Ada Pasukan Khusus Berantas Pedofil di Negara Ini

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 16 April 2015 | 12:02 WIB
Ada Pasukan Khusus Berantas Pedofil di Negara Ini
Ilustrasi: Anak-anak. (Shutterstock)
Kepolisian Durham, Inggris dilatih secara khusus untuk mengendus seorang pedofil atau lelaki/perempuan pelaku pelecehan seksual kepada anak-anak.

Hal ini dilakukan untuk mendukung program perlindungan terhada anak-anak. Para polisi dilatih untuk menganalisa perilaku pedofil. Bahkan barang-barang yang menandakan lelaki atau perempuan itu seorang pedofil.

Ada 400 polisi yang dilatih. Mereka belajar indentifikasi tato, buku dan pakaian yang khas pedofil. Polisi itu juga belajar menggali informasi dari anak-anak korban pedofil.

Sosok yang mempunyai andil dalam pelatihan ini adalah Joe Sullivan, seorang ahli analisa pedofil. Namun Joe tidak ingin terlalu terbuka soal ciri-ciri pedofil ke media. Dia takut ini dipelajari oleh kaum pedofil untuk membela diri.

"Saya telah belajar dari mereka. Pelatihan ini menargetkan membentuk staf khsusus kasus eksploitasi seksual anak," jelas Joe.

Pasukan khusus anti pedofil ini pertama kali dibentuk oleh Inggris. Salah satu peserta pelatihan, Adam Grundy mengatakan pernah berhadapan dengan pedofil 2 pekan lalu. Dia melindungi anak 5 tahun. Saat itu pelaku pedofil adalah kakek berusia 80 tahun. Dia membawa kondom dan pil Viagra

"Orang ini mengelak," kata Grundy. Pelatihan ini juga melibatkan 160 guru, petugas pemadam dan petugas kesehatan.

"Kami memberikan mereka keahlian untuk mengenali pedofil. Bagaimana memakai pakaian tertentu, tato tertentu, dan berperilaku tertentu," kata kepala polisi Durham, Mike Barton. (Sky News)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Vonis Kasus Pelecehan Seksual JIS Peringatan Buat Pelaku Lain

Vonis Kasus Pelecehan Seksual JIS Peringatan Buat Pelaku Lain

News | Jum'at, 03 April 2015 | 19:20 WIB

Dua Guru Kimia dan Biologi Cabuli 49 Siswi

Dua Guru Kimia dan Biologi Cabuli 49 Siswi

News | Sabtu, 04 April 2015 | 06:07 WIB

Vonis 10 Tahun Guru JIS

Vonis 10 Tahun Guru JIS

Foto | Kamis, 02 April 2015 | 22:46 WIB

Hakim Juga Vonis Guru JIS Ferdinand 10 Tahun Penjara

Hakim Juga Vonis Guru JIS Ferdinand 10 Tahun Penjara

News | Kamis, 02 April 2015 | 21:45 WIB

Cabuli Anak di Bawah Umur, Buruh Ditahan saat Bersantai di Rumah

Cabuli Anak di Bawah Umur, Buruh Ditahan saat Bersantai di Rumah

News | Kamis, 26 Maret 2015 | 07:52 WIB

Kisah Artis Cilik yang Mengamen dan Korban Pelecehan Seksual

Kisah Artis Cilik yang Mengamen dan Korban Pelecehan Seksual

Entertainment | Kamis, 12 Maret 2015 | 05:00 WIB

Pemimpin Aliran Sesat Pencabul Gadis Belia Ditangkap

Pemimpin Aliran Sesat Pencabul Gadis Belia Ditangkap

News | Selasa, 03 Maret 2015 | 20:15 WIB

Polisi Tetapkan Pencabul 6 Anak Sebagai Tersangka

Polisi Tetapkan Pencabul 6 Anak Sebagai Tersangka

News | Jum'at, 20 Februari 2015 | 02:50 WIB

Di Kawasan Amerika Latin Ini, Kontes Kecantikan Dihapuskan

Di Kawasan Amerika Latin Ini, Kontes Kecantikan Dihapuskan

News | Senin, 22 Desember 2014 | 10:01 WIB

Bill Cosby Lakukan Pelecehan Seksual kepada Taylor Swift

Bill Cosby Lakukan Pelecehan Seksual kepada Taylor Swift

Entertainment | Sabtu, 13 Desember 2014 | 15:08 WIB

Terkini

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB