Tangannya Bengkak, Balita Ini Alami Limfedema, Apa Itu?

Vika Widiastuti | Suara.com

Sabtu, 02 Maret 2019 | 17:35 WIB
Tangannya Bengkak, Balita Ini Alami Limfedema, Apa Itu?
Ilustrasi bayi (Shutterstock)

Suara.com - Tangan seorang balita bengkak karena adanya penumpukan cairan. Balita tersebut ternyata mengalami kondisi langka, yaitu gangguan limfa atau limfedema di usianya yang kedua. 

Melansir dari dailymail, sistem limfatik bocah ini tidak bekerja dengan benar sehingga menyebabkan pembengkakan yang tidak normal.

Pembengkakan ini tidak hanya terjadi di tangannya, melainkan juga di perut dan kaki. Untuk itu, Cora menjalani banyak perawatan, termasuk pijat, perban, dan kompres, namun bengkaknya terus bertambah besar.

Karena putus asa, kedua orang tuanya, Kasey dan Brett Ruben, bertemu dengan seorang ahli di Jerman, yang menemukan 80 persen pembengkakan anak itu disebabkan oleh lemak dan hanya 20 persen cairan getah bening.

Setelah lemaknya disedot dari tangannya, Cora dapat melakukan aktivitasnya seperti gadis kecil lainnya.

Ibu Cora, Brett mengatakan, ia memiliki kehamilan normal namun setelah Cora lahir, ia mengalami pembengkakan.

Ilustrasi bayi - (Pixabay/jarmoluk)
Ilustrasi bayi. (Pixabay/jarmoluk)

"Beberapa minggu pertama kami pikir bengkaknya akan turun, katanya. "Tapi karena tidak kunjung turun, mereka membawanya ke dokter anak dan mendapati anak mereka menderita gangguan limfoma.

Sebagai informasi, kondisi yang dialami Cora merupakan kondisi jangka panjang yang menyebabkan pembengkakan di jaringan tubuh.

Biasanya ini berkembang di lengan atau kaki. Limfedema terjadi ketika sistem limfatik tidak bekerja dengan baik.

Sistem limfatik adalah jaringan saluran dan kelenjar yang mengeluarkan cairan berlebih dan membantu melawan infeksi.

Gejala ini akan lebih buruk terjadi saat siang hari. Gejalanya meliputi rasa sakit, kesulitan bergerak, infeksi kulit, kulit terasa keras dan kecang, perubahan mirip kutil, lipatan pada kulit.

Limfedema dapat diwariskan atau terjadi sebagai akibat infeksi, cedera, atau pengobatan kanker.

Sekitar satu dari lima wanita dengan kanker payudara dan setengah dengan kanker vulva mengembangkan limfedema. Kondisi ini masih belum bisa diobati.

Perawatan berfokus pada meminimalkan penumpukan cairan melalui kompres dan gaya hidup sehat. (HiMedik.com/Yuliana Sere)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Mengobati Mata Berair pada Bayi Baru Lahir, Jangan Bingung Ya Moms!

Cara Mengobati Mata Berair pada Bayi Baru Lahir, Jangan Bingung Ya Moms!

Health | Kamis, 28 Februari 2019 | 19:32 WIB

Menyusui Sambil Berbaring Bisa Bikin Bayi Congekan?

Menyusui Sambil Berbaring Bisa Bikin Bayi Congekan?

Health | Kamis, 28 Februari 2019 | 13:23 WIB

Bayi di Tokyo Lahir dengan Bobot 9 Ons, Cuma Sebesar Kepalan Tangan!

Bayi di Tokyo Lahir dengan Bobot 9 Ons, Cuma Sebesar Kepalan Tangan!

Health | Rabu, 27 Februari 2019 | 11:17 WIB

Ketahui tentang Limfedema, dari Penyebab hingga Pengobatannya

Ketahui tentang Limfedema, dari Penyebab hingga Pengobatannya

Health | Senin, 25 Februari 2019 | 19:26 WIB

Sakit Pneumonia, Bayi 2 Tahun Ini Meninggal di Pelukan Orangtuanya

Sakit Pneumonia, Bayi 2 Tahun Ini Meninggal di Pelukan Orangtuanya

Health | Rabu, 20 Februari 2019 | 16:53 WIB

Terkini

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB