Piring Ini Bikin Anak Mau Makan Sayur

Vania Rossa | Suara.com

Selasa, 23 Oktober 2018 | 16:04 WIB
Piring Ini Bikin Anak Mau Makan Sayur

Suara.com - Banyak orangtua mengeluh tentang anak-anaknya yang menolak makan sayur. Segala cara dilakukan demi si kecil mau menelan makanan penuh nutrisi ini. Nah, kalau Anda termasuk salah satu dari orangtua tersebut, hasil penelitian berikut mungkin bisa jadi angin segar. Hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal JAMA pediatrics menunjukkan bahwa penggunaan piring kompartemen dengan gambar makanan di setiap bagiannya dapat membuat anak makan lebih banyak sayuran.

MyPlate, piring yang bikin anak mau makan sayur. (MyPlate.gov)
MyPlate, piring yang bikin anak mau makan sayur. (MyPlate.gov)

Penelitian di atas dilakukan terhadap sekelompok anak prasekolah. Hasil yang sama juga terjadi ketika penelitian dilakukan pada anak usia sekolah dasar. "Ini adalah periode waktu yang sangat penting dalam kehidupan anak-anak untuk mau mengonsumsi buah dan sayuran," Emily Melnick, seorang kandidat doktor dalam ilmu kesehatan dan perilaku di University of Colorado Denver.

Dilansir dari CNN, ketika menggunakan piring tersebut, anak-anak akan mengambil sebanyak 14 gram sayuran lebih banyak per harinya, dan makan sekitar 7,5 gram lebih banyak dibandingkan saat menggunakan piring putih biasa. Ini berarti, sayur tambahan yang mereka makan setara dengan satu atau dua buah wortel.

Menurut Roseanne Lesack, seorang psikolog perilaku anak yang bekerja di klinik gangguan makan di Nova Southeastern University di Florida, banyak orangtua di Amerika yang benar-benar stres tentang apa yang harus dilakukan pada anak-anak mereka yang tak mau makan sayur.

Anak-anak usia 4 hingga 8 tahun harus makan sekitar 1,5 cangkir sayuran setiap hari, atau lebih banyak tergantung pada aktivitas fisik mereka. Demikian menurut Departemen Pertanian AS, yang menggunakan konsep MyPlate sebagai desain yang digunakan dalam penelitian.

Meski sebenarnya tambahan 7,5 gram sayuran tidak berarti porsi ekstra, menurut Melnick hal tersebut menunjukkan kesediaan si anak untuk mengambil lebih banyak buah dan sayuran, yang menurut penelitian lain dapat dikaitkan dengan preferensi yang lebih untuk melakukan hal-hal yang sehat di kemudian hari.

Lesack, yang juga seorang ibu dan seorang vegetarian, mengatakan bahwa yang terpenting adalah memperkenalkan anak-anak pada makanan sehat. Ibu juga memutuskan kebiasaan makan seperti apa yang akan diterapkan di rumah. "Inilah salah satu hal paling penting yang bisa dilakukan orangtua untuk menanamkan kebiasaan makan sehat anak-anak mereka."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lonceng Bisa Dorong Anak Makan Lebih Banyak Sayuran, Kok Bisa?

Lonceng Bisa Dorong Anak Makan Lebih Banyak Sayuran, Kok Bisa?

Health | Rabu, 30 Agustus 2017 | 13:12 WIB

Ingin Anak Suka Sayur, Coba Tips Berikut!

Ingin Anak Suka Sayur, Coba Tips Berikut!

Health | Selasa, 01 November 2016 | 08:30 WIB

Pakar: Anak Gemar Sayur Lebih Pintar dan Bahagia

Pakar: Anak Gemar Sayur Lebih Pintar dan Bahagia

Health | Kamis, 12 Mei 2016 | 13:48 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB