Sakit Kepala Usai Persalinan Caesar? Begini Cara Mengatasinya

Ade Indra Kusuma | Dinda Rachmawati | Suara.com

Selasa, 08 Januari 2019 | 19:00 WIB
Sakit Kepala Usai Persalinan Caesar? Begini Cara Mengatasinya
Ilustrasi: Operasi Caesar. (Shutterstock)

Suara.com - Perempuan perlu tahu bagaimana cara mengatasi sakit kepala usai persalinan caesar.

Persalinan caesar adalah salah satu pilihan untuk melahirkan bayi. Anestesi yang diberikan kepada Anda sesaat sebelum operasi caesar mungkin memiliki efek samping, salah satunya sering pusing dan sakit kepala. 

Biasanya, persalinan caesar wajib dilakukan terhadap beberapa kondisi darurat yang bisa membahayakan ibu dan bayinya. Cara ini dilakukan dengan membuat sayatan kecil di perut ibu yang memungkinkan rahim dibuka untuk bayi dilahirkan. 

Ketika anestesi disuntikkan di daerah tulang belakang, tubuh mungkin akan terasa sakit tidak hanya di daerah tersebut, tetapi juga rasa sakit yang mengganggu di kepala dan leher.

Nyeri ini biasanya mulai muncul beberapa saat setelah persalinan dilakukan. Setidaknya sekitar satu persen perempuan yang telah menjalani persalinan caesar mengalami sakit kepala seperti ini.

Karena epidural diberikan di daerah tulang belakang, banyak lapisan yang juga ikut tertusuk begitu injeksi mencapai tulang belakang. Kadang-kadang, injeksi mungkin lebih dalam dari yang dibutuhkan dan bisa menusuk lapisan sumsum tulang belakang juga. 

Hal ini bisa menyebabkan bagian yang dipenuhi cairan bocor dan mengosongkan area di sekitar sumsum tulang belakang. Ketika cairan ini berinteraksi dengan bagian lain maka hasilnya adalah sakit kepala yang kuat, konstan, dan menjengkelkan.

Penyebab lain dari sakit kepala pasca operasi caesar adalah kekurangan zat besi, ketegangan otot, ketidakseimbangan hormon, fluktuasi tekanan darah hingga kurang tidur.

Preeklampsia postpartum juga telah dikaitkan dengan sakit kepala pascaoperasi caesar. Kondisi ini terjadi ketika ada kelebihan protein dalam urin Anda bersama dengan tekanan darah tinggi.

Seperti apa sakit kepala setelah operasi caesar?
Biasanya sakit kepala dirasakan di belakang kepala dan di belakang telinga. Mungkin ada semacam rasa sakit di sekitar bahu dan leher juga. Gejala-gejalanya tidak langsung dimulai begitu saja pasca operasi caesar dilakukan. Mungkin mulai muncul beberapa hari setelah operasi. 

Sangat penting untuk terus memberi tahu dokter tentang hal itu dan tidak menganggap gejala-gejala ini ringan, terutama jika rasa sakitnya semakin parah dan disertai dengan gejala lain. Ini mungkin, karena daerah tulang belakang yang tertusuk terlalu dalam dan dapat menyebabkan komplikasi kesehatan lainnya jika tidak ditangani. 

Berikut gejala-gejala umum dari sakit kepala usai operasi caesar: 

1. Rasa sakitnya bisa berupa denyutan ringan atau kadang-kadang berdebar-debar di dalam kepala dengan sakit parah yang tak dapat dihentikan. 
2. Sakit kepala cenderung memburuk ketika Anda berdiri, berjalan atau duduk dalam posisi tegak. 
3. Mual 
4. Perut mulas 
5. Muntah 


Bagaimana sakit kepala setelah operasi caesar diobati? 

  1. Anda bisa mencoba pengobatan rumahan, seperti berbaring di tempat tidur di ruangan yang temaram. Ini mengurangi rasa sakitnya.
  2.  Beristirahat terkadang adalah cara terbaik untuk meredakan sakit kepala. 
  3.  Peningkatan asupan cairan terbukti memiliki efek positif pada pengurangan sakit kepala. 
  4. Asupan kafein dapat membantu mengurangi sakit kepala. 
  5. Beberapa obat mungkin berguna, seperti obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas. Namun, penting untuk diketahui bahwa Anda tidak boleh berobat sendiri tanpa persetujuan dokter. Ini karena, setelah prosedur pembedahan, tubuh Anda masih menjalani proses penyembuhan dan juga karena Anda akan menyusui bayi Anda, semua obat tidak aman selama menyusui. Jika rasa sakitnya parah, Anda mungkin perlu mengunjungi dokter Anda untuk menerima pandangan medis tentang masalah dan perawatan yang tepat, jika perlu. 

Itulah beberapa cara mengatasi sakit kepala usai persalinan caesar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Sakit Kepala di Tempat yang Sama Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius

Sering Sakit Kepala di Tempat yang Sama Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius

Health | Selasa, 08 Januari 2019 | 13:32 WIB

Canggih, Tak Lama Lagi Operasi Caesar Bisa Dilakukan oleh Robot

Canggih, Tak Lama Lagi Operasi Caesar Bisa Dilakukan oleh Robot

Health | Senin, 10 Desember 2018 | 09:37 WIB

5 Cara Mudah Obati Sakit Kepala Ala Rumahan

5 Cara Mudah Obati Sakit Kepala Ala Rumahan

Health | Jum'at, 23 November 2018 | 03:00 WIB

Sakit Kepala 10 Tahun, Lelaki Ini Minum 15 Pil Obat Setiap Hari

Sakit Kepala 10 Tahun, Lelaki Ini Minum 15 Pil Obat Setiap Hari

Health | Rabu, 21 November 2018 | 19:30 WIB

Alami Sakit Kepala Usai Berhubungan Seks, Ini Penyebabnya!

Alami Sakit Kepala Usai Berhubungan Seks, Ini Penyebabnya!

Lifestyle | Senin, 29 Oktober 2018 | 21:00 WIB

Sakit Kepala Saat Cuaca Dingin, Atasi dengan Kenali Polanya

Sakit Kepala Saat Cuaca Dingin, Atasi dengan Kenali Polanya

Health | Selasa, 23 Oktober 2018 | 15:23 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB