Ini 9 Khasiat Makan Kuaci yang Tak Banyak Diketahui

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Minggu, 11 November 2018 | 04:45 WIB
Ini 9 Khasiat Makan Kuaci yang Tak Banyak Diketahui
Ilustrasi kuaci. [Shutterstock]

Suara.com - Menonton drama Korea sambil ditemani satu bungkus kuaci? Hmm... rasanya sangat komplit! Apalagi, kini kuaci sudah hadir dengan berbagai varian rasa yang bisa jadi pilihan sesuai selera.

Kendati kuaci hanyalah makanan ringan untuk menemani aktivitas sehari-hari, ternyata kuaci memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Sebab, kuaci banyak mengandung asam amino, protein, mineral, dan banyak zat penting lain yang baik untuk tubuh.

Lalu, apa sebenarnya yang akan terjadi pada tubuh jika Anda suka makan kuaci? Seperti dikutip dari Cermati.com, berikut reaksi tubuh bila Anda mengonsumsinya.

1. Memperbaiki organ dalam tubuh

Kuaci dikenal memiliki kandungan banyak vitamin E di dalamnya. Vitamin E pada kuaci dikenal mengandung anti-inflamasi yang mampu mengobati berbagai penyakit atau memperbaiki organ-organ dalam manusia.

Nah, jika ternyata Anda memiliki keluhan asma, hobi mengonsumsi kuaci ini akan sangat baik untuk menyembuhkannya. Bukan hanya itu, ternyata makan kuaci juga bisa mengatasi gangguan kesehatan lainnya, seperti kanker usus besar, dan berhenti haid pada wanita lanjut usia (menopause).

Bahkan, jenis kacang-kacangan ini juga mampu menangkal radikal bebas yang masuk ke jaringan kulit. Artinya, bila Anda suka makan kuaci, maka kulit menjadi lebih sehat dan terhindar dari penuaan dini.

2. Menurunkan kolesterol

Kandungan pitosterol yang terdapat pada kuaci juga sangat ampuh untuk menghancurkan lemak dalam tubuh. Nah, jika Anda suka mengonsumsi kuaci, maka ada peluang besar untuk terhindar dari gangguan kolesterol tinggi dan obesitas.

Untuk diketahui, hanya dengan mengonsumsi 100 gram kuaci saja, sama artinya dengan menambah 410-413 mg pitosterol untuk melawan lemak-lemak jahat yang ada di dalam tubuh. Kebayang kan manfaatnya bila kuaci ini merupakan makanan ringan favorit Anda?

3. Mencegah penyakit kanker

Sel-sel pertumbuhan kanker dalam tubuh bisa segera diatasi dengan mengonsumsi selenium. Kandungan selenium ini pun bisa Anda dapatkan dengan memakan kuaci. Selain menghancurkan sel kanker, selenium juga bagus untuk memperbaiki sel DNA yang rusak akibat penyakit atau obat-obatan tertentu.

Dengan mengonsumsi kuaci secara rutin, perkembangan sel kanker pun akan terhambat. Tubuh pun jadi lebih sehat dan fit setiap hari. Jadi, selamat untuk Anda yang hobi makan kuaci ya!

4. Terbebas dari stres karena menenangkan

Rutinitas sehari-hari memang kerap melelahkan dan menimbulkan berbagai keluhan, salah satunya adalah stres karena rasa penat. Apabila Anda sering mengalami stres akibat padatnya rutinitas sehari-hari, maka mengonsumsi satu bungkus kuaci saja bisa membuat pikiran lebih rileks dan tenang.

Apa sebabnya? Ternyata, kandungan magnesium pada kuaci akan membantu meredakan stres tersebut. Jika suka makan kuaci, maka Anda pasti akan merasa lebih tenang, sehingga pekerjaan yang menumpuk pun bisa diselesaikan tepat pada waktunya.

5. Menurunkan risiko diabetes

Kuaci yang terbuat dari biji bunga matahari mengandung asam chlorogenic dan asam caffeic, di mana keduanya tergabung dalam satu zat bernama polifenol. Zat ini berguna sebagai sumber antioksidan yang sangat baik untuk menghancurkan oksidan dalam tubuh.

Sedangkan zat klogenat yang terdapat pada kuaci bagus untuk menurunkan kadar gula dalam darah, sehingga kadar gula tetap normal. Anda pun bisa terbebas dari risiko penyakit diabetes.

6. Mengatasi penyakit jantung

Kuaci mengandung vitamin E sebagai antioksidan yang bagus untuk menghancurkan lemak yang menempel di dalam tubuh. Selain itu, kuaci juga berguna untuk memaksimalkan kinerja jantung manusia.

Kandungan kuaci mampu menjaga fungsi jantung yang memompa darah ke seluruh bagian tubuh agar bisa berjalan normal. Dengan demikian, Anda yang mengidap penyakit jantung bisa mengonsumsi kuaci secara rutin, agar penyakit jantung perlahan-lahan bisa sembuh.

7. Baik untuk pertumbuhan anak

Tidak hanya bagus mengobati beberapa jenis penyakit dan meredakan stres, kuaci juga bagus untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. Kadar asam amino yang terdapat pada kuaci sangat tinggi, yang menjadi kunci utama untuk membantu proses pertumbuhan.

Bahkan, tidak hanya pertumbuhan badan saja, zat dalam kuaci ini juga mampu meningkatkan pertumbuhan sel-sel saraf dan otak. Sehingga pertumbuhan otak anak Anda pun akan maksimal dan membuat pola pikirnya menjadi lebih bagus.

8. Menyehatkan tulang

Tiga senyawa utama yang terdapat pada kuaci yaitu kalsium, tembaga dan magnesium, dikenal sangat ampuh untuk menjaga kesehatan tulang manusia. Ekstrak dari tiga senyawa ini akan disebarkan ke dalam tulang dan persendian, sehingga tulang pun jadi lebih kuat.

Apabila Anda sering mengalami pegal linu akibat mengangkat beban berat, konsumsilah kuaci agar rasa pegal tersebut bisa segera hilang. So, masih ragu makan kuaci? Pikir baik-baik.

9. Menjaga mood lebih happy

Percaya atau tidak, kuaci bisa membuat seseorang merasa lebih happy setelah memakannya. Hal ini disebabkan campuran rasa manis dan asam yang sangat pas untuk mengembalikan mood yang hilang. Kalau tidak percaya, Anda bisa membuktikannya sendiri. Makanlah kuaci, dan buatlah diri Anda senang!

Jangan Lewatkan Makanan Murah Tapi Berkhasiat

Mengobati penyakit tak melulu harus mengeluarkan uang yang banyak dan mengonsumsi obat-obatan. Nyatanya, dengan mengonsumsi kuaci saja, beberapa penyakit seperti asma, kolesterol, bahkan kanker pun, dapat diatasi dengan baik. Apalagi harga kuaci juga sangat terjangkau dan mudah didapatkan di supermarket terdekat. Dan yang lebih penting lagi, Anda bisa tetap happy hanya dengan makan kuaci!

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Cara Beli Kacamata yang Ditanggung BPJS Kesehatan

6 Tips Jitu agar Cermat Dapatkan Asuransi Kesehatan

Cara Gunakan Kartu BPJS Kesehatan untuk Melahirkan

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal

Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:12 WIB

Iran Alami Kelakaan Obat Kanker dan Diabetes Akibat Serangan Udara Militer Israel - AS

Iran Alami Kelakaan Obat Kanker dan Diabetes Akibat Serangan Udara Militer Israel - AS

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:37 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI

Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI

News | Sabtu, 25 April 2026 | 15:29 WIB

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:53 WIB

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:58 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Alarm KPAI: Anak Indonesia Kebanyakan Minum Manis, Ancaman Diabetes Bayangi Generasi 2045

Alarm KPAI: Anak Indonesia Kebanyakan Minum Manis, Ancaman Diabetes Bayangi Generasi 2045

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:03 WIB

Kanker Paru Bukan Lagi Penyakit Perokok: Menagih Hak Konstitusi Atas Terapi Inovatif

Kanker Paru Bukan Lagi Penyakit Perokok: Menagih Hak Konstitusi Atas Terapi Inovatif

News | Kamis, 23 April 2026 | 18:09 WIB

Waspada Kanker hingga Gagal Ginjal! Sudinkes Jaktim Ingatkan Bahaya Konsumsi Ikan Sapu-Sapu

Waspada Kanker hingga Gagal Ginjal! Sudinkes Jaktim Ingatkan Bahaya Konsumsi Ikan Sapu-Sapu

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:34 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB