Kanker Anak Lebih Mudah Disembuhkan Daripada Kanker Dewasa?

Vania Rossa | Vessy Dwirika Frizona | Suara.com

Jum'at, 15 Februari 2019 | 14:40 WIB
Kanker Anak Lebih Mudah Disembuhkan Daripada Kanker Dewasa?
Ilustrasi kanker anak. (Shutterstock)

Suara.com - Membahas soal kanker, tepat pada hari ini, 15 Februari 2019, diperingati sebagai Hari Kanker Anak sedunia. Lantas, apa perbedaan kanker anak dengan kanker orang dewasa? Benarkah kanker anak lebih mudah disembuhkan daripada kanker dewasa?

Dikutip dari siaran pers HelloSehat, perbedaan yang paling mencolok antara kanker anak dan kanker dewasa adalah tingkat kesembuhannya. Umumnya, kanker anak lebih mungkin sembuh dibandingkan kanker pada orang dewasa.

Dahulu, saat pertengahan 1960-an diketahui bahwa kanker pada anak seperti, leukemia, tidak dapat disembuhkan. Namun seiring berkembangnya zaman, 70 persen leukemia pada anak kini sudah berhasil ditangani. Hal ini berbeda dengan kanker pada orang dewasa yang perkembangan penyembuhannya tidak terlalu signifikan.

Hello Sehat Medical Review Team menyatakan bahwa kemungkinan kesembuhan kanker anak lebih tinggi karena ditinjau dari segi biologis, jenis kanker anak dan kanker dewasa berbeda.

Umumnya, hampir semua kasus kanker yang terjadi pada orang dewasa adalah karsinoma yang tumbuh di jaringan epitel, seperti kanker prostat, kanker payudara, kanker rahim, atau kanker leher rahim.

Sedangkan pada anak, kanker yang terjadi merupakan ‘sarkoma’ yang tumbuh pada jaringan muda atau embrional pada tubuh, seperti jaringan saraf, tulang, kelenjar limfoma, dan otot. Jenis kanker yang paling banyak dialami oleh anak yaitu kanker darah, kanker otak, kanker limfoma, dan kanker tulang.

Karsinoma pada kanker dewasa dan sarkoma pada kanker anak merupakan dua hal yang sangat berbeda dari segi jenis, tempat tumbuh, serta cara pertumbuhannya, walaupun sama-sama menyebabkan kanker.

Karsinoma lebih banyak ditemukan pada usia lanjut, sel-sel kankernya tumbuh sebagai akar-akar di berbagai jaringan, sehingga mudah sekali menyebar. Sedangkan sarkoma, atau dikenal juga sebagai tumor ganas, menyerang sel-sel muda dan tumbuh merata ke jaringan-jaringan.

Berbagai penelitian telah menemukan bahwa pengobatan seperti kemoterapi dan radiasi lebih efektif untuk mengatasi sarkoma yang terjadi pada anak-anak, apalagi jika tumbuh pada jaringan muda. Sementara, untuk jenis kanker yang berjenis karsinoma, kemoterapi dan radiasi lebih resisten.

Entah apa yang menyebabkannya, namun ada pendapat yang menyatakan bahwa pengobatan pada kanker anak, tidak hanya mengakibatkan sel embrio atau sel muda mati, tetapi juga menyebabkan penuaan dini pada sel normal.

Saat sel normal menua, sel akan melakukan regenerasi dengan cepat untuk menggantikan sel yang telah rusak. Hal inilah yang tidak terjadi secara signifikan pada orang dewasa, karena biasanya kemampuan regenerasi sel mereka semakin menurun seiring bertambahnya usia.

Orang dewasa, khususnya lansia, memiliki kemampuan pulih dari penyakit lebih lambat dibandingkan anak-anak. Belum lagi adanya penyakit lain, seperti diabetes, penyakit jantung, atau penyakit paru-paru yang dapat memperlambat pengobatan kanker.

Meski terdapat perbedaan, perlu diingat bahwa kanker tetap memiliki peluang sembuh yang lebih besar apabila ditemukan sedini mungkin. Itu sebabnya, rutinlah melakukan pemeriksaan dan menerapkan pola hidup sehat agar terhindar dari faktor pemicu kanker yang berasal dari lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Hal yang Harus Anda Lakukan Setelah Divonis Kanker

4 Hal yang Harus Anda Lakukan Setelah Divonis Kanker

Health | Jum'at, 15 Februari 2019 | 07:25 WIB

Cegah Kematian karena Kanker Serviks, Yuk Vaksinasi HPV Sejak Dini

Cegah Kematian karena Kanker Serviks, Yuk Vaksinasi HPV Sejak Dini

Health | Kamis, 14 Februari 2019 | 13:05 WIB

Mengenal Tahapan Kanker Darah, Penyakit yang Dialami Ani Yudhoyono

Mengenal Tahapan Kanker Darah, Penyakit yang Dialami Ani Yudhoyono

Health | Kamis, 14 Februari 2019 | 12:15 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB