Berjuang Lawan Kanker Serviks, Lihat Daftar Keinginan Wanita Ini

Vika Widiastuti | Yuliana Sere | Suara.com

Jum'at, 15 Maret 2019 | 17:09 WIB
Berjuang Lawan Kanker Serviks, Lihat Daftar Keinginan Wanita Ini
Ilustrasi serviks [Shutterstock].

Suara.com - Didignosis kanker serviks, tak membuat wanita ini menyerah. Ia bahkan telah membuat daftar keinginannya dalam hidup. 

Wanita bernama Abbie Colvin (19) yang didiagnosis kanker pada dua tahun lalu tersebut seakan tidak ingin membiarkan waktunya terbuang percuma. Ia tidak ingin melewatkan peluang apa pun.

Salah satu keinginannya adalah belajar menjadi penari dan pendamping kakak perempuannya di pernikahannya.

Melansir dari mirror, calon dokter tersebut telah memiliki seorang anak saat ia tengah berjuang melawan kanker.

Wanita asal Poulton, Lancashire, Inggris itu juga sementara memulai putaran ketiga kemoterapi.

Perawatan itu ia lakukan saat menyelesaikan ujian di Universitas Metropolitan Manchester.

Akan tetapi saudara perempuannya, Christie, mengatakan kanker Abbie telah menyebar dan sekarang mungkin ia tidak bisa merayakan natal lagi.

Inilah sebabnya saudara lelakinya mendirikan penggalangan dana untuk membantu Abbie.

Daftar keinginan Abbie yang ia tulis saat tengah berjuang melawan kanker. (gofundme.com)
Daftar keinginan Abbie yang ia tulis saat tengah berjuang melawan kanker. (gofundme.com)

"Orang-orang terkasih di sekelilingnya melihatnya ketika dia tidak dapat mengangkat kepalanya dari bantal karena dia sangat lemah, kepalanya botak karena dia kehilangan semua rambutnya.

"Dia sekarang memakai pakaian ukuran kecil karena dia kehilangan banyak berat badan," tutur kakaknya.

'Dia terus berjuang untuk bayi kecilnya dan aku benar-benar percaya bahwa itulah yang membuatnya terus berjalan," tambah sang kakak.

Sejumlah listing yang telah dibuat Abbie, seperti memperbaiki hubungan yang rusak, kampanye tes smear dan hubungan seksual di bawah bintang-bintang.

Abbie menghabiskan satu tahun dirawat dengan antibiotik untuk sistitis karena dia mengalami pendarahan saat berhubungan seksual.

Namun, ketika dia pergi ke dokter untuk skrining kesehatan seksual pada September 2016, dokter mengungkapkan masalah dengan leher rahimnya.

Dia juga diberitahu bahwa dia tidak akan pernah memiliki bayi. Untuk itu ia melakukan perawatan laser untuk menargetkan sel-sel kanker pada leher rahimnya pada April 2017.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tes Pap Smear Positif, Sudah Pasti Kena Kanker Serviks?

Tes Pap Smear Positif, Sudah Pasti Kena Kanker Serviks?

Health | Jum'at, 15 Maret 2019 | 07:10 WIB

Modal Nonton Youtube, Perempuan Kehilangan Nyawa karena Melahirkan Sendiri

Modal Nonton Youtube, Perempuan Kehilangan Nyawa karena Melahirkan Sendiri

Health | Kamis, 14 Maret 2019 | 07:57 WIB

Hindari Penyakit, Cinta Laura Jaga Pergaulan

Hindari Penyakit, Cinta Laura Jaga Pergaulan

Entertainment | Rabu, 13 Maret 2019 | 19:51 WIB

Disuntik untuk Vaksinasi HPV: Cinta Laura Santai, Yuki Kato Deg-degan

Disuntik untuk Vaksinasi HPV: Cinta Laura Santai, Yuki Kato Deg-degan

Health | Rabu, 13 Maret 2019 | 20:05 WIB

Pesawat Putar Balik Karena Ibu Ini Ketinggalan Bayinya, Ada-ada Aja!

Pesawat Putar Balik Karena Ibu Ini Ketinggalan Bayinya, Ada-ada Aja!

Lifestyle | Rabu, 13 Maret 2019 | 15:05 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB