Kondisi Depresi Bisa Diprediksi dari Unggahan di Facebook

Vania Rossa | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 18 Oktober 2018 | 11:12 WIB
Kondisi Depresi Bisa Diprediksi dari Unggahan di Facebook
Ilustrasi aplikasi Facebook. [Shutterstock]

Suara.com - Di antara banyaknya media sosial, Facebook masih diminati. Buktinya, masih banyak pengguna Facebook yang aktif mengunggah foto atau status di media sosial ini. Nah, tahukah Anda bahwa unggahan di Facebook kini bisa menjadi petunjuk adanya risiko depresi?

Ya, hal ini diungkapkan sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Prosiding National Academy of Sciences. Para peneliti mengatakan, kata-kata yang digunakan orang dalam tulisan mereka di Facebook dapat menunjukkan apakah mereka membutuhkan dukungan kesehatan mental karena potensi depresi.

"Kami mengamati bahwa pengguna yang akhirnya memiliki diagnosis depresi menggunakan lebih banyak kata ganti orang pertama tunggal dalam unggahan mereka di Facebook, yang mana menunjukkan keasyikan dengan diri sendiri," ujar peneliti Johannes Eichstaedt.

Untuk mengarah pada kesimpulan ini, peneliti menganalisis 683 orang yang mengunjungi ruang gawat darurat dan diminta untuk melihat halaman Facebook mereka. Sementara mayoritas responden tidak mengalami depresi, 114 diantaranya telah didiagnosis dengan depresi berdasarkan catatan medis mereka sebelumnya.

Para peneliti memeriksa setiap unggahan Facebook pasien selama enam bulan sebelum didiagnosis depresi untuk melihat apakah mereka memberikan petunjuk tentang keadaan mental mereka di media sosial.

Tulisan yang menggunakan kata-kata seperti "ugh", "benci", "sakit", "rindu", "menangis", dan "air mata" lebih sering dikaitkan dengan gejala depresi.

Karena kasus depresi dan bunuh diri meningkat di Amerika Serikat, platform media sosial ini menyediakan fitur bagi para peneliti untuk mendapatkan wawasan tentang masalah kesehatan mental.

Facebook memulai programnya sendiri pada tahun 2015 yang memungkinkan pengguna untuk menandai akun orang-orang yang memiliki niatan untuk bunuh diri. Perusahaan ini juga telah menggunakan algoritma kecerdasan buatan untuk membantu mencegah tindakan bunuh diri.

Di sisi lain, sekelompok peneliti yang berbeda melaporkan pada 2017 lalu bahwa Instagram juga berpotensi mengidentifikasi orang-orang dengan risiko depresi seperti lebih sering menggunakan filter hitam putih untuk foto yang mereka unggah.

Namun, temuan ini menimbulkan pertanyaan penting tentang privasi status kesehatan seseorang. Para peneliti mengakui bahwa penerapan algoritma dapat mengubah unggahan media sosial menjadi informasi kesehatan yang dilindungi.

"Demikian pula, mereka yang menafsirkan data perlu menyadari bahwa orang dapat mengubah apa yang mereka tulis berdasarkan persepsi mereka tentang bagaimana informasi itu dapat diamati dan digunakan," tandas peneliti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Para Investor Facebook Siap Gulingkan Posisi Mark Zuckerberg

Para Investor Facebook Siap Gulingkan Posisi Mark Zuckerberg

Tekno | Kamis, 18 Oktober 2018 | 06:48 WIB

Polisi Bongkar Praktik Prostitusi di Grup Facebook Cewe Karawang

Polisi Bongkar Praktik Prostitusi di Grup Facebook Cewe Karawang

Tekno | Rabu, 17 Oktober 2018 | 18:29 WIB

Viral di Facebook, Rukiah Unik dengan Pistol Mainan

Viral di Facebook, Rukiah Unik dengan Pistol Mainan

Tekno | Selasa, 16 Oktober 2018 | 20:00 WIB

Terkini

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB