Skrining Dini Osteoporosis dengan USG, Apakah Akurat?

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Rabu, 06 Maret 2019 | 07:15 WIB
Skrining Dini Osteoporosis dengan USG, Apakah Akurat?
Cek osteoporosis bisa dilakukan dengan USG. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Skrining Dini Osteoporosis dengan USG, Apakah Akurat?

Osteoporosis merupakan penyakit pengeroposan tulang yang bisa berujung pada kelumpuhan. Sebelum terlambat, dokter sering mengingatkan untuk melakukan skrining dini osteoporosis.

Dikutip Himedik dari Medical Daily, dalam waktu dekat akan ada cara mudah melakukan skrining dini bagi osteoporosis.

Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Journal of American Osteopathic Association menunjukkan USG memberikan kualitas data yang sama dengan DXA.

DXA merupakan rontgen tulang yang digunakan untuk mengukur kehilangan mineral tulang. Tindakan ini bisa mendeteksi osteoporosis secara akurat.

Pemindaian DXA saat ini dianggap sebagai pilihan terbaik untuk menilai kesehatan tulang pasien. Namun, peralatan yang mahal itu membuat tim peneliti mencari alternatif lain.

Peneliti mengatakan, temuan terbaru dapat membantu menyediakan skrining dengan biaya yang lebih rendah untuk osteoporosis. Tentu ini bisa membuat lebih banyak orang mengetahui potensi penyakit tulang mereka.

"Karena biayanya rendah, mobilitas dan keamanannya, USG adalah alat yang menjanjikan untuk mendiagnosis lebih banyak orang, di berbagai demografi," kata rekan penulis studi Andrea Nazar, seorang dokter dan profesor ilmu klinis di West Virginia School of Osteopathic Medicine.

"Menggunakan ultrasound bisa memberi kita gambaran yang cukup jelas untuk mengetahui apakah kita harus peduli pada pasien," tambah Carolyn Komar, rekan penulis studi dan profesor sains ilmu biomedis di West Virginia School of Osteopathic Medicine.

Ilustrasi pemeriksaan kesehatan tulang. (Sumber: Shutterstock)
Cek osteoporosis bisa dilakukan dengan USG. (Sumber: Shutterstock)

Nazar mencatat bahwa orang harus tetap memprioritaskan gaya hidup sehat untuk mengurangi risiko osteoporosis, terutama untuk orang dewasa muda.

Dia mengatakan, nutrisi dan olahraga dapat membantu meningkatkan kesehatan tulang.

"Kebanyakan orang berpikir tulang kita adalah struktur statis setelah kita mencapai usia dewasa," kata Nazar.

“Sebaliknya, mereka dinamis dan dibentuk oleh cara kita hidup. Ada pilihan farmakologis untuk mengobati osteoporosis dan meningkatkan kesehatan tulang, tetapi pendekatan terbaik adalah perubahan gaya hidup,” tambah peneliti.

Kombinasi dari pola makan yang sehat dan seimbang serta latihan menahan beban tidak hanya meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan otot yang sehat tetapi juga membantu memperkuat tulang. (Himedik/Yuliana Sere)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minum 10 Cangkir Kopi Sehari, Gadis 30 Tahun Tulangnya Sudah 60 Tahun

Minum 10 Cangkir Kopi Sehari, Gadis 30 Tahun Tulangnya Sudah 60 Tahun

Lifestyle | Senin, 04 Maret 2019 | 17:35 WIB

Cegah Risiko Osteoporosis dengan Lompat-Lompat Selama 6 Menit

Cegah Risiko Osteoporosis dengan Lompat-Lompat Selama 6 Menit

Health | Selasa, 12 Februari 2019 | 16:59 WIB

Terobosan Baru, Bedah Minimal Invasif untuk Atasi Gangguan Otot dan Tulang

Terobosan Baru, Bedah Minimal Invasif untuk Atasi Gangguan Otot dan Tulang

Health | Selasa, 22 Januari 2019 | 07:05 WIB

Dokter Sebut Tak Semua Kasus Patah Tulang Harus Dioperasi, Kenapa?

Dokter Sebut Tak Semua Kasus Patah Tulang Harus Dioperasi, Kenapa?

Health | Senin, 21 Januari 2019 | 17:48 WIB

Penyakit Langka, Otot Model Ini Mengeras dan Berubah Jadi Tulang

Penyakit Langka, Otot Model Ini Mengeras dan Berubah Jadi Tulang

Health | Kamis, 17 Januari 2019 | 21:00 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB