Obesitas, Rabun, Hingga Kanker Intai Anak-Anak Pengguna Gadget

Silfa Humairah Utami | Vessy Dwirika Frizona | Suara.com

Jum'at, 09 November 2018 | 07:00 WIB
Obesitas, Rabun, Hingga Kanker Intai Anak-Anak Pengguna Gadget
Ilustrasi anak kecanduan gadget bisa sebabkan anak obesitas, rabun hingga kanker (Shutterstock)

Suara.com - Hasil studi ilmiah kembali memperingatkan orang tua yang terlalu longgar membiarkan anak-anak mereka menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar, kali ini tentang risiko yang mengintai anak pengguna gadget, seperti obesitas, rabun jauh, hingga kanker.

Sebuah penelitian merilis, selain minuman dan makanan manis, perangkat smartphone dan tablet rupanya dapat menyebabkan anak anak mengalami kanker dengan berbagai jenis, seperti kanker payudara, usus besar, ginjal, lever, ovarium, pankreas dan prostat.

Penelitian yang melibatkan lebih dari 200 ribu anak pengguna gadget menyebutkan jumlah anak-anak yang mengalami rabun jauh pada usia dini jumlahnya meningkat berlipat ganda dalam 50 tahun terakhir.

Para peneliti mengatakan seharusnya temuan itu menjadi perhatian besar tentang bahaya screen time, sama halnya dengan kontrol junk food dan minuman manis. Penelitian yang dilakukan oleh Dana Penelitian Kanker Dunia meneliti penyebab kenaikan berat badan pada anak-anak di seluruh dunia.

Faktanya semakin banyak waktu yang dihabiskan anak-anak untuk smartphone, tablet dan game menjadi pendorong besar mereka obesitas. Sementara minuman bergula menduduki peringkat kedua teratas.

"Laporan ini menyoroti pentingnya melakukan tindakan prefentif untuk mencegah kanker pada anak," kata Sophia Lowes dari Cancer Research UK kepada The Telegraph.

Anak-anak obesitas lima kali lebih mungkin mengalami obesitas saat mereka orang dewasa, yang mengkhawatirkan karena mereka akan menghadapi peningkatan risiko berbagai jenis kanker.

Profesor Chris Hammond, dari King's College, mengatakan kepada The Telegraph, ini adalah masalah yang signifikan.

“Kami yakin anak-anak yang banyak diam di dalam rumah telah menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar, tentunya itu tidak baik untuk penglihatan, belum lagi obesitas dan masalah kesehatan,” katanya.

Penggunaan dan penyalahgunaan perangkat pintar, khususnya bagi anak harus dipantau secara ketat untuk mengatasi fenomena yang muncul dari miopia digital (efek screen time terlalu lama) bisa menyebabkan obesitas, rabun jauh, hingga kanker. .

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Angka Kematian Akibat Kanker Kulit Meningkat pada Lelaki

Angka Kematian Akibat Kanker Kulit Meningkat pada Lelaki

Health | Kamis, 08 November 2018 | 18:55 WIB

Prevalensi Kanker Perempuan 27 Persen dari Total Kasus Kanker

Prevalensi Kanker Perempuan 27 Persen dari Total Kasus Kanker

Health | Kamis, 08 November 2018 | 17:31 WIB

Menteri Yohana: Pelaku Kekerasan Kepada Anak Bisa Ditembak Mati

Menteri Yohana: Pelaku Kekerasan Kepada Anak Bisa Ditembak Mati

News | Kamis, 08 November 2018 | 07:35 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB