Pelaku Pedofilia Lecehkan 6 Anak di Kendari, Ini Sebab Orang Jadi Pedofil

Vika Widiastuti, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 03 Mei 2019 | 06:25 WIB
Pelaku Pedofilia Lecehkan 6 Anak di Kendari, Ini Sebab Orang Jadi Pedofil
Ilustrasi pelecehan terhadap anak. [pixabay]

Suara.com - Kasus penculikan dan pencabulan terhadap 6 anak di Kendari viral di media sosial. Pelaku merupakan mantan oknum TNI yang berinisial AP

Pelaku berhasil ditangkap oleh tim gabungan TNI dan Polisi di salah satu rumah warga pada pukul 10.40 Wita di Jalan Jati Raya Kelurahan Wowowanggu Kecamatan Kadia Kota Kendari, berkat informasi warga melalui Babinsa, dibantu dengan unit intel Kodim 1417/kendari.

Aksi penangkapan pelaku pedofilia (AP) ini pun turut disaksikan warga setempat yang marah dengan perilaku kejinya terhadapa anak-anak perempuan di bawah umur.

Melihat dari unggahan video Facebook Kodim 1417/Kendari, semua warga mengepung dan meriaki pelaku pedofilia ketika diringkus oleh TNI dan Polisi. Terdengar suara para ibu-ibu yang sangat marah dengan sikapnya.

Pelaku pedofilia di Kendari berhasil ditangkap TNI dan Polisi (Instagram/@makassar_iinfo)
Pelaku pedofilia di Kendari berhasil ditangkap TNI dan Polisi (Instagram/@makassar_iinfo)

Tetapi, Dandim 1417/Kendari, Letkol Cpn Fajar Lutvi Haris Wijaya SE.,M.I.Pol sekarang ini belum bisa memastikan motif pelaku melakukan penculikan dan pencabulan terhadap anak kecil di bawah umur atau pedofilia.

"Kita masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui apa motifnya. Karena, kalau kita lihat kejadian ini sangat runtut dan mepet. Dalam beberapa hari ada beberapa anak kecil yang bisa kita bilang masih virgin, dia sikat. Itu kan artinya ada perliku yang berbeda dan ini yang perlu kita dalami. Apakah dia (pelaku) memiliki kelainan jiwa atau sedang mendalami ilmu tertentu," katanya.

Perlu diketahui pedofilia adalah daya tarik seksual yang berlebih terhadap anak-anak yang pra-pubertas yang mana kepuasan seksual ini dianggap tidak lazim.

Manual Diagnostik dan Statistik American Psychiatric Association of Mental Disorders (DSM-IV) dilansir HiMedik dari neuroanthropology.net, mendefinisikan pedofilia sebagai fantasi seksual yang berulang, hasrat impulsif atau perilaku seksual yang melibatkan anak kecil.

Beberapa anak SD menjadi korban pelaku pedofilia di Kendari (Instagram/@makassar_iinfo)
Beberapa anak SD menjadi korban pelaku pedofilia di Kendari (Instagram/@makassar_iinfo)

Sebenarnya perilaku pedofilia ini bisa berkaitan dengan faktor biologis maupun lingkungan. Studi lain juga ada yang beranggapan bahwa disfungsi otak bisa menjadi salah satu faktor seseorang memiliki perilaku pedofilia.

baca juga

Selain itu, para ahli juga mengatakan kalau perilaku ini bisa saja muncul karena pengalaman buruk atau traumatis di masa kecil, seperti pernah menjadi korban pedofilia, mendapat kekerasan seksual dan lainnya yang berkaitan dengan seksual.

Peneliti beranggapan, semasa kecil mungkin saja pelaku pedofilia ini tidak memiliki kekuatan ketika menjadi korban. Ia belum memahami apa yang terjadi pada dirinya, karena yang dirasakan kesakitan luar biasa yang akhirnya menimbulkan trauma hebat.

Akibatnya, trauma itu terus mereka bawa hingga dewasa dan melampiaskannya ke anak kecil lainnya sebagai bentuk mengingat kembali traumanya.

Di sisi lain, ada sebuah penelitian yang telah membuktikan ada kelainan struktural pada otak pedofil. Kelainan yang terjadi di otak pedofil disebabkan oleh gangguan perkembangan saraf dini.

Secara khusus, ada penurunan volume materi otak abu-abu di striatum pusat. Akibatnya, nukleus accumbens, korteks frontal orbital, dan otak kecil semua terpengaruh. Padahal area otak ini memiliki peranan penting dalam memengaruhi perilaku adiktif.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini 6 Cara Mengenali Penculik Anak di Sekitar Anda

Ini 6 Cara Mengenali Penculik Anak di Sekitar Anda

Health | Kamis, 14 Juni 2018 | 06:45 WIB

Apakah Perlu Pedofil Direhabilitasi?

Apakah Perlu Pedofil Direhabilitasi?

News | Minggu, 26 Maret 2017 | 06:34 WIB

Kak Seto Tak Setuju Hukuman Kebiri untuk Pelaku Kejahatan Anak

Kak Seto Tak Setuju Hukuman Kebiri untuk Pelaku Kejahatan Anak

News | Rabu, 21 Oktober 2015 | 16:55 WIB

Ada Pasukan Khusus Berantas Pedofil di Negara Ini

Ada Pasukan Khusus Berantas Pedofil di Negara Ini

News | Kamis, 16 April 2015 | 12:02 WIB

Indonesia Negara Paling Rawan Kejahatan Anak di Internet

Indonesia Negara Paling Rawan Kejahatan Anak di Internet

Tekno | Jum'at, 20 Juni 2014 | 02:57 WIB

Terkini

Usai Kasus Jule, Sahroni Kembali Desak Vape Dilarang Total di Indonesia

Usai Kasus Jule, Sahroni Kembali Desak Vape Dilarang Total di Indonesia

News | Senin, 21 September 2026 | 11:39 WIB

Menkeu Lantik 5 Pejabat Pajak Baru, Minta DJP Bangun Sistem Kredibel & Adil

Menkeu Lantik 5 Pejabat Pajak Baru, Minta DJP Bangun Sistem Kredibel & Adil

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 11:39 WIB

Bangladesh Krisis Striker, Thomas Dooley Keliling Dunia Cari Mesin Gol Jelang vs Timnas Indonesia

Bangladesh Krisis Striker, Thomas Dooley Keliling Dunia Cari Mesin Gol Jelang vs Timnas Indonesia

Bola | Senin, 21 September 2026 | 11:35 WIB

Gimana Cara Mengintip Story TikTok Tanpa Ketahuan? Pakai Trik Alternatif Ini Saja!

Gimana Cara Mengintip Story TikTok Tanpa Ketahuan? Pakai Trik Alternatif Ini Saja!

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 11:34 WIB

Geger Tapir Masuk Kebun Sawit di Mesuji, Mantan Bupati Khamamik Turun Gunung Evakuasi

Geger Tapir Masuk Kebun Sawit di Mesuji, Mantan Bupati Khamamik Turun Gunung Evakuasi

Lampung | Senin, 21 September 2026 | 11:33 WIB

Hyundai Gandeng Shell Perkuat Layanan Purna Jual Kendaraan

Hyundai Gandeng Shell Perkuat Layanan Purna Jual Kendaraan

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 11:32 WIB

Kabar Buruk dari Jerman! Laurin Ulrich Dipanggil Tim Panzer, Batal Dinaturalisasi PSSI?

Kabar Buruk dari Jerman! Laurin Ulrich Dipanggil Tim Panzer, Batal Dinaturalisasi PSSI?

Bola | Senin, 21 September 2026 | 11:30 WIB

Migas Nonkonvensional Bisa Jadi Jalan Keluar RI dari Krisis Cadangan Minyak

Migas Nonkonvensional Bisa Jadi Jalan Keluar RI dari Krisis Cadangan Minyak

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 11:30 WIB

Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?

Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 11:30 WIB

Ulasan Film Ritual Gaib: Nyai Randasura, Teror Mencekam Tumbal Pesugihan!

Ulasan Film Ritual Gaib: Nyai Randasura, Teror Mencekam Tumbal Pesugihan!

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 11:30 WIB

×