39) ini tak bisa membuang kotoran lewat anus sehingga harus menjalani operasi di RSPAD Gatot Subroto.
Operasi dilakukan untuk membuang kotoran yang menumpuk di perutnya. Kondisinya kini sudah semakin membaik pasca operasi pertama yang dilakukan pada 31 Juli 2018 di RSPAD Gatot Soebroto.
Namun Rayyan belum memiliki anus dan rencananya akan melakukan operasi kedua, yakni operasi pembuatan anus, di RSPAD Gatot Soebroto pada 31 Oktober 2018 mendatang.
"Insyallah operasi pembuatan lubang anusnya," ucap Oklavia, kepada Suara.com, Minggu (9/9/2018).
Sebelum dilakukan operasi untuk pembuatan anus, Rayyan sekarang diberikan asi ditambah susu formula untuk menambah berat badannya.
"Karena memang harus dikejar berat badanya sampai Oktober nanti. Kontrol tanggal 1 September berat badannya sudah 3,2 kilogram," ujarnya.
Tak mudah menghidupi anak yang terlahir tanpa anus. Orang tua Rayyan kesulitan mencari dana pengobatan karena ayahnya hanya bekerja sebagai sopir ojek online.
Oklavia mengaku sudah tiga kali melakukan kontrol di Rumah Sakit Hermina Depok dan harus mengeluarkan uang ratusan ribu rupiah.
Ia memilih Rumah Sakit Hermina Depok karena jaraknya yang lebih dekat dibandingkan dengan RSPAD Gatot Soebroto.
"Kalau kontrol saya bayar pribadi, satu kontrol reguler Rp 242 ribu dan dua kali eksekutif, yang pertama buka jahitan Rayyan Rp 625 ribu dan yang kedua Rp 328 ribu," tutur dia.
Dengan musibah yang dialami anaknya, Oklavia mengaku belum menerima bantuan dari Pemerintah Kota Depok.
"Cuma nengok Rayyan saja, itu pun baru Pak Lurah Beji, bidan dari Puskesmas Beji dan perwakilan dari pihak GPI," ungkapnya lagi.
Ia pun bersyukur dana operasi Rayyan untuk membuat lubang anus ditanggung BPJS Kesehatan yang dibuat secara pribadi.
"Kami butuh dana buat kontrol dan perawatan Rayyan. Karena kantong kolostomi, pampers dan susu kan harus dibeli rutin. Itu pun harga mahal," tutupnya. (Supriyadi)
Kontributor : Supriyadi