Kurang Istirahat karena Sibuk Kerja, Waspada Masalah Kesehatan Mengintai

M. Reza Sulaiman

Rabu, 27 Maret 2019 | 07:05 WIB
Kurang Istirahat karena Sibuk Kerja, Waspada Masalah Kesehatan Mengintai
Sibuk kerja dan kurang istirahat, kesehatan bisa terancam bahaya. (Shutterstock)

Suara.com - Kurang Istirahat karena Sibuk Kerja, Waspada Masalah Kesehatan Mengintai

Masalah kesehatan bisa datang dari gaya hidup yang tidak sehat. Salah satunya, kesibukan kerja yang akhirnya membuat Anda kurang istirahat.

Praktisi klinis sekaligus Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, mengatakan bahwa idealnya, jam kerja adalah 7 hingga 8 jam per hari. Namun kekinian, tidak sedikit pekerja yang menghabiskan waktu lebih dari itu untuk bekerja.

Padahal menurut dr Ari, tubuh seseorang bukanlah mesin yang bisa dipaksa kerja hingga 24 jam. Tubuh manusia membutuhkan istirahat, yang tentu saja berbeda-beda tergantung jenis pekerjaan orang tersebut.

"Memang mengenai jam kerja, kita sendiri yang harus bisa mengukurnya. Waktu tidur harus diusahakan optimal, 6 jam tidur di malam hari sudah cukup untuk membuat kita segar di pagi hari," ujar dr Ari, dalam keterangan tertulis ke Suara.com, baru-baru ini.

Untuk mendapatkan kesegaran saat bekerja di tengah jam tidur yang kurang, seseorang bisa saja menggunakan alat bantu seperti kopi dan mengonsumsi vitamin. Kopi misalnya, mengandung kafein yang mampu membuat pikiran lebih fokus dan menghilangkan ngantuk.

Namun harus diingat, konsumsi kafein dan vitamin juga tidak boleh terlalu banyak. Sebabnya, ada risiko kesehatan yang mengintai di balik konsumsi kafein dan vitamin yang berlebihan.

Lelah dan kurang istirahat bisa mengacaukan jam tubuh. (Shutterstock)
Lelah dan kurang istirahat bisa mengacaukan jam tubuh sehingga bisa memicu masalah kesehatan. (Shutterstock)

"Suplemen termasuk kopi dapat digunakan untuk kesegaran tetapi tetap juga harus digunakan dengan bijaksana, misalnya sebanyak-banyaknya hanya 3 cangkir sehari-semalam. Tapi seberapa banyak dan canggih vitamin yang kita konsumsi untuk tubuh yang lelah obatnya tetap hanya istirahat," ungkapnya lagi.

Pentingnya keseimbangan antara jam kerja dan waktu istirahat bagi masyarakat modern ditandai dengan pemberian hadiah Nobel Kesehatan bagi penemu jam biologis, alias irama sirkadian. Dikatakan dr Ari, irama sirkardian tubuh juga sejalan dengan waktu siang dan malam.

Ada hormon-hormon yang dilepaskan tubuh saat malam, dan jika kondisi kita sedang bekerja maka tentu saja pengeluaran hormon ini tidak optimal. Ketika malam kita jadikan waktu bekerja dan pagi juga tetap bekerja dan hanya istirahat di waktu-waktu tertentu, risiko masalah kesehatan menyerang Anda akan lebih besar.

"Tubuh akan stres dengan kondisi yang tidak teratur tersebut. Apalagi jika gaya hidup seseorang dengan waktu kerja yang tidak teratur, tidak hidup sehat misalnya merokok dan minum alkohol, mengonsumsi makanan yang berlebih-lebihan dengan jumlah kalori yang tinggi yang tidak sesuai dengan yang seharusnya, atau banyak mengonsumsi daging merah dan lemak berlebihan tanpa diimbangi konsumsi sayur dan buah-buah yang cukup," tuturnya lagi.

Selanjutnya: Penyakit yang Mengintai Jika Kurang Istirahat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiga Penyebab Masalah Kesehatan Zaman Sekarang yang Wajib Diwaspadai

Tiga Penyebab Masalah Kesehatan Zaman Sekarang yang Wajib Diwaspadai

Health | Kamis, 28 Februari 2019 | 07:58 WIB

5 Masalah Kesehatan Ini Mengintai Bila Anda Kurang Tidur

5 Masalah Kesehatan Ini Mengintai Bila Anda Kurang Tidur

Health | Rabu, 30 Januari 2019 | 11:00 WIB

Tiga Masalah Kesehatan Ini Paling Diproritaskan di UGD

Tiga Masalah Kesehatan Ini Paling Diproritaskan di UGD

Health | Selasa, 26 Juni 2018 | 14:14 WIB

Terkini

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB