Kelelawar Hingga Nyamuk Berpotensi Ancam Kesehatan Masyarakat

M. Reza Sulaiman

Rabu, 07 November 2018 | 14:30 WIB
Kelelawar Hingga Nyamuk Berpotensi Ancam Kesehatan Masyarakat
Kelelawar berpotensi menyebarkan virus dan penyakit berbahaya. (Shutterstock)

Suara.com - Penyakit bersumber hewan, baik itu dari kelelawar, nyamuk, hingga unggas, masih jadi perhatian khusus Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Dalam acara Global Health Security Agenda (GHSA) di Bali, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Anung Sugihantono, menekankan pentingnya pencegahan penyakit bersumber hewan atau biasa disebut penyakit zoonosis.

Anung menyebut dua pertiga penyakit infeksi baru yang muncul di dunia saaat ini merupakan penyakit bersumber hewan.

"Penyakit yang menjadi konsern saat ini, dalam konteks zoonosis masih banyak seperti dari nyamuk, kelelawar, unggas, anjing dan lainnya," ujar Anung, dikutip dari ANTARA.

Kepala Badan Litbang Kesehatan Kemenkes, Siswanto mengatakan hewan bisa menjadi penular (vektor) atau penyebab penyakit (agen) ke manusia. Contoh kasusnya adalah nyamuk yang bisa menularkan malaria dan DBD jika menggigit manusia.

Hewan juga bisa bersifat reservoir, alias membawa penyakit ke sumber penularan lain. Contohnya adalah kelelawar yang menularkan virus ke babi dan hewan ternak, yang nantinya menyerang manusia.

"Perlu suatu kolaborasi dan integrasi dari semua aktor baik lintas sektor maupun masyarakat untuk bersama-sama mengatasi ancaman kesehatan terutama terhadap penyakit infeksi yang baru muncul," tutur Siswanto.

Pemerintah Indonesia menegaskan komitmen untuk mencegah dan menanggulangi penyebaran penyakit zoonosis, baik itu dari nyamuk, kelelawar, ataupun unggas.

Hal inilah yang membuat Indonesia menyelenggarakan Pertemuan Pencegahan dan Pengendalian Zoonosis, sebagai salah satu rangkaian acara Global Health Security Agenda (GHSA) Ministerial Meeting pada 5-8 November di Nusa Dua, Bali.

baca juga

Sebanyak 15 negara yang tergabung dalam Zoonotic Diseases Action Package (ZDAP) hadir membahas pencapaian dan rencana aksi implementasi 2014-2019.

Rencana aksi implementasi ini menjadi salah satu hal penting yang dicapai oleh kepemimpinan Indonesia dalam forum internasional pengendalian penyakit zoonosis.

Dalam rencana aksi tersebut beberapa hal penting disetujui bersama, termasuk dukungan masing-masing negara anggota ZDAP untuk melanjutkan penanganan penyakit zoonosis, pertukaran informasi, peningkatan kapasitas, serta komitmen jangka panjang penanganan tanggap darurat zoonosis. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspada, Kelelawar Bisa Tularkan 4 Penyakit Berbahaya Ini

Waspada, Kelelawar Bisa Tularkan 4 Penyakit Berbahaya Ini

Health | Rabu, 07 November 2018 | 12:06 WIB

Jaga Kesehatan Tubuh Saat Naik Motor dengan Lakukan Hal Ini

Jaga Kesehatan Tubuh Saat Naik Motor dengan Lakukan Hal Ini

Health | Selasa, 06 November 2018 | 19:45 WIB

Jeruk Limau Bisa Turunkan Berat Badan Hingga Cegah Kanker

Jeruk Limau Bisa Turunkan Berat Badan Hingga Cegah Kanker

Lifestyle | Selasa, 06 November 2018 | 18:30 WIB

Sering Kuncir Rambut Kuda Ternyata Tidak Baik Bagi Kesehatan

Sering Kuncir Rambut Kuda Ternyata Tidak Baik Bagi Kesehatan

Lifestyle | Selasa, 06 November 2018 | 18:00 WIB

5 Penyakit Kulit Paling Langka yang Bisa Menyerang Anda

5 Penyakit Kulit Paling Langka yang Bisa Menyerang Anda

Health | Senin, 05 November 2018 | 11:51 WIB

Terkini

Termasuk di Jawa Barat, Perumnas Dorong Generasi Muda Siapkan Rumah Pertama

Termasuk di Jawa Barat, Perumnas Dorong Generasi Muda Siapkan Rumah Pertama

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:46 WIB

Microsoft Ungkap Ancaman Siber di Era AI, Ini 5 Kebiasaan Digital yang Harus Diubah

Microsoft Ungkap Ancaman Siber di Era AI, Ini 5 Kebiasaan Digital yang Harus Diubah

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Urutan Skincare Malam Safi untuk Menyamarkan Tanda Penuaan Usia 40 Tahun ke Atas

Urutan Skincare Malam Safi untuk Menyamarkan Tanda Penuaan Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:43 WIB

RSUD Pasar Minggu Buka Pusat Kanker Terpadu untuk Pasien Lintas Daerah

RSUD Pasar Minggu Buka Pusat Kanker Terpadu untuk Pasien Lintas Daerah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:42 WIB

Puncak AXIS Nation Cup 2026 Segera Tiba, Tim Futsal SMA Terbaik Siap Adu Kekuatan

Puncak AXIS Nation Cup 2026 Segera Tiba, Tim Futsal SMA Terbaik Siap Adu Kekuatan

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:41 WIB

DPR Desak Pidana Maksimal Korporasi Nakal Pelaku Karhutla Berulang

DPR Desak Pidana Maksimal Korporasi Nakal Pelaku Karhutla Berulang

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:37 WIB

JKT48, Bernadya, dan Inul Daratista Satu Panggung di Grand Final AXIS Nation Cup 2026

JKT48, Bernadya, dan Inul Daratista Satu Panggung di Grand Final AXIS Nation Cup 2026

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:36 WIB

Liburan ke Vietnam Bisa Jadi Awal Menjelajah Asia, Ada Promo Tiket Mulai Rp0 dari Vietjet

Liburan ke Vietnam Bisa Jadi Awal Menjelajah Asia, Ada Promo Tiket Mulai Rp0 dari Vietjet

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:36 WIB

Rudal Houthi Guncang Riyadh Usai Serangan Mematikan Militer Saudi Saudi di Yaman

Rudal Houthi Guncang Riyadh Usai Serangan Mematikan Militer Saudi Saudi di Yaman

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:34 WIB

Motorola Signature 27 Meluncur 5 November, Spesifikasi Terungkap di Geekbench

Motorola Signature 27 Meluncur 5 November, Spesifikasi Terungkap di Geekbench

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:32 WIB

×