Ingin Panjang Umur, Yuk Sering-Sering Makan Ikan Laut

M. Reza Sulaiman | Firsta Nodia | Suara.com

Jum'at, 19 Oktober 2018 | 13:15 WIB
Ingin Panjang Umur, Yuk Sering-Sering Makan Ikan Laut
Ingin panjang umur, makan ikan laut dari sekarang. (Shutterstock)

Suara.com - Panjang umur dan awet muda tentunya impian semua orang. Ingin panjang umur dan awet muda, perbanyak konsumsi ikan laut dari sekarang.

Seiring bertambahnya usia tampaknya semua orang akan mengalami tanda-tanda penuaan seperti munculnya garis halus di wajah, kulit yang mulai keriput hingga risiko penyakit degeneratif.

Nah kabar baiknya, gejala penuaan ini bisa diperlambat dengan pola makan yang kita jalani sehari-hari. Sebuah studi terkini yang dipublikasikan British Medical Journal menunjukkan fakta bahwa konsumsi ikan laut bisa membantu kita panjang umur dan tampak awet muda dari segi tampilan maupun fungsi organ dalam.

Untuk mendapatkan temuan ini, peneliti menganalisis pola diet 2.662 pensiunan selama 22 tahun masa penelitian. Mereka juga diminta untuk melakukan pemeriksaan darah untuk mengecek kadar asam lemak omega-3 dalam darah mereka.

Hasilnya, responden yang memiliki asam lemak omega-3 dalam darah mereka berisiko 24 persen lebih rendah untuk mengalami beragam penyakit kronis atau gangguan mental terkait pertambahan usia dibandingkan mereka yang tidak.

Asam lemak omega-3 sendiri banyak terkandung dalam ikan laut. Menurut peneliti kandungan inilah yang berperan mencegah kanker, demensia, dan penyakit jantung yang erat kaitannya dengan usia senja.

Asam lemak omega-3 juga berperan dalam menjaga kesehatan kulit sehingga lebih lembab tampak awet muda. Peneliti utama studi, dr. Heidi Lai mengatakan bahwa kini pandangan masyarakat mengenai panjang umur telah bergeser ke arah penekanan pada penuaan yang sehat.

"Dengan populasi lansia yang semakin besar, terjadi pergeseran makna panjang umur, di mana orang lebih ingin menua secara sehat," ujar Lai.

Seperti diketahui prevalensi penyakit kronis pada lansia cukup tinggi. Stroke, penyakit jantung dan demensia menempati posisi teratas penyakit yang paling banyak diidap para lansia. NHS sendiri merekomendasikan masyarakat untuk mengonsumsi dua porsi ikan kaya asam lemak omega-3 selama seminggu, salah satunya salmon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wah Ikan Kembung Lebih Bergizi Dibanding Salmon Lho

Wah Ikan Kembung Lebih Bergizi Dibanding Salmon Lho

Lifestyle | Kamis, 11 Oktober 2018 | 16:04 WIB

Ibu Malas Makan Ikan Bikin Angka Stunting di Indonesia Tinggi

Ibu Malas Makan Ikan Bikin Angka Stunting di Indonesia Tinggi

Health | Kamis, 11 Oktober 2018 | 15:42 WIB

Ikan Tak Lagi Bernutrisi Jika Disimpan dengan Cara Ini

Ikan Tak Lagi Bernutrisi Jika Disimpan dengan Cara Ini

Lifestyle | Kamis, 11 Oktober 2018 | 15:30 WIB

3 Alasan Mengapa Makan Ikan Dianjurkan untuk Kesehatan

3 Alasan Mengapa Makan Ikan Dianjurkan untuk Kesehatan

Health | Senin, 08 Oktober 2018 | 15:30 WIB

Studi : Ini Manfaat Jika Ibu Hamil Teratur Makan Ikan

Studi : Ini Manfaat Jika Ibu Hamil Teratur Makan Ikan

Health | Jum'at, 28 September 2018 | 20:04 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB