Satu Sesi Shisha Sama Bahayanya dengan Merokok Satu Bungkus

Vania Rossa | Suara.com

Jum'at, 04 Januari 2019 | 16:21 WIB
Satu Sesi Shisha Sama Bahayanya dengan Merokok Satu Bungkus
Shisha sama bahayanya dengan mengisap rokok tembakau. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang menganggap mengisap shisa lebih aman daripada merokok. Padahal sebuah penelitian terbaru menemukan fakta bahwa satu sesi shisha memiliki efek negatif yang sama dengan merokok satu bungkus.

Penelitian tersebut juga menemukan fakta bahwa merokok shisha secara signifikan meningkatkan risiko seseorang terhadap diabetes dan obesitas.

Shisha mencampurkan tembakau dengan gula buah atau tetes tebu, dan kemudian dihirup melalui selang atau tabung. Peneliti dari Brighton and Sussex Medical School menemukan bahwa orang yang menghirup shisha lebih mungkin mengalami obesitas dan diabetes tipe 2 jika dibandingkan dengan non-perokok.

Penelitian yang dilakukan terhadap peserta dari Iran, mengamati sejarah merokok, faktor risiko kardiovaskular, serta kecemasan dan depresi. Hasilnya kemudian diukur terhadap hasil biokimia tes darah mereka.

Dari 9.840 peserta yang terlibat, 6.742 adalah bukan perokok, 976 adalah mantan perokok, 864 adalah perokok, 1.067 perokok shisha, dan 41 perokok sekaligus mengisap shisha.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa obesitas, sindrom metabolik, diabetes, dan dislipidemia secara positif terkait dengan merokok shisha, sementara secara negatif dikaitkan dengan merokok.

Temuan ini tentu saja menyanggah anggapan umum yang menyebutkan bahwa merokok shisha lebih aman daripada merokok. Padahal, shisha bisa lebih merusak kesehatan.

"Satu sesi merokok shisha mungkin setara dengan lebih dari sebungkus rokok, dan senyawa beracun yang dihirup mungkin lebih besar," kata Profesor Gordon Ferns dari Brighton and Sussex Medical School kepada The Telegraph.

“Tidak jelas mengapa merokok shisa dikaitkan dengan obesitas dan diabetes. Ada kemungkinan bahwa racun dalam asap merangsang respons peradangan yang menyebabkan jaringan menjadi resisten terhadap efek hormon insulin, yang mengatur glukosa dalam darah.

"Namun, juga mungkin bahwa merokok shisha dikaitkan dengan perilaku sosial lain yang mengarah pada kenaikan berat badan."

Menyusul keprihatinan mengenai dampak kesehatan jangka panjang dari merokok shisha, para peneliti menyerukan lebih banyak yang harus dilakukan untuk mengurangi daya tarik shisha bagi generasi muda. Menurut analisis 2018 oleh Fakultas Kedokteran Universitas Pittsburgh, merokok shisha telah menyumbang lebih dari setengah volume asap tembakau yang dikonsumsi oleh perokok muda di AS.

Penggunaan tembakau beraroma mungkin sangat menarik bagi kaum muda. Tapi, merokok shisha harus diperlakukan tidak berbeda dari merokok biasa.

Hasil penelitian ini didukung oleh British Heart Foundation (BHF) yang mengklaim bahwa walaupun sulit untuk mengatakan dengan tepat berapa banyak zat beracun yang terpapar pada seseorang dalam sesi shisha biasa, Anda dapat berpotensi menghirup jumlah asap yang sama dari 100 batang rokok.

"Shisha mengandung tembakau rokok, jadi seperti rokok, tembakau mengandung nikotin, tar, karbon monoksida, dan logam berat, seperti arsenik dan timah," kata BHF.

Akibatnya, perokok shisha berisiko terhadap jenis penyakit yang sama dengan perokok, seperti penyakit jantung, kanker, penyakit pernapasan, dan masalah selama kehamilan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aturan Merokok Makin Ketat, Baru Disulut Meski Belum Dihisap Sudah Didenda

Aturan Merokok Makin Ketat, Baru Disulut Meski Belum Dihisap Sudah Didenda

Lifestyle | Senin, 31 Desember 2018 | 09:48 WIB

Harga Rokok Terjangkau oleh Uang Saku Anak, Ini Upaya KPPPA

Harga Rokok Terjangkau oleh Uang Saku Anak, Ini Upaya KPPPA

Health | Kamis, 20 Desember 2018 | 19:22 WIB

Jangan Malas Olahraga, Efeknya Lebih Berbahaya Daripada Merokok

Jangan Malas Olahraga, Efeknya Lebih Berbahaya Daripada Merokok

Health | Senin, 22 Oktober 2018 | 16:11 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB