Tak Tahan Di-bully, Bocah 7 Tahun Buat Catatan Bunuh Diri

Vika Widiastuti

Kamis, 14 Februari 2019 | 20:27 WIB
Tak Tahan Di-bully, Bocah 7 Tahun Buat Catatan Bunuh Diri
Ilustrasi anak korban bullying (Shutterstock)

Suara.com - Tak tahan mengalami perundungan secara terus-menerus, bocah laki-laki ini nekat menulis surat bunuh diri

Itu terjadi beberapa minggu sebelum Jack Wilkinson dipukuli oleh teman sekelasnya di sebuah taman bermain.

Melansir dari mirror, ibunya Kristy Sturgess mengatakan, Jack didiagnosis mengalami gangguan kecemasan. Awalnya teman-teman sekolahnya memanggil dirinya 'gila' dan mengejeknya. Jack juga telah lama menjadi sasaran mereka.

Ketika dia berusia dua tahun, ia bahkan mendapat perlakuan fisik yang sangat kejam. Ia yang sudah tak tahan, menulis surat yang isinya,

"Tuhan, tolong ambil aku," tulisnya dalam bahasa inggris.

Ibunya bercerita, Jack saat berusia enam atau tujuh tahun selalu menangis saat pulang sekolah.

Jack Wilkinson, korban perundungan. (Instagram/jack.wilkinson.kids)
Jack Wilkinson, korban perundungan. (Instagram/jack.wilkinson.kids)

"Jack dipukul dan ditendang di taman bermain hampir selama 10 menit dan ditusuk dengan garpu plastik di bagian belakang."

'Aku ingat hari itu aku harus menjemput Jack yang tertatih memegang pundaknya sambil menangis. Dia punya memar di kakinya dan tanda di bahunya. Aku menangis.'

Di rumah, ia menulis di atas bantal dan pena dengan ujung jari, "Aku tidak ingin hidup."

baca juga

Ketika dia kembali ke sekolah beberapa minggu kemudian, dia meninggalkan catatan bunuh diri untuk gurunya.

Ibu dan gurunya pun bekerja sama untuk meningkatkan kepercayaan dirinya, salah satunya dengan terapi seni.

Mereka bahkan menjual karya seni favorit Jack untuk dijadikan pakaian. Uang hasil dari itu digunakan untuk membantu anak-anak yang membutuhkan.

Ibunya mengatakan dirinya mendukung organisasi anak-anak yang menawarkan konseling melalui telepon 24 jam sehari untuk membantu orang-orang seperti putranya.

Dikutip dari JackWilkinsonKids, Jack mengatakan ia merasa lebih baik ketika dirinya berbicara kepada seseorang.

"Sekarang, saya merasa cukup baik. Tetapi orang lain mengalami hal yang sama seperti saya. Akan lebih baik jika mereka dapat berbicara dengan seseorang," katanya. (HiMedik.com/Yuliana Sere)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pilu, Ratusan Sepatu Ini Jadi Simbol Jumlah Kasus Bunuh Diri Anak

Pilu, Ratusan Sepatu Ini Jadi Simbol Jumlah Kasus Bunuh Diri Anak

Health | Sabtu, 09 Februari 2019 | 16:13 WIB

Gara-gara Efek Samping Obat Jerawat, Seorang Pria Bunuh Diri

Gara-gara Efek Samping Obat Jerawat, Seorang Pria Bunuh Diri

Health | Selasa, 05 Februari 2019 | 14:01 WIB

Gadis Trauma Usai Tonton Video Porno, Ternyata Pemainnya Ibu dan Ayah

Gadis Trauma Usai Tonton Video Porno, Ternyata Pemainnya Ibu dan Ayah

News | Jum'at, 01 Februari 2019 | 14:04 WIB

Hii, Kaki Bocah Ini Terancam Diamputasi karena Gigitan Serangga!

Hii, Kaki Bocah Ini Terancam Diamputasi karena Gigitan Serangga!

Health | Selasa, 29 Januari 2019 | 18:10 WIB

Dipaksa Bantu Turunkan Celana dan Bersihkan Pantat, Pramugari Trauma Berat

Dipaksa Bantu Turunkan Celana dan Bersihkan Pantat, Pramugari Trauma Berat

Lifestyle | Selasa, 29 Januari 2019 | 09:10 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB