Aneh, Lelaki Klaim Sembuh dari Kanker Berkat Obat Cacing untuk Anjing

M. Reza Sulaiman | Risna Halidi | Suara.com

Jum'at, 03 Mei 2019 | 13:18 WIB
Aneh, Lelaki Klaim Sembuh dari Kanker Berkat Obat Cacing untuk Anjing
Ilustrasi kanker paru. [Shutterstock]

Suara.com - Aneh, Lelaki Klaim Sembuh dari Kanker Berkat Obat Cacing untuk Anjing

Kanker merupakan penyakit serius yang dapat berakibat sangat fatal. Maka tak heran banyak dokter dan ilmuwan berlomba-lomba mencari metode penyembuhan kanker terbaik.

Tapi di Oklahoma, Amerika Serikat, seorang lelaki mengklaim dirinya sembuh dari penyakit kanker paru-paru hanya dengan mengonsumsi obat cacing yang diperuntukkan bagi anjing.

Dia adalah Joe Tippens. Joe didiagnosis menderita kanker paru-paru sel kecil pada 2016 lalu.

Dilansir Oddity Central, Ia telah menjalani pengobatan untuk penyakit kanker yang ia derita pada Januari 2017. Padahal kankernya dianggap telah menyebar ke organ lain termasuk perut, leher, pankreas, hingga tulang.

Karena telah menyebar luas, dokter menyarankan Joe untuk pulang ke rumah, mengucapkan selamat tinggal kepada semua keluarga dan kerabatnya.

Ia diprediksi hanya memiliki sisa waktu hidup tiga bulan lagi.

Joe mengira dia akan segera mati. Tapi Joe bersedia mencoba apa pun dan berharap adanya keajaiban. Ia lalu mencoba obat cacing untuk anjing yang disebut fenbendazole seharga 5 USD atau sekitar Rp 70 ribu.

Ia melalukan perawatan aneh itu setelah menelusuri forum almamaternya, Oklahoma State University yang hendak melakukan tes eksperimental pada pasien kanker.

Ada tulisan yang menarik perhatian Joe saat itu. Tulisan tersebut berbunyi "Jika Anda menderita kanker atau kenal seseorang yang menderita kanker, beri tahu saya".

Joe lalu mendaftar untuk perawatan eksperimental tersebut. Menurut dokter, apa yang mereka lakukan tidak akan menyelamatkan penderita tetapi mungkin memperpanjang harapan hidup dari tiga bulan menjadi satu tahun.

Tetapi Joe berpikir bahwa menghubungi kontak yang tertera di poster forum tersebut juga tidak ada salahnya. Dan yang mengejutkan, orang yang ia hubungi adalah seorang dokter hewan yang memiliki kisah yang sangat menarik untuk diceritakan.

Dokter hewan memberi tahu Joe bahwa para ilmuwan tidak sengaja menemukan obat cacing untuk anjing. Obat tersebut diklaim mampu menyerang sel kanker pada tikus.

Ilustrasi kanker (Shutterstock)
Ilustrasi kanker (Shutterstock)

Salah satu ilmuwan yang melakukan penelitian tersebut telah didiagnosis kanker otak stadium 4 dan telah memberikan prognosis yang sama suramnya dengan Joe, tetapi dia mulai mengonsumsi pil cacing anjing dan dalam waktu enam minggu, kankernya hilang.

Joe Tippens tetap masuk dalam uji klinis yang disarankan dokter tetapi ia juga tetap mengonsumsi fenbendazole.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiga Jenis Asupan Ini Disebut Mampu Cegah Kanker Payudara

Tiga Jenis Asupan Ini Disebut Mampu Cegah Kanker Payudara

Health | Rabu, 01 Mei 2019 | 14:23 WIB

Pasien Kanker Membludak, RSUD Bali Mandara Siap Bangun Pusat Kanker

Pasien Kanker Membludak, RSUD Bali Mandara Siap Bangun Pusat Kanker

Health | Selasa, 23 April 2019 | 16:30 WIB

Cinta Penelope Akui Ditinggal Suami Karena Kanker Stadium 3

Cinta Penelope Akui Ditinggal Suami Karena Kanker Stadium 3

Entertainment | Selasa, 16 April 2019 | 21:32 WIB

Terkini

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB