Balita Nyaris Tewas Setelah Makan Cokelat Rahasia Milik Ibunya, Kok Bisa?

Vika Widiastuti, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Rabu, 06 Maret 2019 | 08:16 WIB
Balita Nyaris Tewas Setelah Makan Cokelat Rahasia Milik Ibunya, Kok Bisa?
Bercak putih pada cokelat. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang balita 3 tahun nyaris tewas setelah memakan cokelat rahasia milik sang ibu. Cokelat tersebut mulanya disembunyikan oleh ibunya. 

Omar Vaughn, yang menurut ibunya alergi terhadap susu, kacang-kacangan, telur, dan biji wijen seperti saudaranya, dilaporkan mendapat tujuh suntikan adrenalin sebelum dilarikan ke UGD dengan gejala yang mengancam jiwa.

''Melihat bayi kami terhubung ke ventilator membuatku menangis,'' kata Aisha Vaughn, ibu bocah itu dilansir HiMedik dari Daily Star, Selasa (4/3/2019). ''Ini salahku, aku tersiksa melihat Omar kesakitan.''

Vaughn mengatakan, saat itu ia pergi ke bioskop, sementara anak-anaknya di rumah bersama sang ayah. Ketika dia tak ada di rumah, Omar menemukan Cadbury Wispa Bites yang dia simpan di bawah tempat tidurnya.

Menurut situs web Cadbury, produk yang diduga dikonsumsi Omar ini mengandung susu, gula, mentega kakao, padatan kakao, lemak nabati, pengemulsi, dan perasa. Peringatan menyatakan bahwa produk ini juga mengandung kacang.

Cadbury Bitsa Wispa - (Cadbury)
Cadbury Bitsa Wispa - (Cadbury)

''Sulit menjadi ibu bagi anak-anak dengan persyaratan diet yang ekstrem, dan ada begitu banyak hal yang harus saya hentikan,'' katanya Vaughn.

Keluarganya pun harus mengikuti aturan yang sangat ketat ketika hendak makan di luar dan menentukan makanan untuk anak-anaknya. ''Cokelat kesayanganku adalah satu-satunya yang aku simpan,'' ujarnya.

Vaughn menceritakan, putranya mengalami koma yang diinduksi secara medis saat tubuhnya melawan reaksi alergi. Tiga hari kemudian, Omar sudah boleh pulang.

''Aku masih kaget dengan cobaan mengerikan yang dialami Omar,'' ungkapnya. ''Aku tidak percaya keinginan kita untuk makan cokelat hampir membunuh buah hati kami yang berharga ini. Sekarang kami lebih berhati-hati menentukan makanan apa yang boleh masuk rumah. Tetapi aku tidak akan pernah melupakan rasa bersalah menyaksikan anakku berjuang untuk hidupnya.''

baca juga

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lebih Sehat Mana Susu Hangat atau Dingin?

Lebih Sehat Mana Susu Hangat atau Dingin?

Health | Selasa, 05 Maret 2019 | 15:47 WIB

Resep Herbal untuk Jaga Kesehatan: Susu Dicampur Cengkeh dan Merica

Resep Herbal untuk Jaga Kesehatan: Susu Dicampur Cengkeh dan Merica

Health | Senin, 04 Maret 2019 | 19:43 WIB

Diduga Alergi Susu, Gadis Kecil Ini Meregang Nyawa usai Makan Es Krim

Diduga Alergi Susu, Gadis Kecil Ini Meregang Nyawa usai Makan Es Krim

Health | Senin, 25 Februari 2019 | 01:05 WIB

Usai Minum Es Krim saat Liburan, Gadis Kecil Meninggal

Usai Minum Es Krim saat Liburan, Gadis Kecil Meninggal

Lifestyle | Kamis, 21 Februari 2019 | 20:35 WIB

Alergi Parah, Gadis 9 Tahun Meninggal Setelah Makan Es Krim

Alergi Parah, Gadis 9 Tahun Meninggal Setelah Makan Es Krim

Health | Kamis, 21 Februari 2019 | 15:11 WIB

Terkini

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:40 WIB

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:06 WIB

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

×