Muntah Darah, Waspada Infeksi Kuman H Pylori

Vania Rossa

Sabtu, 05 Januari 2019 | 09:54 WIB
Muntah Darah, Waspada Infeksi Kuman H Pylori
Ilustrasi sakit maag, gangguan pencernaan. (Shutterstock)

Suara.com - Muntah darah atau BAB hitam adalah tanda dari adanya perdarahan di saluran cerna atas. Penyebab muntah darah bisa bermacam-macam, mulai dari tukak di lambung dan atau tukak pada usus dua belas jari, atau karena pecahnya varises di kerongkongan maupun lambung.

Perdarahan di lambung bisa disebabkan oleh kanker lambung. Tukak dan kanker lambung juga bisa disebabkan oleh kuman H.pylori. Pada manusia, infeksi kuman Helicobacter pylori (H. pylori) ini bisa tanpa gejala, atau bisa jadi pasien merasakan gejala seperti sakit maag.

WHO sendiri sudah menyatakan bahwa kuman ini sebagai zat karsinogen yang bisa menyebabkan kanker.

Saat ini laporan dari berbagai pusat penelitian, termasuk juga dari sentra-sentra pendidikan di Indonesia, menunjukkan bahwa prevalensi infeksi H. pylori ini memang sudah menurun, tetapi tetap masih harus diwaspadai.

Dalam 3 tahun terakhir sejak Januari 2014 sampai tahun 2017, Perhimpunan Gastroenterologi Indonesia, khususnya Kelompok Studi Helicobacter pylori Indonesia (KSHPI), melakukan penelitian infeksi kuman H pylori ini di 20 RS Indonesia, baik yang memunyai fasilitas maupun RS yang belum mempunyai fasilitas endoskopi. Untuk rumah sakit yang belum mempunyai peralatan endoskopi, kita membawa sendiri peralatan endoskopi untuk melakukan penelitian tersebut.
Penelitian ini bekerja sama dengan peneliti Jepang Prof. Yoshio Yamaoka dari Universitas Oita, Jepang. Prof. Yamaoka sendiri menjadi guru besar di Universitas Houston USA. Penelitian Helicobacter pylori ini juga merupakan bagian dari survei endoskopi yang didukung oleh Asia Pacific Society of Digestive Endoscopy (APSDE), organisasi perhimpunan endoskopi saluran cerna Asia Pasifik.

Penelitian di Indonesia sendiri diketuai oleh Dr.dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB,FINASIM, FAC dan melibatkan berbagai peneliti gastroenterologi serta pusat-pusat pelayanan kesehatan di berbagai kota di Indonesia.

Sampai sejauh ini, hasil penelitian multicentre ini telah menghasilkan 6 publikasi internasional.  Dari hasil penelitian, didapatkan prevalensi dari kuman H.pylori di Indonesia hanya 22,1 %. Angka ini menunjukan bahwa 1 dari 5 pasien dispepsia (sakit maag) mengalami infeksi H pylori.

Menurut dr. Ari, faktor etnis dan sumber air minum menjadi faktor risiko infeksi kuman H pylori. Dilaporkan etnis Batak, Bugis, dan Papua memunyai risiko yang lebih tinggi untuk menderita infeksi H.pylori dibandingkan etnis lain.
Selain menyebabkan perdarahan lambung, infeksi ini juga bisa sampai menyebabkan kematian.

Sampai sejauh ini, pemeriksaan  endoskopi menjadi pilihan untuk mencari penyebab perdarahan sekaligus mendeteksi adanya kuman H. pylori. Setelah terdeteksi, infeksi ini bisa diobati. Setelah itu, perjalanan infeksi ini sebagai penyebab terjadinya kanker lambung di masa datang pun bisa diputuskan.

baca juga

Oleh karena itu, penting mendapat diagnosis yang tepat agar pengobatan infeksi H. pylori dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Torro Margens Meninggal, Ini Penyakit Lambung yang Bikin Muntah Darah

Torro Margens Meninggal, Ini Penyakit Lambung yang Bikin Muntah Darah

Health | Jum'at, 04 Januari 2019 | 17:55 WIB

Punya Sakit Maag Tapi Mau Diet, Ini Caranya!

Punya Sakit Maag Tapi Mau Diet, Ini Caranya!

Health | Rabu, 28 November 2018 | 14:45 WIB

Perut Mual Setelah Makan, Sakit Maagkah?

Perut Mual Setelah Makan, Sakit Maagkah?

Health | Rabu, 25 Oktober 2017 | 16:09 WIB

Terkini

Bikin Onar di Depan BRI Raden Intan Bandar Lampung, Pria Bersenjata Tajam Diringkus Polisi

Bikin Onar di Depan BRI Raden Intan Bandar Lampung, Pria Bersenjata Tajam Diringkus Polisi

Lampung | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Data: Mayoritas Suara Warganet X Positif soal Isu Ijazah Gibran, Lho Kenapa?

Data: Mayoritas Suara Warganet X Positif soal Isu Ijazah Gibran, Lho Kenapa?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:12 WIB

8 Weton yang Paling Ditakuti Karena Ucapan Sering Jadi Kenyataan

8 Weton yang Paling Ditakuti Karena Ucapan Sering Jadi Kenyataan

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Mitos Mobil Listrik Cuma Tahan 10 Tahun Terpatahkan Riset Terbaru

Mitos Mobil Listrik Cuma Tahan 10 Tahun Terpatahkan Riset Terbaru

Otomotif | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08 WIB

Gas Murah Seret, Industri Baja RI Terjepit Impor 7 Juta Ton

Gas Murah Seret, Industri Baja RI Terjepit Impor 7 Juta Ton

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08 WIB

RI Punya Harta Karun Panas Bumi 23,2 GW, Baru 2,78 GW yang Digunakan

RI Punya Harta Karun Panas Bumi 23,2 GW, Baru 2,78 GW yang Digunakan

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Pet Parents: Mengapa Banyak Lajang Urban Memilih Rawat Hewan?

Pet Parents: Mengapa Banyak Lajang Urban Memilih Rawat Hewan?

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:00 WIB

90 Penerbangan di Bandara Sepinggan Balikpapan Terganggu Kabut Asap Karhutla

90 Penerbangan di Bandara Sepinggan Balikpapan Terganggu Kabut Asap Karhutla

Kaltim | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:58 WIB

Polda Riau Lanjutkan Kasus Jual Beli Lahan Kawasan Hutan Rokan Hilir

Polda Riau Lanjutkan Kasus Jual Beli Lahan Kawasan Hutan Rokan Hilir

Riau | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:55 WIB

UMKM RI Bidik Pasar Global

UMKM RI Bidik Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:53 WIB

×