Dijual Mahal di Luar Negeri, Simak 7 Manfaat Buah Ceplukan bagi Kesehatan

Vika Widiastuti | Suara.com

Jum'at, 05 April 2019 | 10:38 WIB
Dijual Mahal di Luar Negeri, Simak 7 Manfaat Buah Ceplukan bagi Kesehatan
Ilustrasi buah ceplukan (Pixabay/Alexas_Fotos)

Suara.com - Buah ceplukan biasanya ditemukan tumbuh liar di lahan kosong. Meski sering diabaikan, buah satu ini ternyata memiliki segudang manfaat untuk kesehatan, bahkan dipercaya bisa mencegah penyakit berbahaya. 

Tanaman ini biasa tumbuh di daerah beriklim hangat dan subtropis. Buah yang berbentuk hampir menyerupai tomat ini juga dikenal dengan nama lain Physalis.

Jika buah ceplukan ini sering diabaikan di Indonesia karena sangat mudah ditemukan. Sepertinya cemplukan justru sangat berharga bagi masyarakat luar negeri.

Terbukti, buah ceplukan ini banyak dijual secara online, salah satunya di situs mysupermarket.co.uk, 70 gram buah ceplukan ini bisa dihargai sampai Rp100 ribuan. Padahal di Indonesia kita bisa mendapatkannya secara gratis dan bebas di mana pun.

Mahalnya harga buah ceplukan di luar negeri ini tentu berkaitan dengan khasiat ajaibnya bagi tubuh. Buahnya bisa digunakan sebagai tomat, kulitnya bisa dimakan mentah dan pelengkap salad.

Di Tiongkok, buah ceplukan ini sering dijadikan obat alami mengatasi abses, batuk, demam dan sakit tenggorokan. HiMedik melansir dari womenfitness.net, buah ceplukan ini mengandung vitamin C 2 kali lebih banyak dari lemon.

Berikut ini manfaat dan sejumlah penyakit berbahaya yang bisa diatasi dengan satu tanaman ceplukan, mulai buah, dauh hingga batangnya:

7 Manfaat tanaman buah ceplukan yang sering tumbuh liar di lahan kosong (Pixabay/Capri23auto)
7 Manfaat tanaman buah ceplukan yang sering tumbuh liar di lahan kosong (Pixabay/Capri23auto)

1. Influenza

Semua bagian tanaman ceplukan dipercaya mampu mengatasi penyakit influenza yang berbahaya. Kita hanya perlu memotong buahnya seukuran 3-4 cm lalu dikeringkan.

Setelah dikeringkan, bungkus kembali buah ceplukan untuk menjaga kelembapannya. Cara mengonsumsinya dengan memasukkan buah ceplukan yang sudah dikeringkan pada segelas air panas dan minumlah sebanyak 3 kali sehari secara rutin.

2. Diabetes Mellitus

Hampir sama dengan mengobati influenza, kita cukup mengambil buah ceplukan yang sudah dikeringkan secukupnya lalu rebus dengan dua gelas air sampai tersisa 1 gelas air.

Minum rebusan buah ceplukan ini sebanyak 2 kali sehari, pagi dan sore secara rutin untuk mengatasi penyakit diabetes mellitus.

3. Penyakit paru

Buah ceplukan juga bisa mengobati segala jenis penyakit paru, salah satunya kanker. Caranya dengan merebus buah ceplukan dengan 3-5 gelas air sampai mendidih.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kaya Protein, Ikan Teri Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

Kaya Protein, Ikan Teri Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

Health | Jum'at, 05 April 2019 | 07:38 WIB

Rutin Minum Air Hangat di Pagi Hari, Ini 6 Manfaat yang Didapat

Rutin Minum Air Hangat di Pagi Hari, Ini 6 Manfaat yang Didapat

Health | Rabu, 03 April 2019 | 19:25 WIB

Hiii, Ini yang Akan Terjadi Jika Kamu Jarang Membersihkan Pusar

Hiii, Ini yang Akan Terjadi Jika Kamu Jarang Membersihkan Pusar

Health | Rabu, 03 April 2019 | 07:41 WIB

Bahaya Seks Oral, Bisa Sebabkan Stres hingga Kanker

Bahaya Seks Oral, Bisa Sebabkan Stres hingga Kanker

Health | Sabtu, 30 Maret 2019 | 19:34 WIB

Jangan Lupa Pakai Sunscreen Sebelum Manikur, Ini Alasannya

Jangan Lupa Pakai Sunscreen Sebelum Manikur, Ini Alasannya

Health | Jum'at, 29 Maret 2019 | 06:50 WIB

Terkini

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

Health | Rabu, 22 April 2026 | 06:40 WIB

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB