RS Kanker Dharmais : Bakal Ada Terapi Kanker Minim Efek Samping

Vania Rossa, Firsta Nodia

Kamis, 25 Oktober 2018 | 13:25 WIB
RS Kanker Dharmais : Bakal Ada Terapi Kanker Minim Efek Samping
Ilustrasi terapi atau pengobatan kanker. (Shutterstock)

Suara.com - RS Kanker Dharmais sebagai Pusat Kanker Nasional di Indonesia terus berupaya untuk menghadirkan penanganan kanker terbaru yang canggih. Prof. dr. H. Abdul Kadir, PhD, Sp.THT-KL (K) MARS, selaku Direktur Utama RS Kanker Dharmais mengatakan bahwa dalam kurun 2-3 tahun mendatang, pihaknya menargetkan pengadaan alat terapi sinar proton.

Terapi sinar proton ini, menurut Abdul, sangat canggih. Bahkan di negara tetangga seperti Malaysia dan Filipina, terapi ini belum digunakan. Selain lebih optimal dalam menekan pertumbuhan sel kanker, terapi sinar proton juga relatif minim efek samping.

"Alat ini sangat canggih, tapi efek sampingnya paling minimal dalam pengobatan. Saat ini kita sedang proses tender, rencananya 2-3 tahun mendatang kita sudah bisa gunakan di RS Kanker Dharmais," ujar Prof. Abdul dalam pembukaan '7th Meeting of Asian Cancer Center Alliance' di Jakarta, Kamis (25/10/2018).

Untuk saat ini, kata Abdul, RS Kanker Dharmais memang masih menyediakan penanganan kanker yang sifatnya konvensional seperti kemoterapi dan radioterapi. Namun ke depan, ia berharap bisa menerapkan pengobatan lain seperti imunoterapi yang secara ilmiah terbukti lebih optimal dalam membunuh sel kanker.

"Kita sedang kembangkan juga imunoterapi. Karena ini paling optimal menurut uji klinis. Kita harapkan segera bisa diterapkan di Indonesia, karena dengan populasi 260 juta jiwa, prevalensi kanker di negara kita cukup banyak," tambah dia.

Prof. Abdul berharap dengan semakin berkembangnya metode pengobatan kanker di Indonesia, dapat membuat masyarakat mengurungkan diri untuk berobat ke negara tetangga. Selain biaya yang dikeluarkan lebih mahal, pengobatan di negara lain juga berpengaruh pada pengeluaran devisa negara.

"Kami punya cita-cita, punya mimpi sebagai RS Pusat Kanker Nasional di Indonesia, levelnya bisa sama dengan yang ada di Singapura, Jepang, dan Korea. Kami tidak ingin masyarakat kita berobat ke negara lain karena itu hanya menghabiskan devisa kita 28 triliun per tahun," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kanker Payudara Lebih Mematikan bagi Perempuan Berkulit Hitam

Kanker Payudara Lebih Mematikan bagi Perempuan Berkulit Hitam

Health | Senin, 22 Oktober 2018 | 21:00 WIB

Kanker Payudara pada Lelaki, Bagaimana Pengobatannya?

Kanker Payudara pada Lelaki, Bagaimana Pengobatannya?

Health | Senin, 22 Oktober 2018 | 16:28 WIB

Studi: Efek Samping Kemoterapi Lebih Berat Bagi Pasien Perempuan

Studi: Efek Samping Kemoterapi Lebih Berat Bagi Pasien Perempuan

Health | Jum'at, 19 Oktober 2018 | 17:11 WIB

Terkini

Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya

Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:13 WIB

Rekam Jejak Irjen Slamet Uliandi, Dulu Kapten Jack Jemput Sambo Kini Tersangka Penyadapan Prabowo

Rekam Jejak Irjen Slamet Uliandi, Dulu Kapten Jack Jemput Sambo Kini Tersangka Penyadapan Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:12 WIB

7 Rekomendasi Moisturizer untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Melembapkan dan Mengurangi Flek Hitam

7 Rekomendasi Moisturizer untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Melembapkan dan Mengurangi Flek Hitam

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:11 WIB

Jokowi Pakai Batik Mega Mendung di PN Jakarta Timur, Ini 4 Makna Filosofis di Balik Motifnya

Jokowi Pakai Batik Mega Mendung di PN Jakarta Timur, Ini 4 Makna Filosofis di Balik Motifnya

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:10 WIB

6 Zodiak yang Dianggap Paling Peka dan Perhatian, Selalu Mengerti Perasaan Pasangan

6 Zodiak yang Dianggap Paling Peka dan Perhatian, Selalu Mengerti Perasaan Pasangan

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:06 WIB

KPK Beri Sinyal Bakal Periksa Nusron Wahid Lagi Terkait Suap HGB

KPK Beri Sinyal Bakal Periksa Nusron Wahid Lagi Terkait Suap HGB

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:05 WIB

Nasib Generasi Sandwich: Bisakah Berbakti Tanpa Mengorbankan Masa Depan?

Nasib Generasi Sandwich: Bisakah Berbakti Tanpa Mengorbankan Masa Depan?

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 11:00 WIB

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam? Ini Waktu yang Tepat untuk Reapply

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam? Ini Waktu yang Tepat untuk Reapply

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 10:57 WIB

Jalan Terjal Persib Bandung Taklukkan Raksasa Asia Demi Gelar Juara ACL Two

Jalan Terjal Persib Bandung Taklukkan Raksasa Asia Demi Gelar Juara ACL Two

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 10:55 WIB

Biaya Operasional MBG Dipangkas, BGN Minta Dapur Tak Asal Kurangi Relawan

Biaya Operasional MBG Dipangkas, BGN Minta Dapur Tak Asal Kurangi Relawan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 10:52 WIB

×