Studi : Usia 40 Tahun Lebih Produktif Bila Jam Kerja Rendah

Ade Indra Kusuma | Dinda Rachmawati | Suara.com

Kamis, 20 September 2018 | 17:15 WIB
Studi : Usia 40 Tahun Lebih Produktif Bila Jam Kerja Rendah
Ilustrasi bekerja (Shutterstock)

Suara.com - Bekerja lima hari dalam satu minggu seakan sudah menjadi rutinitas kebanyakan orang sejak usia produktif. Tapi, jika Anda memasuki usia 40 tahun, sebaiknya kurangi jam kerja Anda menjadi lebih rendah, karena bisa meningkatkan kualitas produktifitas Anda, Inilah yang dikatakan dalam sebuah studi penelitian.

Disebutkan dalam studi, bahwa produktivitas justru akan meningkat jika mereka (usia 40 tahun ke atas) bekerja dengan jam yang lebih rendah. Penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di University of Melbourne di bawah Melbourne Institute of Applied Economics and Social Research, mengevaluasi karier, keluarga, dan kesejahteraan individu dan ekonomi para peserta.

Para peneliti menguji kemampuan kognitif peserta studi. Mereka diuji pada tingkat yang berbeda yang mengharuskan mereka untuk mencocokkan angka dan huruf dalam waktu tertentu dan membaca daftar angka secara mundur. Setelah tes selesai, para ilmuwan membuat beberapa pengamatan yang menarik.

Menurut para peneliti, orang yang berusia di atas 40 tahun memiliki kemampuan kognitif yang lebih baik dan lebih produktif ketika mereka bekerja hanya tiga hari dalam seminggu.

Colin McKenzie, salah satu peneliti yang mengambil bagian dalam studi tersebut mengatakan bahwa bekerja berjam-jam mungkin membuat seseorang tidak produktif setelah mereka mencapai usia tertentu. Menurutnya, bekerja berlebihan bisa lebih merusak fungsi otak dibandingkan tidak bekerja sepenuhnya.

Stres dan kelelahan adalah faktor utama yang mempengaruhi produktivitas seseorang. Menurut para ahli, ketika orang memasuki usia 40 tahun, mereka harus belajar untuk lebih rileks karena akan membantu mereka menjalani kehidupan yang lebih baik, baik secara pribadi maupun profesional, dan hal itu akan memicu meningkatkan produktifitasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi : HPV Tingkatkan Risiko Kanker Esofagus

Studi : HPV Tingkatkan Risiko Kanker Esofagus

Health | Selasa, 18 September 2018 | 18:15 WIB

Studi : Penggunaan Disinfektan Bisa Bikin Bayi Kegemukan

Studi : Penggunaan Disinfektan Bisa Bikin Bayi Kegemukan

Health | Selasa, 18 September 2018 | 15:37 WIB

Studi : 6 Hal Ini Bikin Perempuan Jijik, Seks Salah Satunya

Studi : 6 Hal Ini Bikin Perempuan Jijik, Seks Salah Satunya

Lifestyle | Jum'at, 14 September 2018 | 21:00 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB