Mirip Ceker Ayam, Tulisan Tangan Dokter yang Jelek Ada Alasannya Lho!

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Selasa, 12 Maret 2019 | 07:50 WIB
Mirip Ceker Ayam, Tulisan Tangan Dokter yang Jelek Ada Alasannya Lho!
Tulisan tangan dokter dibilang jelek mirip ceker ayam. Apa alasannya? (Shutterstock)

Suara.com - Mirip Ceker Ayam, Tulisan Tangan Dokter yang Jelek Ada Alasannya Lho!

Tulisan tangan dokter yang jelek, bahkan sering disebut mirip ceker ayam, tidak hanya ada di Indonesia. Fenomena ini ternyata juga terjadi di berbagai belahan dunia lainnya.

Dokter biasanya menulis untuk memberikan resep obat, dengan tulisan yang sulit dibaca. Muncul candaan bahwa tulisan tangan yang jelek pun seolah menjadi persyaratan untuk lulus sekolah kedokteran.

Ruth Brocato, dokter umum dari Mercy Medical Center, mengatakan, dulu dirinya memenangkan penghargaan tulisan tangan saat SD. Namun, kini tulisannya malah sama sekali tak bisa dibaca.

"Saya tahu orang lain kesulitan mengartikan catatan saya," kata Dr Brocato, dikutip Himedik dari Reader's Digest.

Meski begitu, Brocato mengaku biasanya masih bisa membaca tulisannya sendiri.

"Jika Anda benar-benar menulis selama 10 hingga 12 jam sehari, dan Anda menulis dengan tangan, tangan Anda tidak akan bisa melakukannya," tambah Brocato.

Asher Goldstein, dokter manajemen nyeri dari Genesis Pain Centers, menyatakan, tulisan tangan kebanyakan dokter makin buruk karena otot-otot kecil di tangannya lelah setelah harus bekerja sepanjang hari.

Ilustrasi: Tulisan tangan. (Shutterstock)
Tulisan tangan dokter jelek karena harus menulis resep tiap hari. (Shutterstock)

Jika dokter bisa menghabiskan waktu selama satu jam dengan tiap pasien, mereka kemungkinan bisa bekerja dengan lamban dan memberi tangannya waktu untuk beristirahat. Namun faktanya, sebagian besar dokter selalu bergegas untuk melayani pasien berikutnya.

Brocato memberi contoh, satu pasien mungkin hanya memiliki waktu 15 menit untuk membahas masalah resep. Dengan banyaknya pasien yang harus dilayani dalam waktu terbatas, dokter lebih mementingkan mencatat informasi yang didapat daripada membuat tulisannya indah.

Nah, itulah sebab mengapa tulisan tangan dokter jelek mirip ceker ayam. Jangan diolok-olok ya! (Himedik/Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waduh, Dokter Keluarkan Puluhan Benda Logam dari Perut Lelaki

Waduh, Dokter Keluarkan Puluhan Benda Logam dari Perut Lelaki

Health | Jum'at, 08 Maret 2019 | 19:25 WIB

Lengan dan Pundaknya Nyeri, Tulang Wanita Ini Ternyata Hilang Misterius

Lengan dan Pundaknya Nyeri, Tulang Wanita Ini Ternyata Hilang Misterius

Health | Kamis, 07 Maret 2019 | 12:42 WIB

Bikin Kaget, Tampak 25an Tahun, Dokter Gigi Ini Ternyata Berusia 50 Tahun

Bikin Kaget, Tampak 25an Tahun, Dokter Gigi Ini Ternyata Berusia 50 Tahun

Health | Kamis, 07 Maret 2019 | 07:53 WIB

Tak Percaya Vaksin, Dokter Ini Mengaku Bisa Palsukan Dokumen Vaksinasi

Tak Percaya Vaksin, Dokter Ini Mengaku Bisa Palsukan Dokumen Vaksinasi

Health | Selasa, 05 Maret 2019 | 07:20 WIB

Pekerjaan TNI Hilangkan Nyawa, Prabowo: Profesi di Kesehatan Lebih Mulia

Pekerjaan TNI Hilangkan Nyawa, Prabowo: Profesi di Kesehatan Lebih Mulia

News | Kamis, 28 Februari 2019 | 21:25 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB