Sakit Kepala Saat Cuaca Dingin, Atasi dengan Kenali Polanya

Silfa Humairah Utami

Selasa, 23 Oktober 2018 | 15:23 WIB
Sakit Kepala Saat Cuaca Dingin, Atasi dengan Kenali Polanya
Ilustrasi sakit kepala. (Shutterstock)

Suara.com - Sakit kepala saat cuaca dingin sering dialami sebagian orang, mereka lebih peka terhadap perubahan suhu lingkungan.

Menurut sebuah penelitian dalam The Journal of Headache and Pain, kondisi cuaca dingin bisa memicu sakit kepala dan migraine dilansir Hello Sehat. 

Terlebih, dr. Shuu-Jiun Wang, seorang ahli saraf yang juga mengepalai penelitian tersebut, mengatakan bahwa beberapa orang rentan mengalami sakit kepala saat cuaca dingin karena memang memiliki kelainan genetik yang menyebabkan saraf-saraf mereka lebih peka terhadap perubahan suhu lingkungan.

Ketika suhu cuaca menurun, tekanan udara di sekitar Anda ikut menurun sementara kelembapan udara meningkat. Akibatnya, suhu tubuh Anda pun turun tiba-tiba. Beragam perubahan mendadak tersebut membuat kadar hormon serotonin yang diatur oleh otak jadi tidak seimbang.

Saraf-saraf otak pun akan bereaksi secara berlebihan dan mengakibatkan sakit kepala. Cuaca bahkan disebut memperburuk sakit kepala yang disebabkan oleh pemicu lainnya.

Menurut situs kesehatan Web MD, sakit kepala saat cuaca dingin adalah reaksi perlindungan diri terhadap tekanan lingkungan yang buruk.

Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh National Headache Foundation ada 73 persen orang yang merasakan sakit kepala saat terjadi perubahan cuaca, 38 persen karena perubahan suhu yang ekstrem seperti lebih dingin atau lebih panas, dan dingin karena angin kencang sebesar 18 persen.

Hal pertama yang Anda lakukan untuk mengatasi sakit kepala saat cuaca dingin adalah mencatat setiap rasa sakit ketika Anda merasakannya, termasuk tanggal dan waktunya. Beberapa orang biasanya akan merasakan tanda ketika sakit kepala akan datang lebih tepatnya 48 jam sebelum sakit kepala menyerang. Seperti apa tandanya?

-Lebih mudah marah
-Merasa depresi
-Sering menguap
-Mencatat setiap kejadian sakit kepala yang Anda alami dapat membantu Anda untuk mencari tahu apa pemicu yang sebenarnya. Ingat kembali apa yang Anda rasakan satu atau dua hari sebelum sakit kepala. Catat juga apa yang terjadi pada Anda belakangan ini. Hal ini untuk memastikan apakah sakit kepala Anda disebabkan oleh perubahan cuaca atau karena pemicu yang lain.

baca juga

Simpan catatan ini selama tiga bulan agar Anda bisa mengenali pola sakit kepala yang muncul. Anda juga bisa mengonsultasikan hal ini kepada dokter untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat.

Jadi sakit kepala karena cuaca dingin bisa diatasi dan dihindari dengan mengetahui polanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Panasnya Jakarta Jadi Berkah untuk Tukang Kipas dan Servis AC

Panasnya Jakarta Jadi Berkah untuk Tukang Kipas dan Servis AC

Bisnis | Rabu, 17 Oktober 2018 | 12:20 WIB

Begini Cara Redakan Migrain Tanpa Obat

Begini Cara Redakan Migrain Tanpa Obat

Health | Selasa, 16 Oktober 2018 | 13:15 WIB

Migrain Berbeda dengan Sakit Kepala Sebelah

Migrain Berbeda dengan Sakit Kepala Sebelah

Health | Selasa, 16 Oktober 2018 | 11:23 WIB

Terkini

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

News | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:26 WIB

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:23 WIB

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:22 WIB

Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius

Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 19:21 WIB

×